Hidung Tersumbat pada Bayi
Kondisi umum. Hidung tersumbat merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi baru lahir, karena ia dikelilingi oleh cairan selama dalam kandungan. Biasanya, kondisi ini tidak serius.
Suka bersin. Ini yang membuat bayi bersin selama beberapa hari pertama. Tujuannya untuk mengeluarkan sisa cairan di saluran hidung.
Namun, bila hidung tersumbat membuat bayi tidak nyaman, serta sulit makan dan tidur, Mommy perlu membantu mengatasinya.
Penyebab
Hidung tersumbat pada bayi terjadi ketika jaringan dalam hidung membengkak atau mengeluarkan lendir
Hidung tersumbat dapat disebabkan oleh beberapa hal.
- Pilek
- Flu
- Infeksi pada sinus
- Alergi
- Terpapar bahan iritan, seperti debu, asap rokok atau parfum
- Udara yang kering
Gejala
Beberapa gejala yang dapat dialami bayi yang mengalami hidung tersumbat1,2
- Hidung berair
- Pernapasan terdengar bising
- Mendengkur
- Bersin
- Batuk
- Rewel
- Sulit menyusu
- Sulit tidur
- Demam, jika bayi mengalami infeksi saluran pernapasan
Penanganan
Berikut adalah beberapa cara yang dapat Mommy terapkan ketika bayi mengalami hidung tersumbat 1,2,3.
1. Menggunakan humidifier atau uap air panas
Uap air dapat membantu bayi melembapkan hidung dan mengencerkan lendirnya.
Ingat, bila Mommy menggunakan uap air panas, jangan memosisikan bayi terlalu dekat dengan sumbernya.
2. Menggunakan tetes hidung saline
Tetes hidung saline dapat digunakan untuk melembapkan hidung yang mengalami kekeringan atau iritasi, juga untuk membersihkan lendir.
Cara penggunaan
- Baringkan bayi dengan kepala menghadap ke atasÂ
- Letakkan handuk gulung atau selimut kecil di bawah bahu agar kepala bayi tengadah, atau tekan dengan lembut ujung hidung untuk memudahkan tetes hidung masuk
- Berikan dua atau tiga tetes hidung ke dalam masing-masing lubang hidung dan tunggu sekitar 30 hingga 60 detik
- Balikkan bayi dengan posisi hidung di bawah untuk membantunya mengeluarkan lendir
- Gunakan kapas atau tisu untuk membersihkan lendir yang keluar. Bayi mungkin batuk atau bersin untuk mengeluarkan sisa cairan
3. Menggunakan bulb nasal aspiratorÂ
Umumnya, bayi belum mengetahui cara untuk mengeluarkan lendir. Mommy dapat membantunya dengan menggunakan bulb nasal aspirator atau penyedot ingus bayi.
Cara penggunaan
- Dudukkan bayi dengan posisi tegak
- Keluarkan udara pada alat sebelum Mommy memasukkannya ke dalam hidung bayi
- Masukkan alat secara perlahan, lepaskan tangan dari alat, sehingga lendir tertarik ke dalam alat
- Keluarkan alat dari hidung dan buang lendir
- Cuci alat dengan air bersih sebelum dan sesudah digunakan
4. Menghindari bahan iritan dan alergen
Jauhkan bayi dari bahan iritan dan alergen, seperti debu, polusi, asap rokok atau bulu hewan peliharaan.
Menjaga kebersihan rumah juga dapat membantu bayi terhindari dari bahan-bahan yang dapat memicu hidung tersumbat.
5. Memandikan bayi dengan air hangat
Mandi air hangat dipercaya dapat membantu membersihkan hidung tersumbat dan membuat bayi lebih nyaman.
6. Menjaga bayi tetap terhidrasi
Sering kali hidung tersumbat menyebabkan bayi menjadi sulit menyusu dan membuat keadaan semakin buruk.
Mommy harus pastikan untuk tetap menyusui agar bayi tidak kekurangan cairan.
Tanda-tanda yang harus diwaspadai
Segera konsultasi dengan dokter, jika bayi mengalami hidung tersumbat yang disertai gejala berikut 2,3.
- Demam
- Kemerahan pada kulit
- Pembengkakan pada dahi, mata, hidung atau pipi
- Kesulitan bernapas
- Bernapas dengan cepat, bisa mencapai lebih dari 60 kali per menit
- Mommy mencurigai ada benda asing di hidung
- Lendir atau ingus berwarna hijau, disertai darah atau bau tidak sedap
- Bayi tidak mau menyusu sama sekali
- Frekuensi buang air kecil menurun
- Bayi sangat rewel atau tampak kesakitan
- Kondisi tidak membaik setelah lebih dari 2 minggu
Penulis : apt. Novita, S. Farm., M.Farm – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Fairview. Nasal Congestion (Infant/Toddler). https://www.fairview.org/patient-education/116322EN (diakses tanggal 19 April 2021)
- Sick Kids. Nasal congestion: How to clear your baby’s dry, stuffy nose. https://www.aboutkidshealth.ca/congestedbaby (diakses tanggal 19 April 2021)

