ISPA | Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Apa Itu ISPA
ISPA adalah singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut yaitu penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah. ISPA dapat dialami oleh segala usia dan sangat mudah menular.
Jenis Infeksi Saluran Pernapasan
ISPA dibagi menjadi 2 jenis, yaitu infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah.
- Saluran pernapasan bagian atas terdiri dari hidung, pita suara (laring), sinus dan telinga tengah.
- Sedangkan saluran pernapasan bagian bawah meliputi trakea, bronkus, bronkolius dan alveolus.
ISPA tidak hanya terbatas pada saluran pernapasan saja, namun dalam kondisi yang memburuk, infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh, serta dapat menyebabkan penurunan fungsi paru-paru.
Gejala ISPA
Gejala biasanya terjadi dalam 1 sampai 3 hari setelah penderita terpapar virus penyebab infeksi. Tanda dan gejala umum yang dapat muncul, antara lain:
- Hidung berair atau tersumbat
- Nyeri tenggorokan
- Batuk
- Pegal atau nyeri badan
- Sakit kepala
- Bersin
- Demam ringan
- Merasa tidak enak badan (malaise)
Gejala lain dapat muncul tergantung dari jenis ISPA yang Mommy alami, baca informasi selengkapnya di bawah ini.
Penyebab ISPA
Secara umum, ada beberapa penyakit yang termasuk dalam infeksi saluran pernapasan bagian atas, yaitu:
1. Common cold
Merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang hidung dan tenggorokan. Penyakit ini biasanya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7 sampai 10 hari.
Gejala
- Pilek atau hidung tersumbat
- Nyeri tenggorokan
- Batuk
- Nyeri otot atau sakit kepala ringan
- Bersin
- Demam ringan
- Tidak enak badan (malaise)
Komplikasi
- Infeksi telinga (otitis media)
- Asma
- Sinusitis akut
- Infeksi sekunder, seperti pneumonia
2. Sinusitis
Sinus merupakan rongga kecil di area tulang wajah dan tengkorak yang berisi udara. Infeksi dapat menyebabkan sinus menjadi radang atau dikenal dengan penyakit sinusitis. Meski dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Sinusitis seringkali disebabkan oleh common cold yang merupakan infeksi virus. Biasanya akan sembuh dalam 7 sampai 10 hari.
Gejala
- Nyeri, tekanan dan bengkak di daerah sekitar mata, pipi, hidung atau kepala yang memburuk ketika penderita membungkuk.
- Hidung tersumbat
- Sakit kepala
- Demam
- Ingus berwarna kuning atau kehijauan
Komplikasi
- Sinusitis kronis
- Meningitis atau peradangan pada selaput otak
- Gangguan penglihatan
3. Tonsilitis
Tonsilitis dikenal juga dengan radang amandel. Amandel merupakan dua kelenjar kecil yang berbentuk oval dan terletak di belakang tenggorokan. Tonsilitis dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
Gejala
- Kemerahan dan bengkak pada amandel
- Terdapat lapisan putih atau kuning pada amandel
- Nyeri tenggorokan
- Kesulitan menelan
- Demam
- Pembesaran kelenjar limfa di daerah leher
- Suara serak
- Bau mulut
- Kaku leher
- Sakit kepala
Komplikasi
- Kesulitan bernapas
- Gangguan napas saat tidur
- Infeksi yang menyebar ke jaringan yang lebih dalam
4. Laringitis
Laringitis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada pita suara (laring). Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, iritasi atau penggunaan suara secara berlebihan.
Gejala
- Suara serak
- Suara mengecil atau hilang
- Tenggorokan terasa kering
- Nyeri tenggorokan
- Batu kering
Komplikasi
Beberapa kasus laringitis dapat menyebabkan infeksi menyebar ke saluran pernapasan lain.
5. Faringitis
Faringitis sering disebut radang tenggorokan, 70% kasus disebabkan oleh virus atau bakteri Streptococcal.
Gejala
- Nyeri tenggorokan
- Nyeri memburuk ketika menelan atau berbicara
- Kesulitan menelan
- Bengkak pada kelenjar di sekitar leher atau rahang
- Bengkak atau kemerahan pada amandel (tonsil)
- Suara serak
- Gejala lain yang dapat muncul antara lain, demam, batuk, pilek, bersin, nyeri otot, sakit kepala, mual dan muntah.
6. Infeksi telinga tengah
Infeksi telinga tengah, dalam istilah medis disebut otitis media. Penyakit ini terjadi sampai 30% dari kasus ISPA, disebabkan akibat infeksi bakteri atau virus pada telinga bagian tengah. Infeksi ini juga dapat dipicu oleh common cold, flu atau alergi.
Gejala pada Anak
- Nyeri telinga terutama saat berbaring
- Rasa tertarik pada telinga
- Gangguan tidur
- Keluar cairan dari telinga
- Lebih sering menangis
- Rewel
- Sakit kepala
- Demam
- Kehilangan nafsu makan
- Gangguan pendengaran
- Hilang keseimbangan
Gejala pada Dewasa
- Nyeri telinga
- Keluar cairan pada telinga
- Gangguan pendengaran
Komplikasi
- Gangguan pendengaran
- Keterlambatan bicara dan perkembangan
- Infeksi menyebar ke bagian lain
- Gendang telinga robek
Faktor Risiko
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami infeksi saluran pernapasan, yaitu:
- Usia
Anak usia di bawah 6 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami infeksi saluran pernapasan, khususnya jika berada di tempat ramai, seperti tempat penitipan anak.
- Kebebalan Tubuh
Orang dengan sistem imun atau kekebalan tubuh yang lemah Penderita penyakit kronis atau penyakit lain yang menyebabkan sistem imun rendah akan lebih mudah terserang ISPA.
- Merokok
- Paparan
Lingkungan sekolah atau bepergian membuat Mommy terpapar dengan berbagai virus yang dapat menyebabkan ISPA.
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis Mommy mengalami ISPA berdasarkan pemeriksaan fisik, tanda dan gejala yang dialami, serta bila diperlukan dapat melakukan pemeriksaan laboratorium.
Pencegahan
Cara terbaik untuk mencegah infeksi saluran pernapasan adalah dengan menjaga kebersihan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
- Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Tutup hidung dan mulut ketika batuk atau bersin. Mommy dapat menggunakan tisu sekali pakai atau menutup hidung dan mulut dengan lengan bagian dalam.
- Gunakan masker
- Jangan berbagi peralatan makan dengan orang lain
- Terapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup dan olahraga teratur
- Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit
- Disinfeksi peralatan atau barang di rumah
- Tidak ada vaksin yang spesifik untuk mencegah infeksi saluran pernapasan bagian atas. Beberapa vaksin terkait saluran pernapasan yang tersedia, antara lain vaksin influenza dan vaksin pneumonia. Konsultasikan dengan dokter sebelum Mommy mendapatkan vaksin.
Pengobatan ISPA
Pengobatan pada ISPA bergantung dari jenis infeksi yang dialami. Dokter akan melakukan diagnosis penyakit dan menentukan pengobatan yang tepat. Beberapa obat-obatan yang dapat diberikan, antara lain:
- Antibiotik
Infeksi saluran pernapasan dapat disebabkan oleh virus dan bakteri. Jika disebabkan oleh virus, dokter tidak akan meresepkan antibiotik. Penyakit dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika dicurigai akibat infeksi bakteri, maka dokter akan memberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi. Pastikan Mommy menggunakan antibiotik sesuai dengan petunjuk dokter.
Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan bakteri menjadi kebal dan perburukan penyakit.
- Obat untuk menghilangkan gejala
Dokter juga dapat meresepkan obat untuk meringankan gejala, seperti Paracetamol atau obat antiradang untuk menurunkan demam dan menghilangkan nyeri. Obat batuk dan pilek juga dapat digunakan sesuai dengan keluhan yang dialami.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Apakah penyakit ISPA itu berbahaya?
ISPA dapat menyerang berbagai bagian di saluran pernapasan. Pada umumnya, penyakit ringan seperti common cold dapat sembuh dengan sendirinya, namun beberapa penyakit membutuhkan pengobatan lebih lanjut. Apalagi saat ini, Indonesia sedang mengalami wabah Covid-19. Jadi, jika Mommy mengalami tanda-tanda ISPA, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Apa penyebab ISPA pada anak?
Penyebab ISPA tergantung dari jenis penyakit yang dialami anak. ISPA dapat menyebabkan berbagai penyakit di saluran pernapasan, seperti common cold, faringitis, laringitis, tonsilitis, atau infeksi telinga. Meski dapat disebabkan oleh bakteri, alergi atau iritasi, namun penyebab terbanyak infeksi saluran pernapasan akut pada anak adalah virus.
Apakah nyeri tenggorokan bisa diatasi dengan berkumur menggunakan air garam?
Berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan gejala nyeri tenggorokan atau disebut juga faringitis. Mommy dapat mencampurkan garam dengan air hangat dan digunakan untuk berkumur. Namun, jika akan diberikan kepada anak, pastikan anak sudah bisa berkumur dan tidak menelan larutan garam.
Infeksi saluran pernapasan akut dapat menyerang saluran pernapasan bagian atas dan bawah, serta dapat menular. Lakukan langkah pencegahan dan segera periksakan diri ke dokter jika Mommy atau keluarga mengalami gejala ISPA.
Ditulis oleh : apt. Novita, S.Farm., M.Farm. – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Upper respiratory tract infection [Internet]. Available from:Â https://en.wikipedia.org/wiki/Upper_respiratory_tract_infection
- Mayo Clinic. Common cold [Internet]. Available from:Â https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/symptoms-causes/syc-20351605
- Respiratory tract infections (RTIs) [Internet]. Available from:Â https://www.nhs.uk/conditions/respiratory-tract-infection/
- Disease Control Priorities Project. Disease Control Priorities in Developing Countries. 2nd edition [Internet]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK11728/
- Mayo Clinic. Acute sinusitis [Internet]. Available from:Â https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acute-sinusitis/symptoms-causes/syc-20351671
- Mayo Clinic. Tonsilitis [Internet]. Available from:Â https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis/symptoms-causes/syc-20378479
- Mayo Clinic. Laringitis [Internet]. Available from:Â https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/laryngitis/symptoms-causes/syc-20374262
- Mayo Clinic. Sore throat [Internet]. Available from:Â https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sore-throat/symptoms-causes/syc-20351635
- Mayo Clinic. Ear infection (middle ear) [Internet]. Available from:Â https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ear-infections/symptoms-causes/syc-20351616

