Ibu Hamil Naik Pesawat
Apakah ibu hamil boleh naik pesawat?
Boleh. Selama tidak ada komplikasi pada kandungan ataupun kesehatan secara menyeluruh, aman bagi Mommy untuk sesekali bepergian naik pesawat ketika sedang hamil.
Namun, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter.
Kapan waktu yang tepat?
Trimester kedua. Risiko komplikasi kehamilan di trimester kedua adalah yang paling rendah dibandingkan dengan di trimester pertama dan trimester ketiga.
Pada trimester pertama, risiko keguguran sangat tinggi. Sedangkan pada trimester ketiga, risiko melahirkan tinggi terutama bila sudah mencapai usia kehamilan 37 minggu atau 32 minggu untuk kehamilan kembar.
Apa saja persyaratannya?
Masing-masing maskapai memiliki persyaratan tersendiri terkait penumpang hamil.
Citilink
Usia kehamilan <27 minggu wajib menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan Citilink dari bertanggung jawab terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
Usia kehamilan 28-34 minggu wajib menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan dokter.
Tanggal yang tercantum di surat tidak boleh melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
Usia kehamilan 32-35 minggu hanya diperbolehkan untuk penerbangan kurang dari 3 jam.
Usia kehamilan >35 minggu tidak diizinkan untuk melakukan penerbangan.
Garuda Indonesia
Usia kehamilan <32 minggu. Bila tidak ada komplikasi kehamilan, cukup mengisi surat pernyataan yang tersedia di bandara.
Bila terdapat komplikasi, wajib mengisi surat pernyataan dan MEDIF atau formulir medis yang dapat diunduh dari situs resmi maskapai, serta melampirkan persetujuan dari Garuda Sentra Medika.
Usia kehamilan 32-36 minggu wajib mengisi surat pernyataan dan MEDIF juga menyertakan persetujuan dari Garuda Sentra Medika yang dikeluarkan setidaknya 7 hari sebelum penerbangan.
Usia kehamilan >36 minggu tidak diperbolehkan terbang.
Air Asia
Usia kehamilan <27 minggu wajib menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas.
Usia kehamilan 28-34 minggu wajib menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyerahkan surat keterangan dokter.
Surat dikeluarkan tidak melebihi 30 hari dari tanggal penerbangan, baik pergi maupun pulang. Usia kehamilan usia >35 minggu tidak diperbolehkan terbang.
Lion Group
Semua ibu hamil harus menandatangani pernyataan pembebasan tanggung jawab.
Usia kehamilan 28 minggu wajib menunjukkan Sertifikat Kesehatan di konter check-in, yang menyatakan bahwa penumpang cukup sehat untuk melakukan perjalanan udara.
Sertifikat tersebut diterbitkan tidak melebihi 3 hari dari jadwal penerbangan.
Usia kandungan >36 minggu tidak boleh melakukan penerbangan.
Sriwijaya Air dan NAM Air
Usia kehamilan <32 minggu wajib menyertakan surat keterangan dari dokter dan mengisi surat pernyataan pembebasan tanggung jawab yang tersedia di bandara maupun kantor cabang Sriwijaya Air.
Usia Kehamilan >32 minggu tidak diperbolehkan terbang.
Apa itu surat keterangan dokter?
Surat pernyataan mengenai status kesehatan seseorang yang dikeluarkan oleh dokter. Maskapai umumnya mewajibkan ibu hamil untuk menunjukkan surat ini sebelum naik pesawat, terutama bila usia kandungan telah memasuki trimester ketiga.
Isi surat
Isi surat keterangan dokter untuk ibu hamil akan mencakup informasi mengenai kondisi kandungan, kapan menstruasi terakhir, kapan HPL, kehamilan anak keberapa, hamil kembar atau tidak, hingga apakah ada kelainan atau tidak.
Format surat
Format surat berbeda-beda karena setiap instansi kesehatan umumnya sudah memiliki formulir sendiri yang bisa langsung diisi dan ditandatangani oleh dokter.
Bagaimana agar nyaman naik pesawat?
Berikut adalah sejumlah tips nyaman bepergian naik pesawat untuk ibu hamil.
- Pesan kursi di sebelah lorong, sehingga memudahkan untuk Mommy berdiri dan meregangkan kaki, terutama dalam perjalanan panjang.
- Hindari minuman berkarbonasi tinggi, seperti sparkling water, sebelum dan selama perjalanan. Minuman ini dapat membuat perut terasa kembung sehingga Mommy akan merasa tidak nyaman.
- Selalu kenakan sabuk pengaman ketika duduk karena goncangan dapat terjadi kapan pun selama penerbangan.
- Kenakanlah sabuk pengaman di panggul Mommy, tepat di bawah perut.
- Berdiri dan berjalan di lorong secara berkala selama penerbangan agar peredaran darah dalam tubuh tetap lancar.
- Kenakan pakaian yang nyaman dan longgar. Siapkan juga baju hangat untuk berjaga apabila Mommy kedinginan.
- Konsumsi banyak air putih untuk mencegah dehidrasi.
- Segera kenakan masker oksigen yang telah tersedia, apabila Mommy merasa sesak napas saat berada di ketinggian tertentu.
- Siapkan semua obat-obatan di dalam tas tangan Mommy.
Semoga aman dan lancar di perjalanan Mommy!
Ditulis oleh : Ratri Medya – Tim Penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber

