Berat Badan Turun saat Hamil
Sedikit penurunan berat badan diawal kehamilan tergolong normal , khusunya dimasa morning sickness. Hal ini umumnya tidak berbahaya bagi bayi, serta dapat diatasi dengan mengubah pola makan dan beristirahat..
Namun jika terjadi penurunan berat badan yang berkelanjutan , waspadai gejala Hiperemesis Gravidarum. Apa perbedaan penurunan berat badan yang normal dan Hiperemesis Gravidarum? Selengkapnya disini.
Pengertian
Hiperemesis gravidarum merupakan versi parah dari pusing dan mual muntah selama kehamilan. Bahkan, kondisi ini dapat membuat Mommy terus-menerus mengalami mual muntah tanpa bisa memasukkan makanan apa pun.
Hiperemesis gravidarum dapat berlangsung terus hingga kehamilan mencapai usia 20 minggu.
Gejala
Berikut gejala hiperemesis gravidarum yang perlu diwaspadai.
- Pusing berlebihan
- Mual muntah terus-menerus
- Penurunan berat badan hingga 5% – 10% dari berat awal sebelum hamil
- Dehidrasi
- Frekuensi buang air kecil berkurang
- Mudah sekali lelah
- Pingsan
- Jaundice atau penyakit kuning
- Tekanan darah rendah
- Jantung berdebar-debar
- Gangguan orientasi
Penyebab
Perubahan Hormon. Gejala-gejala yang muncul ditandai dengan peningkatan kadar hormon hCG, tiroid, dan steroid.
Selain itu, hormon GDF15 yang memengaruhi selera makan dan persepsi rasa, juga berperan terhadap perkembangan serta tingkat keparahan hiperemesis gravidarum. Bahkan, hormon ini yang membuat Mommy mengalami penurunan berat badan selama kehamilan.
Hipertiroidisme. Peningkatan hormon hCG akan menstimulasi peningkatan hormon tiroksin yang kemudian menyebabkan hipertiroidisme secara tiba-tiba.
Tingkat keparahan hiperemesis gravidarum terkadang terkait erat dengan tingkat keparahan hipertiroidisme.
Gastritis. Pusing dan mual muntah dapat disebabkan oleh gastritis atau peradangan pada dinding lambung. Gastritis dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur, kurangnya asupan protein, hormon, dan genetik.
Kurang gizi. Terdapat korelasi antara hiperemesis gravidarum dengan kurangnya gizi, bahkan mencapai setengah dari asupan yang dibutuhkan.
Ini berarti bila mengalami kondisi mual dan muntah awal, Mommy harus tetap memaksakan adanya asupan makanan agar kondisi tersebut tidak semakin parah.
Faktor risiko
Berikut beberapa kondisi yang membuat Mommy lebih berisiko mengalami hiperemesis gravidarum.
- Penyakit asma yang tidak ditangani dengan baik
- Pola makan tinggi lemak jenuh
- Berat badan kurang atau berlebih
- Gangguan stres pascatrauma (PTSD)
- Stres berlebihan
- Mengandung anak kembar (dua atau lebih)
- Epilepsi
- Terpapar asap rokok
- Riwayat mabuk perjalanan
- Riwayat nyeri haid
- Riwayat Migrain
- Alergi pada ibu hamil
- Riwayat penyakit kandung empedu
- Riwayat penyakit maag
- Memiliki anggota keluarga yang pernah mengalami hiperemesis gravidarum
- Tekanan darah tinggi
- Riwayat penyakit liver
- Riwayat penyakit ginjal
- Diet yang ekstrem
- Kadar hormon tiroid yang abnormal
Dampak terhadap janin
Penurunan berat badan saat hamil bisa sangat membahayakan janin.
- Kelahiran prematur
- Penyakit jantung bawaan
- Abnormalitas pada kulit
- Bayi lahir dengan berat rendah
- Bayi pendek
- Undesensus testis
- Displasia tulang panggul
- Gangguan perkembangan saraf
- Kelainan pada pembentukan struktur tengkorak
- Kematian janin
- Gangguan perilaku dan emosi
- Gangguan pemrosesan sensori
Penanganan
Penderita hiperemesis gravidarum perlu menjalani perawatan di rumah sakit.
Jenis penanganan
- Pemberian obat antimual
- Terapi intra vena melalui infus untuk mengembalikan cairan tubuh
- Bed rest atau istirahat total
- Pemberian suplemen vitamin dan nutrisi, terutama vitamin B1, asam folat, Vitamin K, vitamin D, dan zat besi
Tujuan penanganan
- Meredakan mual dan muntah
- Mengganti cairan dan elektrolit yang hilang
- Mencukupi kebutuhan nutrisi
- Mengembalikan nafsu makan
Cegah hiperemesis gravidarum dengan cara menjaga pola makan yang sehat dan rutin berolahraga.
Ditulis oleh : Ratri Medya – Tim Penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- https://www.marchofdimes.org/pregnancy/weight-gain-during-pregnancy.aspx#
- https://www.beaumont.org/conditions/hyperemesis-gravidarum
- https://www.hyperemesis.org/about-hyperemesis-gravidarum/causes/
- https://www.hyperemesis.org/about-hyperemesis-gravidarum/assess-diagnose/
- https://www.hyperemesis.org/about-hyperemesis-gravidarum/
- https://www.hyperemesis.org/about-hyperemesis-gravidarum/treatment/

