Benjolan di Kepala Bayi
Apa penyebab benjolan di kepala bayi?
Benjolan di kepala bayi dapat disebabkan oeh beberapa hal, mulai dari gigitan serangga, cedera, hingga bawaan lahir. Simak penjelasan lengkapnya.
1. Gigitan serangga
Gigitan serangga merupakan penyebab paling umum terjadinya benjolan di kulit kepala bayi. Biasanya akibat gigitan nyamuk atau serangga lainnya.
Gejala. Benjolan yang lebih besar dan menyakitkan dapat terjadi jika bayi disengat oleh lebah.
2. Pembengkakan kelenjar getah bening
Kelenjar limfa yang membengkak juga menjadi salah satu penyebab benjolan yang paling umum.
Gejala. Sering kali, benjolan ditemukan di belakang telinga bayi, leher, atau selangkangan.
Penyebab. Infeksi bakteri atau virus merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening.
3. Cedera
Tidak hanya di kepala, benjolan akibat cedera atau benturan dapat muncul di bagian tubuh manapun.
Benturan pada kepala terutama sering terjadi pada bayi, apalagi ketika ia mulai aktif bergerak. Benturan tersebut dapat menyebabkan hematoma di kulit kepala, yang terlihat seperti benjolan.
Waspada. Benturan ringan mungkin tidak berbahaya. Namun, jika menyebabkan perdarahan atau bayi menjadi muntah, kebingungan, mengantuk berlebih, dan sangat rewel, segeralah berkonsultasi ke dokter.
4. Caput succedaneum2
Caput succedaneum merupakan pembengkakan pada kepala bayi yang baru dilahirkan melalui persalinan per vagina.
Penyebab. Kondisi ini sangat umum terjadi pada bayi baru lahir akibat tekanan pada kepala saat melewati jalan lahir.
Kondisi. Caput succedaneum tidak berbahaya karena pembengkakan hanya terjadi pada kulit kepala, dan bukan pertanda cedera pada tengkorak atau otak bayi.
Kapan hilang. Kondisi dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari tanpa membutuhkan perawatan khusus.
5. Bisul
Bisul merupakan abses kulit yang tampak sebagai benjolan merah dan sangat menyakitkan.
6. Kista dermoid3
Kista dermoid merupakan kondisi ketika terdapat kumpulan jaringan di bawah kulit. Mungkin berisi folikel rambut, minyak, dan kelenjar keringat.
Kapan muncul. Kista dermoid dapat muncul saat lahir atau segera setelah lahir. Hal ini disebabkan karena, selama tahap perkembangan bayi di dalam rahim, lapisan kulit tidak tumbuh bersamaan seperti seharusnya.
Area tubuh. Selain di kepala, kista ini juga dapat ditemukan di leher, wajah, sekitar mata, atau bagian tubuh yang lain.
7. Higroma kistik4
Higroma kistik merupakan kumpulan kantong yang berisi cairan. Higroma kistik dikenal sebagai kista yang disebabkan oleh kondisi abnormalitas sistem limfatik selama bayi dalam kandungan.
Area tubuh. Higroma kistik dapat muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk di kepala bayi. Namun, umumnya ditemukan pada leher dan ketiak.
Gejala. Higroma kistik tampak sebagai benjolan lunak dan menimbulkan rasa sakit.
Bagaimana menangani dan mengobati benjolan?1,2,3,4
Tak perlu khawatir apabila bayi Mommy mengalami benjolan. Cobalah beberapa cara berikut.
1. Kompres dingin
Kompres. Mommy dapat menggunakan ice pack atau handuk yang dibasahi air dingin dan diperas. Letakkan ice pack atau handuk pada benjolan selama 20 menit. Kemudian ulangi kembali setelah beberapa saat.
Manfaat. Kompres dingin dapat membantu mengurangi bengkak.
2. Menggunakan krim
Manfaat. Krim kortikosteroid dapat digunakan untuk menghilangkan gatal dan bengkak.
3. Menggunakan obat alergi
Manfaat. Apabila gatal sangat mengganggu atau benjolan disertai bengkak, Mommy dapat memberikan obat antialergi dalam bentuk sediaan oral.
4. Pengangkatan benjolan
Benjolan yang diakibatkan oleh kista, seperti kista dermoid dan higroma kistik, memerlukan perawatan dengan operasi untuk mengangkat kista.
Kapan harus ke dokter?1
Beberapa benjolan yang tidak diketahui pemicunya dapat menjadi pertanda adanya penyakit atau masalah lain.
Perawatan benjolan bergantung pada gejala, usia, dan kondisi kesehatan bayi.
- Kemerahan di area sekitar benjolan dan disertai demam
- Selangkangan bayi bengkak dan nyeri
- Benjolan pada kulit kepala bayi usia kurang dari 12 bulan. Tidak termasuk benjolan normal yang berada di belakang tulang tengkorak
- Bayi Mommy terlihat sangat kesakitan
- Benjolan menjadi besar, sekitar 2,5 cm
- Benjolan yang menetap selama 7 hari
Apabila benjolan tidak juga hilang setelah perawatan di rumah, konsultasikan pada dokter untuk memutuskan pengobatan yang terbaik.
Ditulis oleh : apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm — Tim Penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber tepercaya.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Berapa lama benjolan di kepala bayi hilang?
Lama penyembuhan benjolan bergantung pada penyebabnya. Misalnya, jika benjolan pada kepala bayi disebabkan oleh gigitan serangga, kebanyakan akan terasa gatal atau nyeri selama 1 sampai 2 hari.
Selanjutnya, pembengkakan akan memuncak dalam 2 hari, dan dapat menetap selama 1 minggu.
Apabila benjolan menjadi semakin besar atau tidak menghilang dalam 7 hari, sebaiknya dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
Apakah benjolan di kepala bayi bisa hilang?
Bisa, benjolan akibat gigitan serangga atau cedera ringan dapat hilang dengan sendirinya.
Begitu juga benjolan kepala akibat persalinan melalui vagina, yaitu caput succedaneum. Kondisi ini wajar terjadi dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari tanpa memerlukan pengobatan atau perawatan khusus.
Kenapa di belakang kepala bayi ada benjolan kecil?
Benjolan di belakang kepala bayi merupakan hal yang wajar. Benjolan ini disebut juga sebagai external occipital protuberance, yaitu bagian tulang tengkorak yang menonjol dan terasa keras.
Kondisi ini tidak disebabkan oleh cedera apa pun. Jadi, Mommy tidak perlu khawatir jika menemukan benjolan tersebut, kecuali jika benjolan dipicu oleh benturan atau hal lainnya.
Sumber
- Seattle Children’s. Skin Lump. https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/skin-lump/ (diakses tanggal 4 Juni 2021)
- Birth Injury Help Center. Caput Succedaneum. https://www.birthinjuryhelpcenter.org/caput-succedaneum.html (diakses tanggal 4 Juni 2021)
- Standford Children’s Health. Dermoid Cyst in Children. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=dermoid-cyst-90-P02032 (diakses tanggal 4 Juni 2021)
- Cystic hygroma. https://www.gosh.nhs.uk/conditions-and-treatments/conditions-we-treat/cystic-hygroma/ (diakses tanggal 4 Juni 2021)

