Kulit & Rambut, Penyakit Menular

Campak | Pengertian, Gejala, Penyebab, Vaksin dan Pengobatan

Ulasan lengkap penyakit campak, pengertian, gejala, penyebab, penularan, faktor risiko, diagnosis, pencegahan, vaksin dan pengobatan.

Campak dikenal juga dengan measles, morbili atau rubeola merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi pada anak-anak. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi serius dan kematian, saat ini campak dapat dicegah dengan pemberian vaksin.

 

Ciri-Ciri Gejala Campak

Tanda dan gejala campak akan muncul sekitar 7 sampai 14 hari setelah penderita terpapar oleh virus. Tanda dan gejala yang dapat dialami, antara lain:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Hidung berair
  • Nyeri tenggorokan
  • Mata merah dan berair (konjungtivitis)
  • Koplik’s spots (Bercak putih yang terdapat di dalam mulut dapat terlihat 2 sampai 3 hari setelah gejala muncul)
  • Ruam pada kulit (Biasanya mulai terlihat dalam 3 sampai 5 hari setelah gejala muncul. Dimulai dari bintik merah datar yang terlihat di sekitar wajah dan menyebar ke leher, badan, lengan, dan kaki. Ketika ruam muncul biasanya demam akan semakin parah)

 

Komplikasi Campak

Komplikasi serius dapat terjadi pada semua usia. Namun, beberapa kelompok yang lebih sering mengalami komplikasi campak, antara lain:

  • Anak usia di bawah 5 tahun

  • Orang dewasa di atas 20 tahun

  • Wanita hamil

  • Orang dengan gangguan sistem imun, seperti penderita leukemia atau HIV

Komplikasi Umum Campak

  • Infeksi telinga

Terjadi pada 1 dari 10 anak yang mengalami campak dan dapat menyebabkan kehilangan pendengaran permanen.

  • Diare

Komplikasi Serius Campak

  • Pneumonia

Komplikasi pneumonia atau infeksi paru dilaporkan terjadi pada 1 dari 20 anak yang mengalami campak. Pneumonia juga merupakan penyebab umum terjadinya kematian pada anak.

  • Ensefalitis

Terjadi pembengkakan pada otak. Meski jarang terjadi, komplikasi ini dapat menyebabkan kejang dan menyebabkan anak menjadi tuli atau cacat intelektual.

  • Gangguan pada kehamilan

Pada Mommy yang sedang hamil dan belum mendapatkan vaksin, campak dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi dengan berat badan rendah dan kematian.

 

Penyebab Campak

Campak adalah penyakit yang sangat menular, disebabkan oleh virus yang memperbanyak diri di hidung dan tenggorokan anak atau orang dewasa yang terinfeksi.

 

Cara Penularan Campak

Campak menular melalui percikan air liur yang terhirup ketika penderita campak batuk, bersin atau berbicara. Percikan air liur yang mengandung virus campak dapat jatuh pada permukaan benda. Virus dapat tetap aktif dan bertahan di udara dan permukaan benda selama 2 jam. Mommy dapat tertular virus jika menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi virus lalu menyentuh hidung, mulut atau mata Mommy dengan tangan tersebut.

Penderita campak dapat menyebarkan campak ke orang lain dimulai 4 hari sebelum dan setelah ruam muncul. Hampir 90% orang yang berinteraksi erat dengan penderita akan tertular jika belum memiliki kekebalan tubuh terhadap campak.

 

Faktor Risiko Campak

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Mommy terinfeksi virus campak, yaitu:

  • Belum mendapatkan vaksin campak

  • Bepergian ke negara endemik campak

  • Mengalami defisiensi vitamin A

 

Diagnosis Campak

Dokter akan mendiagnosis penyakit campak berdasarkan tanda dan gejala yang dialami, seperti karakteristik ruam atau bercak merah pada kulit, koplik’s spot atau bercak putih di dalam dinding mulut.

 

Pencegahan Campak

Penyakit campak sangat mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan beragam komplikasi. Untungnya, penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin campak.

Vaksin Campak

Di Indonesia, vaksin MR (Measles and Rubella) atau yang dikenal dengan vaksin Campak-Rubella sudah menjadi vaksin yang wajib diberikan saat masih bayi. Vaksin MR merupakan  vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated) untuk mencegah dua penyakit, yaitu campak dan rubella. Tidak seperti campak, penyakit rubella biasanya menyebabkan penyakit ringan pada anak-anak.

Namun, jika terjadi pada Mommy yang sedang hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi atau yang dikenal dengan Sindroma Rubella Kongenital. Sindroma tersebut menyebabkan kelainan pada jantung, mata, gangguan pendengaran dan keterlambatan perkembangan.

  • Vaksin MR untuk Anak-anak

Dahulu vaksin MR dikenal dengan vaksin MMR untuk mencegah campak, gondongan dan rubella. Namun, saat ini pemerintah telah mengganti vaksin MMR menjadi vaksin MR untuk mencegah campak dan rubella. Vaksin MR diberikan pada usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD/ sederajat.

  • Vaksin MR untuk Dewasa

Vaksin MR juga dapat diberikan pada orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin campak saat bayi. Dibutuhkan 1 sampai 2 dosis vaksin MR untuk orang dewasa. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, sebelum Mommy mendapatkan vaksin MR.

 

Kontraindikasi Pemberian Vaksin

Vaksin MR tidak direkomendasikan diberikan pada:

  • Orang yang sedang menggunakan terapi kortikosteroid atau obat penekan sistem imun dan radioterapi

  • Wanita hamil

  • Leukemia, anemia berat dan kelainan darah lainnya

  • Kelainan fungsi ginjal berat

  • Gangguan jantung (Decompensatio cordis)

  • Mendapatkan injeksi gamma globulin atau transfusi darah

  • Riwayat alergi terhadap komponen vaksin, seperti neomycin.

 

Pengobatan Campak

Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit campak. Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk meringankan gejala, yaitu:

  • Obat demam

Obat penurun demam atau antipiretik, seperti paracetamol atau ibuprofen dapat diberikan untuk membantu mengurangi demam. Namun, hindari penggunaan aspirin pada anak, karena berisiko menyebabkan Reye’s syndrome. Meski jarang terjadi, namun kondisi tersebut berisiko mengancam jiwa.

  • Antibiotik

Antibiotik diberikan bukan untuk mengobati campak. Namun, pemberian antibiotik hanya akan diberikan jika dokter mencurigai terjadinya infeksi tambahan yang disebabkan oleh bakteri, seperti pneumonia atau infeksi pada telinga.

  • Vitamin A

Anak-anak yang kekurangan vitamin A berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi campak. Oleh karena itu, biasanya dokter juga akan memberikan tambahan vitamin A untuk mengurangi keparahan penyakit campak.

 

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah perbedaan campak dan tampek?

Campak dan tampek merupakan suatu istilah yang merujuk pada penyakit yang sama, yaitu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus campak. Hanya di masyarakat penyakit campak disebut juga dengan penyakit tampek. Selain itu, campak juga dikenal dengan sebutan morbili atau measles.

 

Apakah penyakit campak berbahaya?

Ya, penyakit ini sangat mudah menular dan menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian. Pada tahun 2000, lebih dari 562.000 anak per tahun meninggal di seluruh dunia karena komplikasi campak dan dengan pemberian vaksin campak efektif mencegah dan menurunkan kematian anak akibat penyakit ini.

 

Apakah campak bisa sembuh?

Ya. Biasanya kondisi penderita akan membaik dalam 7 sampai 10 hari. Setelah sembuh, tubuh juga akan membentuk kekebalan tubuh yang spesifik terhadap campak, sehingga penyakit ini hanya dialami satu kali seumur hidup. Namun, perlu diperhatikan bahwa penderita dapat menularkan penyakit ke orang lain 4 hari sebelum dan sesudah bercak merah muncul.

 

Apakah vaksin MR dapat menyebabkan autisme?

Sampai saat ini belum ada bukti bahwa pemberian vaksin MR dapat menyebabkan autisme. Jadi, Mommy tidak perlu untuk memberikan vaksin MR dan vaksin wajib lainnya pada anak. Pemberian vaksin yang tidak lengkap, justru dapat meningkatkan risiko anak mengalami penyakit berbahaya.

 

Apakah ada efek samping dari pemberian vaksin MR?

Tidak ada efek samping berbahaya dari pemberian vaksin MR. Gejala demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan merupakan hal yang wajar terjadi dan akan menghilang dalam 2-3 hari setelah pemberian vaksin. Dokter mungkin akan meresepkan obat untuk menghilangkan gejala, seperti paracetamol untuk mengurangi nyeri dan demam.

 

Apakah vaksin MR boleh diberikan ketika anak sakit?

Vaksin MR merupakan kombinasi vaksin untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Vaksin ini merupakan jenis vaksin hidup, yaitu mengandung virus yang telah dilemahkan, sehingga vaksin harus diberikan dalam kondisi sehat. Pemberian vaksin sebaiknya ditunda jika anak sedang mengalami demam, batuk pilek  atau diare. Konsultasikan dengan dokter yang merawat sebelum mendapatkan vaksin.

 

Bagaimana pandangan agama Islam terhadap vaksinasi?

Berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 tahun 2016, imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya penyakit tertentu. Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

Penyakit campak atau morbili merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya dan sampai saat ini belum ada pengobatan khusus. Oleh karena itu, langkah pencegahan dengan memberikan vaksin MR dan vaksin wajib lainnya adalah cara terbaik untuk mencegah anak terinfeksi penyakit berbahaya.

 

Ditulis oleh : apt. Novita, S.Farm., M.Farm.

Sumber

1. Centers for Disease Control and Prevention. Measles (Rubeole) [Internet]. Available from: https://www.cdc.gov/measles/transmission.html

3. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Imunisasi Campak-Rubella (MR) [Internet]. Available from: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/daftar-pertanyaan-seputar-imunisasi-campak/measles-dan-rubella-mr

4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) [Internet]. Available from: https://www.who.int/docs/default-source/searo/indonesia/non-who-publications/2017-mr-guidance-immunization-campaign-moh-bahasa.pdf?sfvrsn=4c49454a_2

5. Measles [Internet]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/measles/treatment/

Komentar

Instagram Mommy.101

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa