Makanan

Pengertian dan Tahapan MPASI

Pemberian MPASI dapat diberikan sesuai tahapan dan metode yang direkomendasikan WHO. Simak selengkapnya disini.

Pengertian MPASI

MPASI adalah singkatan dari Makanan Pendamping ASI, yang dianjurkan diberikan pada bayi ketika telah menginjak usia 6 bulan.

Tahapan MPASI sesuai usia

Berikut adalah tahapan MPASI sesuai usia bayi:

Usia 6-9 bulan

Berikan MPASI untuk bayi usia 6-9 bulan dengan cara berikut ini:

  • Tekstur. Berikan MPASI yang bahannya dari bubur kental (puree) atau bahan yang dilumatkan (mashed).
  • Frekuensi. Mommy bisa memberikan MPASI sebanyak 2-3 kali dan berikan makanan selingan sebanyak 1-2 kali.
  • Volume. Mulai dari beberapa sendok makan lalu ditingkatkan menjadi setengah mangkuk ukuran 250 ml.

Usia 9-12 bulan

Berikan MPASI untuk bayi usia 9-12 bulan dengan cara berikut ini:

  • Tekstur. Berikan MPASI yang bahannya dicincang halus, cincang kasar, atau finger food.
  • Frekuensi. Mommy bisa memberikan MPASI sebanyak 3-4 kali dan berikan makanan selingan sebanyak 1-2 kali.
  • Volume. Berikan setengah mangkuk ukuran 250 ml setiap kali makan.

Usia >12 bulan

Berikan MPASI untuk bayi usia >12 bulan dengan cara berikut ini:

  • Tekstur. Bayi sudah bisa diberikan makanan dengan tekstur lebih padat seperti yang dimakan anggota keluarga lainnya.
  • Frekuensi. Mommy bisa memberikan MPASI sebanyak 3-4 kali dan berikan makanan selingan sebanyak 1-2 kali.
  • Volume. Berikan 3/4 bagian mangkuk ukuran 250 ml, kemudian tingkatkan secara bertahap sampai semangkuk penuh.

Metode pemberian MPASI

Berikut adalah beberapa metode pemberian MPASI yang dapat Mommy coba:

1. Baby led weaning

Metode pemberian MPASI dengan cara membiarkan bayi melakukan eksplorasi pada makanan. Caranya adalah dengan menyajikan Finger food atau makanan seukuran jari Mommy yang mudah digenggam oleh bayi.

Biarkan bayi untuk memutuskan mana yang ia suka dan mana yang tidak ingin dimakannya, termasuk berapa banyak ia akan makan.

Berikut adalah kelebihan dari metode baby led weaning:

  • Bayi bisa mengeksplorasi berbagai macam tekstur makanan sejak dini
  • Bayi dapat meningkatkan keterampilan motorik halusnya
  • Bayi belajar mandiri dengan makan sendiri
  • Bayi belajar memahami tubuhnya dengan mengenali tanda-tanda lapar dan kenyang
  • Bayi belajar untuk mengendalikan nafsu makannya sehingga menurunkan risiko diabetes
  • Bayi belajar untuk membuat pilihan antara yang ia suka dan tidak
  • Bayi bisa menyantap jenis makanan yang sama dengan yang disantap oleh keluarga, sehingga memudahkan Mommy dalam menyiapkan makan

Sedangkan kekurangan metode baby lead weaning antara lain, berikut ini:

  • Bayi yang dilatih untuk makan sendiri akan lebih berantakan
  • Bayi BLW cenderung kekurangan zat besi, zinc, serta vitamin B12 karena dibebaskan untuk memilih sendiri apa yang akan ia makan dan seberapa banyak
  • Risiko tersedak yang lebih tinggi

2. Responsive spoon feeding

Responsive spoon feeding adalah pemberian MPASI dengan memperhatikan tanda-tanda ketika bayi mulai lapar dan kenyang, yang dilakukan secara langsung dengan cara menyuapi menggunakan sendok.

Kunci dari metode MPASI ini adalah memberi makanan yang sesuai dengan usia dan tingkatan kebutuhan bayi tanpa ada paksaan sama sekali.

Berikut adalah kelebihan dari metode responsive spoon feeding:

  • Bayi terbiasa dengan jadwal makan teratur
  • Bayi belajar mengenali tanda-tanda ia akan lapar dan kenyang
  • Berat badan bayi terkontrol
  • Mommy lebih dapat mengontrol asupan gizi bayi
  • Risiko tersedak kecil

Sedangkan kekurangannya adalah berikut ini:

  • Bila membuat puree atau bubur sendiri, Mommy akan membutuhkan lebih banyak waktu
  • Bila terlalu lama mengonsumsi puree atau bubur, perkembangan keterampilan oral-motor bayi dapat terhambat
  • Lebih repot saat membawa bayi bepergian

Sebelum memberikan MPASI, sebaiknya Mommy mencari banyak informasi dan berkonsultasi dengan dokter anak. Pemberian MPASI yang tidak tepat berisiko mengganggu kesehatan bayi dan mengganggu tumbuh kembangnya.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Sebaiknya, MPASI pertama berbentuk puree, bisa dimulai dari puree sereal gandum, puree sayuran, atau puree buah-buahan. Mommy juga bisa melatih bayi makan finger food saat memberikan camilan di sela-sela waktu makannya.

Makanan untuk MPASI harus direbus, dikukus, diblender, disaring, atau dicacah agar lebih mudah dicerna oleh bayi. Mommy bisa mendapatkan contoh-contoh resep MPASI sesuai usia bayi melalui Internet.

Bayi sudah dapat diberikan MPASI sejak usia 4 bulan. Namun, ada syarat-syarat tertentu dan harus dikonsultasikan dulu dengan dokter.

Apabila bayi tidak memiliki kondisi khusus yang perlu dikhawatirkan, sebaiknya tunda pemberian MPASI hingga usia 6 bulan.

Ditulis oleh : Reffi Dhinar – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.

Sumber

  1. World Health Organization. 2020. Infant and young child feeding. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding (diakses tanggal 22 Mei 2021)
  2. World Health Organization. Complementary feeding. https://www.who.int/health-topics/complementary-feeding#tab=tab_1 (diakses tanggal 22 Mei 2021)
  3. Queensland Government. 2019.Introducing complementary foods: Feeding from around 6 months.  http://conditions.health.qld.gov.au/HealthCondition/condition/8/78/412/introducing-solids-feeding-from-around-6-mont#:~:text=Start%20with%20a%20single%20iron,to%203%20times%20a%20day. (diakses tanggal 22 Mei 2021)
  4. BCT. Baby led-weaning: prons and cons. https://www.nct.org.uk/baby-toddler/feeding/introducing-solids/baby-led-weaning-pros-and-cons (diakses tanggal 22 Mei 2021)

 

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa