Suhu Bayi Baru Lahir
Suhu normal bayi
Tanda-tanda jika suhu bayi termasuk normal. Ketahui juga cara mengukurnya.
Suhu normal rata-rata
Untuk bayi yang baru lahir, suhu normal rata-rata biasanya di kisaran 36 sampai 37 derajat Celcius.
Suhu tinggi
Kalau setelah pemeriksaan dengan dua jarak terpisah dan menghasilkan pembacaan suhu sampai 38 derajat Celcius, maka bayi memang mengalami demam. Segera periksakan ke dokter.
Pengaruh lingkungan
1. Cek lingkungan dan pakaian
Jika setelah Mommy cek, kondisi suhu tubuh bayi sedikit lebih tinggi dari kisaran normal, periksa lagi apakah ini karena kondisi rumah yang panas atau bayi gerah akibat pakaian. Cek ulang suhu tubuh bayi setelah 30-45 menit.
2. Suhu ruangan yang sesuai
Suhu ruangan untuk bayi disetel dalam kondisi tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Ruangan dengan suhu 16-20 derajat celcius, dengan lampu kamar yang cahayanya tidak terlalu silau dan tempat tidur nyaman sangat baik untuk bayi beristirahat.
Cara mengukur suhu tubuh bayi
Termometer digital
Gunakan thermometer digital untuk mengukur suhu tubuh bayi. Termometer merkuri tidak disarankan untuk mengukur suhu bayi.
Termometer rektal
Posisikan bayi menjadi tengkurap. Lalu satu tangan menenangkan tubuh bayi agar tidak banyak bergerak, dan satu tangan lainnya memasukkan termometer rektal ke dalam anus bayi secara perlahan. Tunggu sampai ada bunyi. Setelah selesai, cuci termometer rektal dan keringkan agar tidak ditempeli bakteri.
Termometer arteri
Letakkan sensor termometer di tengah dahi. Kemudian tekan dan tahan tombol pindai. Gerakkan termometer secara horizontal menuju bagian atas telinga bayi, dengan posisi menyentuh kulit secara perlahan. Lepaskan tombol pindai dan baca skala termometernya.
Kapan harus ke dokter
Jika Mommy telah melakukan pemeriksaan mandiri dan masih menemukan kejanggalan pada tubuh bayi, segera periksakan ke dokter.
1. Suhu bayi terlalu tinggi
Jika dalam jangka waktu dua kali pengukuran dengan jarak waktu tertentu masih tinggi (di atas 38 derajat Celcius).
2. Bayi sulit bernapas
Apabila napas bayi terlihat sulit lalu terdengar suara mendengus dan lubang hidung terus mengembang, bisa jadi ada masalah pernapasan. Atau frekuensi bernapas yang meningkat drastis misalnya 60 kali per menit.
3. Warna kulit bayi tidak normal
Kalau kulit bayi berubah kebiruan di sekitar area mulut dan warna kulit jadi kekuningan, bisa saja ada masalah yang tidak normal.
Selalu lakukan pemeriksaan mandiri berkala pada bayi untuk mengetahui jika ada masalah pada tubuh bayi.
Ditulis oleh : Reffi Dhinar – Tim Penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Greene, James. 2019. Taking care of your baby in the first few weeks. https://wa.kaiserpermanente.org/healthAndWellness/index.jhtml?item=%2Fcommon%2FhealthAndWellness%2Fpregnancy%2Fnewborn%2FnewbornCare.html (Diakses pada 12 April 2021)
- John Hopkins Medicine. Measuring a Baby’s Temperature. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/measuring-a-babys-temperature (Diakses pada 12 April 2021)
- The Lullaby Trust. The Safest Temperature For Babies. https://www.lullabytrust.org.uk/safer-sleep-advice/baby-room-temperature/ (Diakses pada 12 April 2021)
- Mayo Clinic. Sick baby? When to seek medical attention. 2019. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20047793#:~:text=If%20your%20baby%20is%20younger,C)%2C%20contact%20the%20doctor. (Diakses pada 12 April 2021)

