Kontrasepsi

Tubektomi

Tubektomi atau KB steril adalah kontrasepsi permanen untuk wanita. Yuk, pahami pengertian, persiapan, prosedur, efek samping, dan biayanya.

Pengertian

Tubektomi adalah sebuah metode kontrasepsi pada wanita yang dilakukan melalui operasi kecil untuk memotong atau mengikat tuba falopi. 

Tubektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan bersifat permanen. Meskipun mungkin bisa dibuka kembali, prosesnya sulit dan tingkat keberhasilannya kecil.

Terdapat dua jenis tubektomi.

  • Ligasi tuba, yaitu dokter akan menyumbat atau mengambil secuil tuba falopi
  • Salpingektomi bilateral, yaitu dokter akan mengangkat seluruh tuba falopi

Cara kerja

Tuba falopi adalah bagian dari sistem reproduksi wanita yang membawa sel telur dari ovarium ke rahim setiap bulannya. Sperma akan berenang melewati tuba falopi untuk bertemu dengan sel telur.

Jika tuba falopi ditutup, sel telur dan sperma tidak akan bisa bersatu, sehingga tidak akan terjadi kehamilan.

Mommy masih akan mengalami menstruasi pascatubektomi. Siklus menstruasi pun tidak akan berubah karena tubektomi tidak memengaruhi hormon tubuh. 

Persiapan

Sebagai persiapan sebelum menjalani tubektomi, ada beberapa hal yang perlu Mommy perhatikan.

  • Beri tahu dokter obat apa saja yang sedang Mommy minum, termasuk suplemen herbal dan obat-obatan yang dijual bebas
  • Mommy harus berhenti minum aspirin atau obat pengencer darah lainnya. Obat-obatan tersebut dapat meningkatkan risiko perdarahan
  • Beri tahu dokter jika Mommy atau anggota keluarga pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat bius
  • Mommy mungkin akan diminta melakukan tes kehamilan untuk memastikan tidak sedang hamil
  • Umumnya, Mommy akan diminta berpuasa selama 8 jam sebelum operasi

Prosedur

Tubektomi dapat dilakukan segera setelah operasi caesar dan beberapa jam atau beberapa hari setelah persalinan normal.

Ada beberapa teknik berbeda untuk melakukan tubektomi.

1. Laparoskopi

Laparoskopi merupakan prosedur tubektomi yang paling umum. Prosedur ini membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit. Berikut tahapannya.

  • Pemberian anestesi, umumnya bius total
  • Dokter membuat 1 – 2 sayatan kecil di dekat pusar
  • Gas dipompa ke dalam perut Mommy melalui selang yang dimasukkan lewat sayatan tersebut. Tujuannya untuk membantu memisahkan organ agar dokter lebih leluasa melakukan operasi
  • Laparoskop dimasukkan lewat sayatan lain untuk menemukan tuba falopi
  • Dokter menyumbat, memotong, atau mengambil seluruh tuba falopi
  • Setelah selesai, bekas sayatan akan dijahit

2. Minilaparotomi

Prosedur minilaparotomi melibatkan beberapa langkah berikut ini.

  • Pemberian anestesi. Umumnya anestesi lokal untuk membuat tubuh bagian bawah mati rasa
  • Sayatan kecil akan dibuat di sekitar pusar 
  • Tuba falopi akan ditarik keluar dengan lembut, kemudian disumbat dengan klip, klem, atau ring, atau diambil seluruhnya
  • Bekas sayatan akan dijahit

Pemulihan

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pemulihan pascatubektomi.

Beraktivitas

Mommy sebaiknya beristirahat selama seminggu atau lebih. Selama itu, pastikan untuk tidak mengangkat benda berat.

Berhubungan seks

Tanyakan pada dokter berapa lama Mommy harus menunggu untuk bisa berhubungan seks. Biasanya perlu waktu sekitar seminggu atau bahkan 4 minggu jika tubektomi dilakukan segera setelah melahirkan.

Pastikan Mommy merasa nyaman sebelum mulai berhubungan seks lagi.

Efek samping

Mommy mungkin akan mengalami beberapa keluhan berikut setelah menjalani tubektomi.

  • Sakit perut, kram
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Rasa tidak nyaman di bekas luka
  • Nyeri bahu yang disebabkan oleh gas yang dipompa ke perut

Tanda bahaya

Hubungi dokter segera jika Mommy mengalami salah satu keluhan berikut.

  • Demam
  • Bekas sayatan mengalami perdarahan
  • Sakit perut parah yang tidak kunjung berhenti
  • Pingsan

Biaya

Kisaran biaya tubektomi bervariasi bergantung pada kelas atau lokasi rumah sakit. Umumnya, dapat mencapai belasan juta rupiah. 

Penulis : Muna Fitria – Tim penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber

Sumber

  1. Tubal Sterilization (Tubal Ligation). 2020. https://familydoctor.org/tubal-sterilization/ (diakses pada 16 Maret 2021)
  2. Sterilization. https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/sterilization (diakses pada 16 Maret 2021)
  3. Tubal Ligation. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/tubal-ligation (diakses pada 16 Maret 2021)
  4. Tubal Ligation. 2021. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/tubal-ligation/about/pac-20388360 (diakses pada 16 Maret 2021)

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa