Menggendong Bayi Hadap Depan
Usia bayi bisa digendong hadap depan
Bayi dapat digendong menghadap ke depan saat sudah bisa menegakkan kepalanya hingga 90 derajat atau lebih atau umumnya pada usia 4-6 bulan.
Risiko menggendong hadap depan
Meski boleh dilakukan, terdapat beberapa risiko gendong bayi menghadap depan yang perlu diperhatikan, yaitu:
Tulang belakang melengkung
Gendong menghadap depan tidak mendukung tulang belakang bayi yang belum terlalu kuat sehingga posisi bayi cenderung ke depan dan membungkuk bahkan berisiko cedera.
Overstimulasi
Terlalu banyak menerima rangsangan dari yang dilihat di sekitarny dapat membuat bayi mudah lelah, daya tahan tubuhnya menurun, dan rewel.
Sesak napas
Posisi kepala bayi yang jatuh ke depan berpotensi menyebabkan saluran pernapasannya tertekuk dan tidak bisa bernapas dengan leluasa.
Tips memilih gendongan hadap depan
Berikut adalah tips untuk memilih gendongan hadap depan yang nyaman:
- Pilih bahan yang menyerap keringat, nyaman, dan mudah dibersihkan
- Pastikan ukuran gendongan sesuai dengan berat badan bayi
- Pilih gendongan yang tidak mudah longgar dan rentan membuat bayi terjatuhÂ
- Mommy dapat menyewa terlebih dahulu berbagai merek gendongan untuk menentukan gendongan mana yang paling nyaman bagi Mommy dan bayi
- Pastikan dudukan pada gendongan nyaman dan ergonomis, atau mendukung posisi M-shape
Sebelum membeli gendongan bayi, pastikan kualitas, keamanan dan kenyamanan gendongan yang Mommy pilih. Gendongan hadap depan yang kurang baik atau tidak nyaman dapat berisiko bagi bayi.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Bolehkah bayi umur 3 bulan digendong duduk?
Bagi bayi berumur 3 bulan direkomendasikan untuk digendong dengan posisi tangan penggendong menumpu kepala dan leher, serta badan bayi.
Meskipun begitu, bayi berumur 3 bulan boleh digendong duduk asalkan bayi sudah mulai mengangkat kepala dengan tegak dan Mommy harus tetap menjaga posisi kepala dan leher bayi.
Bagaimana cara menggendong bayi sesuai usia?
Bayi baru lahir, bayi prematur, atau bayi yang memiliki masalah pernapasan tidak boleh ditempatkan di gendongan belakang atau gendongan jenis soft structured carrier dan hip carrier, karena dapat mempersulit bayi untuk bernapas.
Sebaiknya, bayi menggunakan gendongan samping atau sling dan pastikan posisi muka bayi menghadap ke atas serta hidung dan mulutnya tidak tertutup gendongan.
Usia 3-4 bulan, bayi mulai bisa mengangkat kepalanya, walaupun belum stabil, sehingga bayi masih perlu dibantu untuk menopang kepalanya. Pada usia ini, Mommy dapat menggunakan gendongan baby wrap atau sling.
Usia 5 bulan ke atas, bayi sudah dapat menopang kepalanya sendiri sehingga orang tua dapat menggendong dengan posisi menyandarkan badan bayi ke badan orang tua. Gendongan yang dapat digunakan adalah jenis Soft Structured Carrier atau hip carrier.
Ditulis oleh Dini Ramdhaniar — Tim Penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- NCT. Which baby carrier or sling is best for me?. https://www.nct.org.uk/baby-toddler/slings-and-swaddling/which-baby-carrier-or-sling-best-for-me (Diakses tanggal 31 Agustus 2021)
- NCT. Everything you need to know about slings and carriers. https://www.nct.org.uk/baby-toddler/slings-and-swaddling/everything-you-need-know-about-slings-and-carriers (Diakses tanggal 31 Agustus 2021)
- Raising Children. 2021. Baby carriers, slings and backpacks: safety guide. https://raisingchildren.net.au/newborns/safety/equipment-furniture/baby-carrier-sling-safety (Diakses tanggal 31 Agustus 2021)
- CFAH. 2021.What Is Babywearing: Benefits, Safety Tips, and How-To. https://cfah.org/what-is-babywearing/  (Diakses tanggal 31 Agustus 2021)

