Porsi Makan Bayi
Ukuran porsi makan bayi yang tepat
Makanan adalah asupan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal.
Berikan porsi makan bayi serta nutrisi yang dibutuhkannya sesuai usia.
Tabel porsi makan bayi dan frekuensi
Berikut adalah tabel porsi dan frekuensi makan yang disarankan.
Petunjuk pemberian susu usia 0-6 bulan
| Usia (bulan) | Jumlah susu sekali pemberian | Frekuensi pemberian ASI atau susu formula selama 24 jam | Jumlah susu maksimal dalam 24 jam |
| 1 | 60-90 ml | 6-8 kali | 600 ml |
| 2 | 120-150 ml | 6-7 kali | 850 ml |
| 3-6 | 150-210 ml | 4-6 kali | 1000 ml |
Petunjuk pemberian makan usia 4-8 bulan
| Item | 6 bulan | 7 bulan | 8 bulan |
| ASI atau susu formula | 4-5 kali atau 210-240 ml per pemberian | 3-4 kali atau 210-240 ml per pemberian | 3-4 kali atau 210-240 ml per pemberian |
| Sereal bayi atau beras yang diperkaya zat besi | 3 sampai 5 sdm sereal dicampur ASI, 2-3 kali sehari | 3 sampai 5 sdm sereal dicampur ASI, 2-3 kali sehari | 5-8 sdm sereal dicampur ASI, 3 kali sehari |
| Buah | 1 sampai 2 sdm, 1 sampai 2 kali sehari | 2 sampai 3 sdm, 2 kali sehari | 2 sampai 3 sdm. 2-3 kali sehari |
| Sayur | 1 sampai 2 sdm. Bersih, tanpa penambah rasa. 1-2 kali sehari. | 2 sampai 3 sdm. Bersih, tanpa penambah rasa. 2 kali sehari. | 2 sampai 3 sdm. Bersih, tanpa penambah rasa. 2-3 kali sehari. |
| Daging dan makanan sumber protein | 1 sampai 2 sdm. Bersih, tanpa penambah rasa. 2 kali sehari. | 1 sampai 2 sdm. Bersih, tanpa penambah rasa. 2 kali sehari. | 1 sampai 2 sdm daging puree atau tumbuk. 2 kali sehari. |
| Camilan | Biskuit bayi, roti panggang, crackers | Biskuit bayi, roti panggang, yoghurt tawar | Biskuit bayi, roti panggang dengan keju, yoghurt tawar |
| Perkembangan | Buat makanan sereal pertama sangat cair dan kentalkan perlahan. | Mulailah dari porsi kecil dan menggunakan cangkir. | Porsi makanan padat meningkat, asupan ASI/susu formula berkurang. |
Petunjuk pemberian makan usia 9-12 bulan
| Item | 9 bulan | 10 -12 bulan |
| ASI atau susu formula | 3-4 kali atau 210-240 per pemberian | 3-4 kali atau 210-240 ml per pemberian |
| Sereal bayi yang diperkaya zat besi | 5 sampai 8 sdm sereal dicampur ASI | 5 sampai 8 sdm sereal dicampur ASI |
| Buah | 2 sampai 4 sdm. Disaring atau dihaluskan, 2 kali sehari | 2 sampai 4 sdm. Disaring atau dihaluskan, 2 kali sehari |
| Sayuran | 2 sampai 4 sdm. Haluskan sampai lembut atau potong seukuran jari, 2 kali sehari | 2 sampai 4 sdm. Haluskan sampai lembut atau potong seukuran jari, 2 kali sehari |
| Daging dan makanan sumber protein | 2 sampai 3 sdm. Daging empuk dicincang, 2 kali sehari | 2 sampai 3 sdm. Daging empuk dicincang, ikan tanpa duri, keju lembut, 2 kali sehari |
| Tepung-tepungan | 1/4-1/2 cangkir kentang tumbuk, makaroni, spageti, roti, 2 kali sehari | Oat yang sudah dihaluskan 1/4-1/2 cangkir |
| Camilan | Biskuit bayi, aneka camilan, roti panggang, kerupuk, yoghurt tawar, kacang hijau matang | Biskuit bayi, aneka camilan, roti panggang, crackers, yoghurt tawar, kacang hijau matang, es krim, puding, sereal kering |
| Perkembangan | Pastikan nutrisi lengkap dan bervariasi | Menu bayi mulai mengikuti menu keluarga yang dicincang kasar atau dipotong kecil-kecil. Bayi juga dapat mulai belajar makan sendiri dengan sendok dan cangkir |
Nutrisi untuk bayi
1. ASI
ASI mengandung zat-zat yang dibutuhkan bayi untuk perkembangan organ dan pertumbuhannya.
Selama 6 bulan pertama, bayi cukup diberi ASI.
2. Sumber energi
Bayi membutuhkan sumber energi yang berasal dari kalori untuk menjaga suhu tubuh dan bahan bakar energi.
Makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak adalah sumber energi yang penting.
3. Sumber serat
Serat sangat penting dalam proses mencerna dan menyerap nutrisi makanan.
Sumber serat untuk bayi bisa didapatkan dari sereal gandum, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.
4. Sumber protein
Protein berfungsi sebagai antibodi sehingga bayi tidak mudah terserang penyakit, baik dari virus maupun bakteri.
Sumber makanan kaya protein selain ASI dan susu formula adalah ikan, daging, dan sayuran.
5. Sumber vitamin
Vitamin dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sel darah dan organ bayi.
Vitamin bisa didapat dari dari susu dan buah-buahan.
6. Sumber mineral
Mineral penting untuk perkembangan organ dan imunitas bayi.
Contohnya, zat besi yang penting untuk mencegah anemia dan menjaga kadar hemoglobin dalam darah serta omega 3 yang penting untuk perkembangan otak.
Zat besi bisa didapat dari bayam, hati, kacang-kacangan, dan daging merah. Omega 3 didapatkan dari salmon, ikan teri, sarden, dan biji chia.
Untuk itu, berikan porsi makan bayi sesuai jenjang usianya untuk tumbuh kembang yang optimal.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Berapa sendok bayi pertama kali makan?
Saat pertama kali memperkenalkan makanan padat, berikan bayi 1-2 sendok teh lalu tingkatkan secara bertahap mengikuti selera bayi.
Bolehkah bayi 6 bulan makan 3 kali sehari?
Boleh.
Mommy dapat memberikan 1x porsi makan saat pertama kali memberi MPASI.
Kemudian tingkatkan 2-3 kali per hari secara bertahap mengikuti kemauan bayi.
Ingat, MPASI tetap perlu diselingi dengan pemberian ASI atau susu formula.
Berapa sendok makan porsi makan bayi 8 bulan?
Pada usia 8 bulan, Mommy bisa memberikan MPASI sebanyak 4-8 sendok teh atau 1/4 sampai 1/2 cangkir dalam frekuensi 3 kali makan per hari.
Ditulis oleh : Reffi Dhinar – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- WHO. Guiding Principlles For Complementary Feeding of The Breastfed Child. https://www.who.int/nutrition/publications/guiding_principles_compfeeding_breastfed.pdf 9 diakses tanggal 20 Juni 2021)

