Pemulihan

Merawat Jahitan setelah Melahirkan Normal

Yuk, pelajari cara merawat jahitan setelah melahirkan normal, apa yang tidak boleh dilakukan, dan kapan perlu ke dokter.

Tingkatan sobekan vagina

Ada empat tingkatan sobekan yang bisa terjadi ketika Mommy melahirkan.

1. Sobekan tingkat pertama (first degree)

Sobekan tingkat pertama merupakan sobekan kecil yang bisa terjadi di sekitar labia, klitoris, atau di dalam vagina. 

Sobekan ini biasanya dapat sembuh lebih cepat dan tidak memerlukan perawatan khusus, sehingga tidak timbul masalah berkepanjangan.

2. Sobekan tingkat kedua (second degree)

Sobekan tingkat kedua memengaruhi otot perineum dan kulit. Jika sobekan ini terjadi, biasanya dibutuhkan jahitan dengan bius lokal pascapersalinan. 

Sobekan ini tidak berpotensi menimbulkan masalah jangka panjang, tetapi lukanya bisa sangat menyakitkan.

3. Sobekan tingkat ketiga dan keempat (third and fourth degree)

Sobekan derajat ketiga atau keempat dapat terjadi pada 6 dari 100 kelahiran. Sobekan ini bisa cukup dalam dan memanjang hingga otot yang mengontrol gerakan anus. 

Jika jenis sobekan ketiga atau keempat sampai terjadi, area sfingter anus tidak robek, tetapi akan timbul lubang di sisi belakang panggul dan vagina. Lubang ini memungkinkan angin dan feses merembes di jalur vagina, bukan pada anus.

Lama penyembuhan

2 sampai 3 minggu. Sebagian besar Mommy tidak lagi merasakan nyeri saat memasuki minggu kedua pascamelahirkan. Namun, waktu untuk sembuh total tergantung pada tingkat sobekan vagina. 

Tips merawat bekas jahitan

  1. Pastikan kebersihannya. Basuh vagina dari arah depan ke belakang setiap kali buang air kecil, lalu kompres area jahitan dengan air hangat. Keringkan.
  2. Sering ganti pembalut. Gantilah pembalut setiap 2 sampai 4 jam sekali.
  3. Konsumsi makanan berserat tinggi. Konsumsi buah, sayuran segar, gandum, serta sereal yang mengandung serat tinggi dapat melindungi Mommy dari konstipasi.
  4. Banyak minum air putih. Minumlah air putih setidaknya 8 gelas setiap hari ditambah dengan susu maupun jus buah.
  5. Duduk di kursi yang rata. Kursi yang rata akan meminimalkan risiko luka jahitan tertekan.
  6. Kompres air dingin. Mommy bisa menggunakan es batu lalu lapisi handuk kecil untuk mengompres area bekas jahitan. Ini efektif mengurangi nyeri.
  7. Beri spray medis. Ini adalah spray khusus untuk merawat luka yang direkomendasikan dokter.

Agar bekas jahitan cepat sembuh

Mommy bisa mencoba hal-hal berikut.

  1. Melatih otot panggul bawah. Otot panggul yang kuat dapat melancarkan aliran darah dan membantu penyembuhan bagian-bagian yang sobek saat persalinan. Tanyakan pada dokter cara melatih otot panggul bawah yang benar dan tidak terlalu terasa sakit.
  2. Tunda berhubungan intim. Tunda hubungan intim dengan suami sampai Mommy merasa nyaman dan tidak lagi merasa sakit di area jahitan. Cek kondisi jahitan ke dokter.
  3. Minum obat yang disarankan. Mommy perlu minum obat penahan rasa sakit dan penyembuhan luka sesuai anjuran dokter. 

Kapan harus ke dokter

Segera periksa ke dokter jika Mommy mengalami gejala berikut.

  1. Perdarahan. Perdarahan yang parah dan tidak berhenti dari vagina mengindikasikan adanya masalah pada jahitan atau masalah lainnya.
  2. Bau tidak sedap. Apabila di area vagina keluar cairan berbau tidak sedap, dicurigai terdapat infeksi.
  3. Nyeri yang parah. Nyeri di sekitar perut bagian bawah atau di area jahitan menandakan adanya masalah. Begitu juga bila Mommy merasa sakit ketika buang air kecil.
  4. Demam. Demam yang diikuti rasa menggigil, mengindikasikan adanya infeksi.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Tidak, kecuali terjadi komplikasi seperti bayi kesulitan untuk lahir karena bahunya terhambat atau denyut jantung bayi tidak stabil sehingga jalan lahir perlu dilebarkan agar dapat segera dilahirkan. 

Bisa, pemulihan setelah episiotomi bisa dilakukan di rumah selama Mommy mematuhi anjuran dokter dan menghindari hal-hal yang dilarang.

Tidak selalu. Jika tidak ada kendala selama proses persalinan berikutnya, maka tidak perlu dilakukan episiotomi.

Ditulis oleh : Reffi Dhinar – Tim penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa