Mandi Sendiri Sejak Dini, Begini Tips Mengajarinya pada Anak

Sebelum kakak adik berusia 4 tahun, tidak masalah bagi mereka untuk mandi bersama meskipun berbeda kelamin. Namun, ketika tiba waktunya untuk menghentikan kebiasaan tersebut, dan membiasakan mandi sendiri.
Mommy bisa mengatakan kepada kedua anak bahwa sekarang mereka sudah besar dan sudah saatnya belajar mandiri. Untuk itu, berikut adalah beberapa tips yang bisa Mommy lakukan untuk mengajarkan anak mandi sendiri:
1. Tunjukkan cara mandi yang benar
Mommy sebaiknya memberi tahu cara mandi yang benar agar badan bersih. Lebih baik lagi, jika Mommy dapat menuntun anak untuk langsung melakukannya. Misalnya, langkah pertama adalah menyikat gigi, lalu mencuci rambut dengan sampo, kemudian menggosok tubuh dengan sabun, dan membilasnya.
2. Awasi anak saat mandi
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan atau anak mandi sendiri dengan asal-asalan, Mommy perlu selalu mengawasi anak pada tahap-tahap awal mengajari mereka mandi. Mommy harus mengawasi anak sampai mereka bisa membersihkan badannya sendiri dengan benar.
3. Biarkan anak menunjukkan kemampuannya
Cukup berikan satu sampai tiga kali instruksi. Selanjutnya, biarkan anak menunjukkan kemampuan mereka. Pujilah mereka jika sudah bisa melakukan cara mandi dengan benar.
4. Gunakan sabun cair
Supaya aktivitas mandi sendiri lebih mudah, sebaiknya gunakan sabun cair yang diletakkan dalam botol yang mudah dipencet agar anak lebih mudah mengeluarkan dan menggunakannya. Ajarkan mereka cara pemakaian sabun yang benar. Gunakan shower puff bila Mommy khawatir anak menggunakan terlalu banyak sabun.
6. Biarkan anak memilih perlengkapan mandi mereka
Supaya anak lebih bersemangat untuk belajar mandi, biarkan mereka memilih perlengkapan mandi mereka sendiri sesuai dengan kesukaan mereka, termasuk odol, sikat gigi, sabun, sampo, hingga handuk.
7. Selain itu, jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengajari anak tentang pendidikan seks
Jelaskan pada mereka tentang bagian tubuh mana yang menjadi privasi. Pendidikan seks yang dimulai sejak dini dapat membantu melindungi anak dari ancaman kejahatan seksual.
Mandi sendiri adalah salah satu keterampilan hidup yang harus dikuasai anak. Oleh karena itu, mulailah melatih kemampuan anak untuk mandi sendiri semenjak ia mampu berkomunikasi dengan baik atau sebelum ia memasuki usia Taman Kanak-Kanak.

