Mengatasi BAB Berdarah pada Bayi
Penyebab
BAB berdarah pada bayi dapat disebabkan oleh hal berikut:
Fisura ani atau robekan kecil pada anus akibat mengejan
Hal disebabkan oleh feses yang besar atau keras.
Wasir
Wasir atau hemoroid merupakan pembengkakan pada vena akibat sembelit atau susah BAB. Saat bayi BAB, wasir dapat terluka dan berdarah.
Luka pada puting payudara
Puting payudara yang terluka membuat darah terminum bersama ASI Sehingga feses bayi akan disertai bintik-bintik merah tua. Kondisi ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan.
Infeksi bakteri
Infeksi kulit akibat bakteri di sekitar anus dapat menyebabkan BAB berdarah pada bayi. Selain itu, BAB berdarah yang disertai diare biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Shigella, Salmonella, E. Coli, atau Campylobacter.
Alergi susu sapi
Alergi susu sapi biasa terjadi dalam 2 bulan pertama dan dapat menyebabkan BAB cair, berlendir, disertai darah.
Makanan
Tinja yang berwarna merah dapat juga disebabkan oleh makanan dan obat-obatan, seperti buah naga, bit, dan tomat.
Cara mengatasi
Berikut cara mengatasi BAB berdarah pada bayi sesuai dengan penyebabnya:
- Krim atau salep. Gunakan untuk mengobati hemoroid dan fisura ani
- Antibiotik. Berikan sesuai indikasi dokter jika BAB berdarah diduga akibat infeksi bakteri
- Operasi. Beberapa jenis hemoroid atau fisura ani membutuhkan prosedur pembedahan
- Infus. Cairan elektrolit mungkin diperlukan apabila bayi mengalami diare dan dehidrasi
- Perubahan diet. Ubah menu makanan bayi untuk melihat perubahan BAB
Pada bayi MPASI, berikan lebih banyak serat untuk mencegah bayi mengalami konstipasi. Bila bayi belum mendapat MPASI, pertimbangkan untuk mendorongnya minum lebih banyak ASI.
Kondisi harus ke dokter
Segera bawa bayi ke dokter jika terdapat tanda berikut ini:
- Tinja berwarna hitam atau hitam pekat
- BAB berdarah disertai diare
- Urine berwarna merah muda atau coklat seperti teh
- Nyeri perut atau bayi menangis tanpa henti
- Memar pada kulit, namun tidak disebabkan cedera
- Usia bayi kurang dari 12 minggu
- Cedera pada anus atau rektum
- Penyakit tertentu, seperti gangguan perdarahan
- Sangat kesakitan
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Kenapa BAB bayi ada darahnya?
Berikut faktor yang menyebabkan BAB berdarah : hemoroid, infeksi bakteri, alergi susu sapi, lecet pada puting Mommy, dan makanan tertentu.
Apakah BAB berdarah bisa sembuh dengan sendirinya?
BAB berdarah yang disebabkan oleh hemoroid ringan atau robekan ringan pad aanus dapat sembuh dengan sendirinya.
Namun, jika BAB berdarah disertai diare, demam, atau gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya Mommy segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Bagaimana cara mengobati BAB berdarah?
Pengobatan BAB berdarah pada bayi bergantung dari penyebabnya.
Beberapa pengobatan yang mungkin digunakan adalah krim untuk hemoroid atau fisura ani dan antibiotik untuk infeksi bakteri.
Jika diperlukan, dokter dapat merekomendasikan pembedahan untuk kasus hemoroid atau robekan pada anus yang berat.
Apa obat alami BAB berdarah?
Jika BAB berdarah disebabkan oleh sembelit atau feses bayi keras, Mommy dapat membantu mengatasinya dengan memberikan makanan tinggi serat dan lebih banyak ASI.
Ditulis oleh : apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Seattle Children’s. Stools-Blood In. https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/stools-blood-in/ (diakses tanggal 28 Juni 2021)
- A to Z Symptoms: Rectal Bleeding. https://kidshealth.org/Nemours/en/parents/az-symptoms-rectal-bleeding.html (diakses tanggal 28 Juni 2021)

