Janin Tidak Berkembang
Pengertian
Meskipun istilah ini tidak asing di telinga Mommy, dalam dunia kedokteran sebenarnya tidak dikenal istilah janin tidak berkembang.
Secara medis, kondisi yang dimaksudkan ini disebut kehamilan kosong atau blighted ovum. Kehamilan kosong atau blighted ovum terjadi ketika telur yang dibuahi menempel di dinding rahim tetapi tidak berkembang menjadi embrio.
Gejala1,2
Berikut indikasi janin tidak berkembang yang perlu Mommy perhatikan.
Menghilangnya gejala kehamilan
Gejala kehamilan yang muncul ketika sel telur dibuahi akan menghilang saat embrio berhenti bertumbuh. Kadar hormon kehamilan pun akan menurun.
Munculnya tanda keguguran
Mommy juga dapat mengalami kram perut ringan yang disertai dengan bercak darah atau perdarahan.
Kosongnya kantong kehamilan
Ketika dilakukan pemeriksaan ultrasonography (USG), akan tampak kantong kehamilan yang kosong.
Penyebab1,2
Penyebab janin tidak berkembang masih belum diketahui secara pasti.
Ketidaknormalan kromosom pada telur yang dibuahi diduga sebagai salah satu penyebabnya.
Waktu terjadi 1,2
Awal kehamilan. Janin tidak berkembang biasanya terjadi pada awal kehamilan. Bahkan, sebelum Mommy menyadari sedang mengandung.
Tes kehamilan1,2
Hasil tes kehamilan dapat positif meskipun janin tidak berkembang.
Hal ini disebabkan plasenta telah berkembang dan menghasilkan hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (HCG). Hormon HCG ini kemudian akan berkurang sedikit demi sedikit.
Penanganan1,2
Kehamilan dengan janin tidak berkembang tidak bisa dipertahankan. Berikut cara menanganinya.
Menunggu
Beberapa Mommy memilih untuk menunggu janin keluar secara alami tanpa menggunakan obat atau prosedur lainnya.
Konsumsi obat
Mommy dapat mengonsumsi obat untuk merangsang pengeluaran embrio dari rahim.
Dilatasi dan kuretase
Pada beberapa kasus, prosedur dilatasi dan kuretase dilakukan untuk mengangkat jaringan plasenta dari rahim.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Apakah ada makanan yang menyebabkan janin tidak berkembang?
Tidak ada makanan yang secara langsung menyebabkan janin tidak berkembang.
Namun, selama kehamilan, Mommy sebaiknya menghindari beberapa makanan yang dapat membahayakan janin.3
- Makanan mentah, seperti daging mentah atau setengah matang
- Susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi
- Makanan tinggi vitamin A, seperti hati
- Beberapa jenis keju
Apakah perut tetap membesar walaupun janin tidak berkembang?
Janin tidak berkembang umumnya terjadi pada awal kehamilan sebelum terjadi pembesaran pada perut.
Penulis : apt. Novita. S.Farm., M.Farm – Tim Penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Tobah YB., 2019. Blighted ovum: What causes it?https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/expert-answers/blighted-ovum/faq-20057783 (diakses tanggal 28 Februari 2021)
- Tommy’s. Foods to avoid in pregnancy. https://www.tommys.org/pregnancy-information/im-pregnant/nutrition-in-pregnancy/foods-avoid-pregnancy (diakses tanggal 28 Februari 2021)

