Bayi Tidak Mau Menyusu
Penyebab bayi tidak mau menyusu
Berikut adalah beberapa faktor penyebab bayi tidak mau menyusu:
1. Tidak IMD
IMD (Inisiasi Menyusu Dini) merupakan upaya untuk melatih insting bayi mencari payudara dan menyusu, yang dilakukan sesegera mungkin setelah dilahirkan.
JIka IMD tertunda, meskipun hanya beberapa menit, berisiko lebih besar menyebabkan bayi menolak payudara Mommy.
2. Pengaruh obat-obatan saat persalinan
Obat-obatan yang diterima Mommy saat persalinan dapat masuk ke tubuh bayi melalui plasenta.
Hal ini bisa memengaruhi sistem saraf bayi yang mengganggu kemampuannya untuk menyusu pada payudara Mommy.
3. Tidak rawat gabung
Semakin lama bayi terpisah dari Mommy, misalnya karena bayi harus dirawat di NICU atau Mommy mengalami komplikasi, semakin besar risikonya bayi menolak menyusu.
4. Depresi saraf
Beberapa bayi baru lahir mengalami depresi saraf akibat kekurangan oksigen saat persalinan dan bisa mengganggu proses menyusu.
5. Lidah terbelit
Bayi dengan frenulum pendek atau lidah terbelit sering kali mengalami kesulitan saat menyusu.
6. Kelainan anatomi mulut
Bayi yang memiliki kelainan anatomi mulut, seperti bibir sumbing, akan mengalami kesulitan untuk melekat ke payudara Mommy.
7. Flu
Ketika bayi sedang flu, hidungnya menjadi tersumbat dan tidak nyaman saat menyusu karena ia sulit untuk bernapas.
8. Sariawan
Sariawan dapat membuat bayi merasa kesakitan saat menyusu.
9. Tumbuh gigi atau infeksi
Gerakan mengisap yang dilakukan bayi ketika menyusu dapat memperparah rasa sakit akibat tumbuh gigi atau infeksi telinga.
10. Setelah imunisasi
Setelah imunisasi, bayi dapat merasakan sakit di tempat suntikan atau rewel karena efek samping imunisasi yang membuatnya kehilangan nafsu makan.
11. Payudara besar
Bayi baru lahir yang masih terlalu kecil biasanya akan kesulitan saat menempel pada payudara yang berukuran besar.
12. Payudara penuh
Ketika payudara Mommy penuh, ASI akan memancar deras saat diisap dan dapat membuat bayi tersedak.
13. Puting datar
Puting datar membuat bayi kesulitan untuk melakukan pelekatan. Akibatnya, bayi menolak menyusu.
14. Rasa ASI berubah
Rasa ASI bisa berubah karena Mommy mengosumsi makanan tertentu atau karena mengalami mastitis.
ASI yang keluar saat Mommy mengalami mastitis terasa lebih asin karena memiliki kadar natrium yang lebih tinggi.
15. Volume ASI berkurang
Saat volume ASI berkurang, bayi menjadi stres dan frustasi sebab ia harus berupaya lebih keras untuk dapat memenuhi kebutuhannya.
16. Perubahan aroma tubuh Mommy
Saat Mommy berganti sabun atau parfum, aroma tubuh Mommy menjadi tidak sama seperti biasanya.
17. Penggunaan dot
Bayi yang telah diberi dot berisiko menolak untuk kembali menyusu pada payudara, atau yang disebut bingung puting.
Berikut adalah tanda- tanda bayi bingung puting:
- Bayi membuka mulut tapi tidak cukup lebar untuk melekat dengan benar di payudara
- Ketika hendak disusui, bayi menggoyangkan kepala, mencari-cari puting dan kelihatan bingung
- Bayi menjerit dan/atau melengkungkan punggungnya saat akan disusui
- Lidah bayi tidak menjulur ke garis gusi bawah tapi justru terangkat
- Bayi tampak melekat tapi tidak mengisap dengan benar
Cara mengatasi bayi yang tidak mau menyusu
Apabila bayi tidak mau menyusu, Mommy tidak perlu panik. Berikut beberapa cara untuk mengatasinya:
1. Obati sakitnya terlebih dahulu
Bila bayi menolak menyusu ketika merasa nyeri atau tidak enak badan, obatilah sakit bayi terlebih dahulu sambil terus mencoba menyusuinya.
2. Perah payudara saat terasa penuh
Perah ASI secukupnya terlebih dahulu sebelum disusukan kepada bayi, sehingga payudara terasa lebih lembut dan mudah untuk bayi menyusu.
3. Berlatih untuk mendapatkan pelekatan yang benar
Berlatihlah terus dan mintalah bantuan konselor laktasi untuk memandu Mommy mendapatkan pelekatan yang benar.
4. Susui bayi sesering mungkin
Kenali tanda-tanda bayi lapar, dan segeralah susui. Jangan menunggu sampai bayi kelaparan yang membuatnya semakin frustasi dan tidak mau menyusu.
5. Perbanyak kontak kulit dengan bayi
Perbanyak kontak kulit atau skin-to-skin dengan bayi dan habiskan lebih banyak waktu dengan bayi.
6. Susui bayi saat mengantuk
Saat bayi mengantuk, bayi cenderung tidak menolak payudara.
7. Hentikan penggunaan dot
Hentikan penggunaan dot dan perlahan berikan ASIP menggunakan cup feeder, pipet, atau gelas sloki, sambil terus berusaha membuat bayi mau menyusu kembali.
FREQUENTLY ASKED QUESTIONS
Apa yang harus dilakukan jika bayi tidak mau menyusu?
Saat bayi tidak mau menyusu, Mommy jangan panik. Cari tahu terlebih dahulu apa penyebabnya, lalu atasi sambil terus menyusui bayi dengan posisi dan pelekatan yang benar.
Kenapa tiba-tiba bayi tidak mau minum ASI?
Ada banyak faktor penyebab bayi tidak mau minum ASI. Mulai dari kondisi kesehatan bayi, kondisi payudara ibu, hingga bingung puting.
Kapan bayi berhenti menyusu di malam hari?
Bayi baru lahir biasanya lebih sering menyusu di malam hari. Namun, jika sudah bertambah besar, bayi akan berhenti menyusu di malam hari. Umumnya, pada usia 4-6 bulan.
Penulis: Dian Kusumawardani, Konselor Menyusui – Tim penulis Mommy 101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- IDAI. 2010. Indonesia Menyusui. Jakarta: Penerbit IDAI.
- Â Newman, Jack. Dr. 2008. The Ultimate Breastfeeding Book of Answers. Tangerang: Buah Hati.
- NCBI. 1999. Mastitis and Immunological Factors in Breast Milk of Lactating Women in Malawi. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC95752/ (diakses pada 5 Agustus 2021, pukul 15.50 WIB)

