Biang Keringat pada Bayi
Apa itu biang keringat
Biang keringat adalah bintik merah yang muncul ketika keringat terperangkap di bawah kulit akibat pori-pori kulit tersumbat.
Pada bayi. Biang keringat akan lebih mudah terjadi pada bayi karena pori-pori kulit bayi masih sangat kecil.
Posisi biang keringat
Biang keringat pada bayi dapat ditemukan di seluruh bagian tubuh, namun umumnya di leher, bahu, dada, punggung atas, ketiak, lipatan siku, dan selangkangan.
Gejala
Tanda yang dapat muncul ketika bayi mengalami biang keringat.
- Benjolan kecil berwarna merah muda pada kulit
- Gatal
- Ruam, dapat berupa lepuhan kecil yang berisi air
- Terkadang muncul kulit kering
- Bayi lebih rewel dari biasanya dan susah tidur
Penyebab
Ketika pori-pori atau saluran keringat tersumbat, keringat akan terjebak di bawah kulit dan memicu peradangan dan ruam.
Meski masih belum diketahui secara pasti penyebab pori-pori tersumbat, beberapa faktor berikut ini diketahui berperan.
1. Kelenjar keringat belum sempurna
Kelenjar keringat yang belum sempurna dapat menyebabkan keringat yang dihasilkan terperangkap dalam saluran yang masih lemah, kemudian pecah dan bocor di bawah kulit bayi.
Kondisi ini umumnya ditemukan pada bayi baru lahir.
2. Cuaca panas
Kondisi lingkungan yang panas dan lembap, atau penggunaan pakaian yang terlalu tebal, berisiko menyebabkan biang keringat.
Ketika tubuh merasa kepanasan, kelenjar keringat akan memproduksi keringat secara berlebih dan tidak semuanya dapat dikeluarkan oleh tubuh.
3. Aktivitas
Aktivitas fisik yang berlebih juga dapat membuat bayi banyak berkeringat sehingga memicu munculnya biang keringat.
4. Obesitas
Berat badan berlebih adalah salah satu faktor pemicu biang keringat. Pada bayi obesitas, biang keringat lebih rentan muncul di area lipatan, seperti perut, leher, dan selangkangan.
5. Berbaring terlalu lama
Berbaring terlalu lama dapat memicu munculnya biang keringat pada area punggung karena badan berkeringat, lembap, dan panas.
Dampak
Biang keringat biasanya dapat sembuh sendiri tanpa menyebabkan masalah lain.
Risiko. Meskipun demikian, biang keringat tetap berisiko menyebabkan infeksi bakteri, memicu peradangan, dan menimbulkan benjolan bernanah yang juga disebut pustula.
Cara alami
Cara terbaik untuk mengatasi biang keringat pada bayi adalah dengan menghindari pemicunya, sehingga biang keringat tidak bertambah parah dan dapat mereda.
- Saat cuaca panas, berikan bayi Mommy pakaian yang longgar, ringan, nyaman, dengan bahan yang dapat menyerap keringat. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kelembapan pada kulit
- Menggunakan pendingin ruangan
- Kompres dingin. Mommy bisa meletakkan handuk yang telah dibasahi air dingin dan diperas di area biang keringat sekitar 5-10 menit. Cara ini dapat membantu mengurangi gatal dan iritasi pada kulit
Pengobatan
Selain cara alami di atas, Mommy juga dapat menggunakan beberapa krim biang keringat berikut.
- Calamine, berfungsi untuk meredakan gatal
- Salep lanolin, membantu mencegah pori-pori tersumbat dan menghentikan munculnya bintik baru
- Salep kortikosteroid, untuk kasus biang keringat yang parah. Pastikan Mommy berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan salep kortikosteroid
Pencegahan
Berikut adalah beberapa cara yang dapat Mommy lakukan agar bayi terhindar dari biang keringat.
- Hindari pakaian yang terlalu tebal. Mommy dapat memberikan pakaian yang nyaman dan pilihlah bahan yang dapat menyerap keringat.
- Hindari pakaian yang terlalu ketat. Selain berisiko menyebabkan biang keringat, pakaian ketat juga dapat mengiritasi kulit bayi.
- Jaga sirkulasi udara tetap baik. Bila memungkinkan, buka jendela atau pintu rumah. Mommy juga dapat menggunakan kipas angin atau pendingin ruangan agar udara tidak lembap.
Lama penyembuhan
Pada umumnya, biang keringat dapat sembuh sendiri dalam waktu tiga hari, dengan cara mendinginkan kulit dan menghindari paparan panas.
Kapan perlu ke dokter
Namun, bila mengalami kondisi berikut, sebaiknya Mommy berkonsultasi dengan dokter.
- Biang keringat tidak kunjung membaik, bahkan semakin parah
- Bagian yang ruam mengalami bengkak, kemerahan, dan terasa hangat
- Terdapat nanah
- Pembengkakan kelenjar getah bening yang terdapat di ketiak, leher, atau selangkangan
- Demam, atau bayi tampak menggigil
Secara umum, biang keringat jarang menyebabkan masalah serius.
Namun, jika tidak ditangani, berisiko menyebabkan infeksi dan dapat mengganggu kenyamanan bayi.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Apa obat keringat buntet pada bayi?
Cara terbaik untuk mengobati keringat buntet atau biang keringat pada bayi adalah dengan mendinginkan kulit bayi dan menghindari penyebab munculnya biang keringat, seperti keringat berlebih.
Mommy dapat membantu bayi mendinginkan kulit, misalnya dengan memberikan kompres dingin pada biang keringat dan memakaikan pakaian yang longgar dan nyaman pada.
Selain itu, Mommy juga dapat menggunakan krim untuk biang keringat yang dijual bebas di apotek atau toko obat.
Berapa lama biang keringat pada bayi akan hilang?
Biang keringat biasanya dapat hilang sendiri dengan pengobatan alami, seperti mendinginkan kulit dan menghindari paparan panas.
Biasanya, biang keringat akan hilang dalam waktu tiga hari.
Bolehkah biang keringat diberi bedak?
Mommy dapat memberikan bedak pada area munculnya biang keringat untuk membantu meredakan gatal.
Saat ini sudah tersedia bedak bayi untuk mengatasi biang keringat, seperti bedak yang mengandung calamine.
Ditulis oleh : apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Mayo Clinic. Heat rash. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heat-rash/symptoms-causes/syc-20373276 (diakses tanggal 31 Mei 2021)
- Seattle Children’s. Heat Rash. https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/heat-rash/ (diakses tanggal 31 Mei 2021)

