Membuat Bubur Bayi
Cara membuat bubur untuk MPASI
Berikut ini adalah cara membuat bubur nasi dan bubur susu untuk MPASI
1. Bubur nasi
Berikut adalah angkah- langkah untuk membuat bubur nasi untuk MPASI:
- Siapkan beras atau nasi yang akan dijadikan bubur.
- Campur beras atau nasi dengan air atau air kaldu, lalu masak hingga mendapatkan kekentalan yang diinginkan.
- Olah lauk pelengkap dan sayuran untuk tambahan menu. Sayuran harus dikukus lalu dilumatkan (bisa dengan blender). Lauk harus bebas duri dan juga lunak.
- Tambahkan lauk dan sayuran pada bubur nasi.
- Saring makanan dengan saringan kawat.
- Bubur siap disajikan
2. Bubur susu
Berikut adalah angkah- langkah untuk membuat bubur susu untuk MPASI:
- Siapkan oats, atau sumber karbohidrat lain seperti ubi.
- Campur oats dengan air sampai tidak ada yang menggumpal.
- Masak oats hingga mendapatkan kekentalan yang diinginkan.
- Matikan api, diamkan bubur hingga hangat. Oatmeal dapat ditambahkan dengan bahan lain, misalnya apel kukus.
- Setelah hangat, tambahkan ASIP atau susu formula bersuhu ruang secukupnya.
- Aduk hingga rata, siap disajikan.
Tips membuat bubur
Agar bubur berhasil dan rasanya enak, berikut adalah tips yang dapat Mommy coba:
- Persiapkan alat. Siapkan perlengkapan membuat bubur, seperti blender, slow cooker, dan panci.
- Jangan memasak makanan terlalu lama. Bahan makanan tidak perlu direbus terlalu lama, bisa menjadi overcook dan nutrisi pun berkurang.
- Gunakan penyedap alami. Mommy bisa menggunakan bawang putih, bawang merah, kemiri, dan bumbu dapur lainnya agar rasa bubur lebih sedap.
- Olah lauk sampai matang. Lauk yang dicampur untuk bubur bayi, seperti telur dan ikan, harus diolah sampai benar-benar matang.
Tips menyimpan bubur bayi
Agar bubur bayi awet dan dapat dimakan kemudian, berikut adalah tips penyimpanannya:
- Simpan di wadah tertutup. Bubur dapat bertahan maksimal 3 hari dalam lemari es bila disimpan di wadah yang tertutup rapat. Jika Mommy ingin menyimpan dalam waktu yang lebih lama, masukkan ke dalam freezer.
- Beri tanggal penyimpanan. Sebelum menyimpan di lemari es, Mommy perlu menuliskan tanggal dan jam pembuatan bubur pada wadah agar stok bubur dapat terkontrol dengan baik.
- Tidak menyimpan di suhu ruang. Bubur bisa cepat terkontaminasi bakteri jika terlalu lama didiamkan di suhu ruang.
- Hindari memasak ASIP atau susu formula. Tambahkan ASIP atau sufor setelah bubur hangat.
Contoh menu bubur
Berikut ini adalah beberapa contoh menu bubur bayi yang dapat Mommy coba:
1. Menu bubur hati ayam
Berikut adalah bahan dan cara membuat bubur hati ayam:
Bahan:
- 3 sdm Nasi
- 1 potong Hati ayam
- 15 gr Brokoli
- 10 gr Edamame
- 1 siung Bawang putih
Cara membuat:
- Olah nasi hingga menjadi bubur
- Kukus brokoli dan edamame hingga teksturnya empuk
- Iris hati ayam kecil-kecil, tumis dengan bawang putih
- Masukkan brokoli, edamame, dan hati ayam ke dalam blender, lumatkan
- Masukkan adonan yang telah diblender ke dalam bubur nasi
- Saring dengan saringan kawat, lalu sajikan
2. Bubur ubi dengan susu
Berikut adalah bahan dan cara membuat bubur ubi dengan susu:
Bahan:
- 50 gr Ubi kuning
- 150 ml ASI atau susu formula
Cara membuat:
- Kupas ubi kuning, cuci, dan iris kecil-kecil, lalu kukus
- Setelah matang, angkat ubi, kemudian saring
- Diamkan hingga hangat dan campurkan ASI atau susu formula
- Aduk hingga merata, lalu sajikan selagi hangat
Ditulis oleh : Reffi Dhinar – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Healthychildren. 2016. Oatmeal: The Safer Alternative for Infants & Children Who Need Thicker Food. https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/abdominal/Pages/Oatmeal-The-Safer-Alternative-Need-Thicker-Food.aspx
(diakses tanggal 24 Juni 2021) - Holle. Organic Rolled Oats Porridge. https://gb.holle.ch/en_GB/organic-rolled-oats-porridge-3 (diakses tanggal 24 Juni 2021)
- Project Concern International. 2016. The Power of Porridge: Fighting Malnutrition With Local Ingredients. https://www.pciglobal.org/power-porridge-liberia/ (diakses tanggal 24 Juni 2021)

