Manfaat Kurma saat Menyusui
Kurma adalah buah khas Timur Tengah yang tak hanya lezat, namun juga kaya manfaat bagi kesehatan.
Kandungan kurma
Kandungan utama kurma adalah karbohidrat sederhana, yaitu sukrosa dan fruktosa.
Dalam sebutir kurma, 70% nya merupakan karbohidrat.
Selain karbohidrat, pada 100 gr kurma juga terkandung:
- 11,5% kebutuhan serat harian
- 2% kebutuhan protein harian
- 20% kebutuhan kalium harian
- 14% kebutuhan magnesium harian
- 18% kebutuhan tembaga harian
- 15% kebutuhan mangan harian
- 5% kebutuhan zat besi harian
- 12% kebutuhan vitamin B6 harian
Manfaat kurma bagi ibu menyusui
Berikut adalah manfaat kurma bagi ibu menyusui :
1. Mencegah anemia
Kurma mengandung folat. Folat sangat dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah, sehingga Mommy akan terhindar dari anemia.
2. Membantu mengecilkan rahim
Kurma mengandung komponen mirip hormon atau potuchsin yang mampu mengecilkan pembuluh darah rahim.
Kandungan ini membuat kurma berperan dalam mengurangi risiko perdarahan pascamelahirkan dan membantu mengecilkan ukuran rahim ke bentuk semula.
3. Melancarkan ASI
Kandungan pada kurma bisa merangsang percepatan kinerja hormon prolaktin, hormon yang dapat memaksimalkan produksi ASI.
4. Meningkatkan daya tahan tubuh
Kurma memiliki kandungan antioksidan polifenol, yakni chlorogenic acid dan caffeic acid, yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
5. Menjadi sumber energi
Semasa menyusui, Mommy membutuhkan lebih banyak asupan energi dibanding sebelumnya.
Kurma mengandung glukosa dan fosfor yang bermanfaat sebagai sumber energi yang baik.
6. Memperkuat kesehatan tulang
Tidak hanya mengandung kalsium, kurma juga mengandung fosfor dan magnesium.
Ketiganya berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang terutama setelah Mommy kehilangan cadangan kalsium setelah melahirkan.
7. Memperlancar pencernaan
Kurma mengandung serat tak larut yang dapat mempercepat pengosongan lambung dan memperlancar pencernaan.
8. Menjaga kesehatan jantung
Kurma mengandung banyak serat yang bisa mengendalikan kadar kolestrol jahat, serta mengandung kalium yang bisa menurunkan hipertensi.
9. Melindungi diri dari bakteri
Kurma kaya akan antioksidan bernama fenolik yang bermanfaat dalam membantu tubuh melawan bakteri penyebab penyakit.
10. Mencegah dehidrasi
Kurma memiliki banyak kandungan air. Bahkan, 100 gram kurma bisa mencukupi 21,3% kebutuhan cairan tubuh per hari.
Tips memilih kurma yang baik
Berikut beberapa hal yang harus Mommy perhatikan saat memilih kurma:
- Tampilan fisik. Pilih kurma yang sedikit basah, tidak terlalu lengket, dan tidak terlalu kering
- Warna. Kurma memiliki tiga warna, yaitu merah, cokelat, dan kuning. Kurma yang bagus, memiliki warna yang merata
- Ukuran. Pada umumnya, kurma berukuran 7,1 gram. Jika Mommy memilih kurma yang ukurannya lebih besar dari itu, kurangi jumlah butir kurma yang dikonsumsi
- Tekstur dan rasa. Kurma yang segar memiliki tekstur tidak mengerut dan tidak berpasir dengan manis yang wajar. Jika terlalu manis, waspadai telah dicampur dengan pemanis buatan
- Kemasan. Ketika membeli kurma, pastikan kemasannya masih tertutup rapat dan tanggal kedaluwarsanya
Contoh resep olahan kurma
Mommy dapat mengonsumsi kurma sebanyak 65 gram, atau maksimal lima butir kurma kering, per hari.
Mommy bisa mencoba berbagai kreasi resep olahan berbahan kurma berikut ini.
1. Selada buah saus kurma
Blender buah kurma bersama campuran cabai, garam, air matang, dan tepung maizena.
Setelah jadi, tuang saus kurma di atas potongan buah yang sudah Mommy siapkan.
2. Susu kurma
Rendam buah kurma dalam air panas selama 30 menit agar empuk.
Kemudian, blender bersama susu segar dan madu sampai halus. Saring dan sajikan.
4. Daging kurma masak pedas
Tumis daging bersama bawang bombai, cabai bubuk, bawang putih, ketumbar bubuk, jintan, cengkeh, dan air asam jawa.
Bila daging sudah setengah matang, tambahkan air dan masukkan kurma. Tunggu hingga bumbu meresap dan daging empuk.
5. Puding kurma
Campur kurma, gula, air, dan bubuk agar-agar. Blender hingga halus. Lalu, masak di atas kompor hingga kental.
Tuang ke loyang dan dinginkan. Puding kurma siap dinikmati.
Beda kurma dengan sari kurma
Sari kurma adalah salah satu minuman yang berbahan dasar ekstrak daging buah kurma.
Sari kurma mempunyai konsistensi yang kental dan rasa yang manis dengan tekstur yang cenderung kasar dan berserat.
Setiap merek memiliki kandungan tambahan yang berbeda, sehingga Mommy perlu memeriksa label kemasan untuk memastikan apakah kandungannya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Mommy.
Perhatikan bahwa rasa sari kurma lebih manis dari kurma, sehingga tidak disarankan bagi Mommy yang menderita diabetes.
Penulis : Dian Kusumawardani, Konselor Menyusui. Tim penulis Mommy 101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- NCBI. 2019. Date Palm (Phoenix dactylifera L.) Fruit as Potential Antioxidant and Antimicrobial Agents. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6394164/ (diakses pada 19 Juli 2021)
- NCBI. 2021. Folid Acid. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK554487/ (diakses pada 19 Juli 2021)
- Jurnal Ilmu Kesehatan. 2106. Pengaruh Konsumsi Kurma Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin. https://ejurnaladhkdr.com/index.php/jik/article/view/119/100Â (diakses pada 19 Juli 2021)
- Arie Nurani. 2013. 7 Jurus Sukses Menyusui. Jakarta: Kompas Gramedia.
- Erwin, Lily T. 2013. 25 Resep Kreatif Olahan Kurma. Jakarta: Kompas Gramedia.
- Muaris. Hida. 2009. Hidangan Sehat untuk Ibu Menyusui. Jakarta : Gramedia.

