Menyusui

Cara Mencairkan ASI Beku

ASI beku dapat dicairkan dengan banyak cara. Ayo simak cara mencairkan ASI yang tepat beserta tanda ASIP yang sudah rusak atau basi.

Cara mencairkan ASI beku

Kualitas nutrisi yang terkadung dalam ASIP beku akan tetap terjaga apabila ASIP beku dicairkan dengan cara yang tepat.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Mommy lakukan untuk mencairkan ASIP beku:

1. Menyimpan dalam lemari es

Keluarkan ASIP beku dari freezer dan letakkan di lemari es kurang lebih selama 12 jam hingga ASIP beku mencair sempurna.

2. Merendam dengan air hangat

Tuangkan air hangat ke dalam mangkuk hingga sekitar ½ penuh, kemudian letakkan wadah berisi ASIP beku di dalam mangkuk.

Apabila air hangat sudah dingin, ganti air hangat dengan yang baru, sampai ASIP mencair sempurna.

3. Menyiram dengan air hangat

Letakkan wadah berisi ASIP beku di wastafel atau di baskom besar. Kemudian, siram terus-menerus dengan air mengalir yang bersuhu ruang.

Tingkatkan suhu air secara bertahap hingga ASIP mencair sepenuhnya. Ini adalah cara tercepat mencairkan ASIP beku dibandingkan kedua cara sebelumnya.

Pedoman mencairkan ASIP beku

Untuk menjaga kualitas ASIP, berikut adalah pedoman mencairkan ASIP beku yang perlu diperhatikan:

  1. Cairkan ASIP beku dengan suhu yang meningkat secara bertahap, untuk menjaga kandungan nutrisi dalam ASIP.
  2. Gunakan prinsip LIFO (Last In First Out), yaitu berikan ASIP yang terbaru terlebih dulu. ASIP yang paling baru diperah kandungannya paling mendekati kebutuhan bayi saat ini dan kualitasnya lebih baik. Namun, bila stok ASIP tidak mencukupi, metode LIFO dapat digabungkan dengan metode FIFO (First in First Out).
  3. Berikan label tanggal dan jam perah pada botol ASIP sebelum dibekukan untuk memudahkan memilih ASIP mana yang akan dicairkan terlebih dulu.
  4. Pastikan wadah penyimpanan ASIP tertutup rapat untuk menghindari pencemaran bakteri yang dapat merusak ASIP dan mencegah ASIP tumpah saat dicairkan.
  5. Hindari mencairkan ASIP beku menggunakan microwave. Microwave dapat merusak kandungan nutrisi pada ASIP. Selain itu, dikhawatirkan mulut dan tenggorokan bayi akan terbakar saat mengonsumsi bagian yang sangat panas.
  6. Hindari mencairkan ASIP beku dengan cara dimasak di atas kompor. ASIP yang dipanaskan dalam panci berisi air mendidih dapat merusak nutrisi ASIP dan membahayakan bayi.
  7. ASIP beku yang sudah dicairkan, bisa dihangatkan untuk segera diberikan kepada bayi atau disimpan di dalam lemari es hingga batas maksimal 24 jam.
  8. Hindari membiarkan ASIP yang telah dicairkan terlalu lama di suhu ruang, maksimal 4 jam.
  9. Hindari membekukan kembali ASIP yang telah dicairkan.
  10. Buang sisa ASIP yang sudah diberikan kepada bayi, karena berisiko tercemar bakteri dari mulut bayi.

Ciri-ciri ASIP rusak

Saat akan memberikan ASIP pada bayi, pastikan belum rusak. Berikut ciri-ciri ASIP rusak:

1. Baunya menyengat

ASIP rusak memiliki bau yang sangat menyengat. Baunya seperti bau susu sapi basi. Selain itu, Mommy juga bisa mencium adanya bau logam.

2. Tidak bisa bercampur

Saat disimpan, lapisan berlemak dan tidak berlemak ASIP sering kali terpisah atau bergumpal.

Namun, jika kondisi ASIP masih baik, lapisan tersebut akan menyatu kembali saat dikocok dengan lembut.

3. Rasanya masam

Mommy perlu mencicipi ASIP terlebih dahulu sebelum diberikan kepada bayi. Jika rasanya masam, berarti ASIP sudah rusak.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Bolehkah ASI diminum setelah 2 jam?

Boleh. ASIP beku yang telah dicairkan dan diletakkan dalam suhu ruang bisa diminum selama masih dalam jangka waktu 4 jam setelah proses pencairan.

Sama halnya, ASIP yang baru diperah bisa bertahan hingga 4 jam dalam suhu ruang.

Tidak boleh. ASIP beku harus dicairkan terlebih dahulu sebelum dihangatkan. Perubahan suhu ASIP yang ekstrem bisa merusak kualitas ASIP.

Bila diletakkan dalam suhu ruang, ASIP yang sudah dipanaskan harus segera diminum. Namun, jika setelah dipanaskan dimasukkan ke dalam lemari es, ASIP bisa bertahan hingga 4 jam.

Penulis :  Dian Kusumawardani, Konselor Menyusui – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.

Sumber

  1. CDC. 2017. Proper Storage and Preparation of Breast Milk. https://www.cdc.gov/breastfeeding/recommendations/handling_breastmilk.htm (diakses pada 12 Juni 2021)
  2. Miranda Virdi. 2011. Mencairkan ASIP. https://aimi-asi.org/layanan/lihat/ulasan-polling-agustus-2011-mencairkan-asip (diakses pada 12 Juni 2021)
  3. Newman, Jack. Dr. 2008. The Ultimate Breastfeeding Book of Answers. Tangerang : Buah Hati.
  4. Umar, Nia. SSos.MKM.IBCLC. 2014. Multitasking Breastfeeding Mama. Jakarta : Pustaka Bunda.

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa