Pantangan Pascaoperasi Caesar
Aktivitas fisik
Menghindari aktivitas-aktivitas fisik berikut dapat membantu Mommy pulih dengan lebih cepat.
- Mengangkat beban yang lebih berat daripada bayi Mommy
- Menggunakan tampon atau vaginal douche sampai dokter memberikan izin
- Berendam dengan air hangat
- Berhubungan intim hingga dokter mengizinkan
- Melakukan olahraga berat atau yang berfokus pada otot-otot inti
- Naik turun tangga berulang kali
- Mandi hingga jahitan sembuh dan tidak ada lagi perdarahan
- Melakukan pekerjaan rumah tangga. Mintalah bantuan orang lain
- Bersin, batuk, atau tertawa keras karena akan membuat jahitan Mommy terasa sakit
Pola makan
Merawat tubuh pascaoperasi caesar berarti memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Hindari hal-hal berikut.
- Memulai program diet. Konsultasikan dengan dokter kapan Mommy boleh menurunkan berat badan
- Makanan pedas karena dapat mengakibatkan gangguan lambung
- Minuman berkarbonat karena memicu produksi gas berlebih
- Brokoli, kol, bunga kol, kacang polong, acar, dan bawang bombai sebaiknya dihindari selama 40 hari karena mengandung gas tinggi
- Gorengan atau kacang-kacangan yang dapat memicu batuk
- Makanan berkadar gula tinggi yang dapat menghambat proses penyembuhan luka
- Minuman berkafein yang dapat memicu keinginan buang air kecil terus-menerus
- Makanan rendah serat yang dapat mengakibatkan konstipasi
Perawatan jahitan
Setelah menjalani operasi caesar, dokter dan perawat akan memberikan panduan cara merawat luka jahitan caesar, termasuk menghindari hal-hal berikut.
- Menggunakan produk pembersih yang dapat memperlambat pemulihan luka
- Mengenakan pakaian ketat yang dapat membuat luka jahitan tergesek
- Menggaruk luka saat gatal
- Membiarkan luka jahitan basah atau lembab yang dapat memicu infeksi
Kesehatan emosional
Mommy perlu memperhatikan kesehatan emosional pascapersalinan, terutama setelah menjalani operasi caesar. Berikut hal-hal yang perlu dihindari.
- Menyesali diri akibat tidak bisa melahirkan secara normal
- Jangan terlalu memikirkan jahitan operasi, bahkan jangan dilihat, biarkan suami Mommy yang memeriksanya
- Jangan memikirkan bentuk tubuh Mommy
- Membanding-bandingkan dengan Mommy lain yang melahirkan secara normal
Tanda bahaya
Segera berkonsultasi dengan dokter apabila Mommy mendapati tanda-tanda berikut.
- Merasa stres, kesedihan, ketidakberdayaan
- Luka membengkak, memerah, dan mengeluarkan bau tidak sedap
- Demam
- Kesulitan bernapas
- Sakit parah di area perut
- Perdarahan hebat
- Luka jahitan terbuka
- Pusing dan muntah-muntah
- Kesulitan BAK dan BAB
- Sakit atau memar pada paha, pinggang, lutut yang dapat menandakan pembekuan darah
Merawat diri pascaoperasi caesar sama pentingnya dengan merawat bayi. Beristirahatlah yang cukup dan segera berkonsultasi dengan dokter apabila ada yang mommy khawatirkan.
Ditulis oleh : Ratri Medya – Tim Penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- The Do’s and Don’ts of Healing from a C-Section 2018. https://intermountainhealthcare.org/blogs/topics/intermountain-moms/2018/03/the-dos-and-donts-of-healing-from-a-csection/ (diakses pada 9 April 2021)
- Cesaeran After Care. 2019. https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/labor-and-birth/cesarean-aftercare-682/ (diakses pada 9 April 2021)

