Manfaat Saffron saat Menyusui
Saffron adalah rempah yang biasa digunakan sebagai campuran obat dan bahan makanan.
Saffron aman dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu hamil dan menyusui asalkan tidak memiliki alergi terhadap saffron.
Kandungan saffron
Saffron mengandung beragam zat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut di antaranya.
- Senyawa antioksidan, yaitu picrocrocin, crocin, safranal, zeaxanthin, likopen, dan karoten
- Lemak (5%)
- Air (10%)
- Mineral (5%)
- Protein (12%)
- Serat kasar (5%)
- Gula (63%)
- Vitamin, terutama riboflavin dan tiamin
- Senyawa volatil, penghasil aroma
Manfaat konsumsi saffron saat menyusui
Berikut adalah manfaat saffron bagi ibu menyusui.
1. Meningkatkan imun tubuh
Saffron memiliki kandungan zat antiperadangan yang bisa membantu meningkatkan imun tubuh.
Selain itu, salep yang mengandung saffron bisa mengatasi hidung tersumbat, demam, infeksi, hingga gejala alergi.
2. Membantu tidur nyenyak
Pada hari-hari pertama menyusui, jadwal tidur Mommy akan terganggu karena bayi masih sering terbangun di malam hari.
Dengan mencampurkan minyak saffron pada diffuser, Mommy bisa tidur nyenyak walaupun sebentar.
3. Mengatasi rambut rontok
Setelah melahirkan, biasanya Mommy akan mengalami kerontokan rambut akibat perubahan hormon saat menyusui.
Masalah ini bisa diatasi dengan saffron, karena kandungan antioksidan yang tinggi pada saffron dapat membantu memperkuat akar rambut sehingga tidak mudah rontok.
4. Meredakan kram
Saat menyusui, wajar bila Mommy mengalami kram yang bisa menghambat aktivitas. Saffron memiliki sifat antispasmodik dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan kram tersebut.
5. Mengatasi stres
Perubahan hormonal dan adaptasi menjalani peran baru sebagai ibu menyusui, terkadang membuat Mommy stres. Saffron juga berfungsi untuk mengatasi stres karena mengandung antidepresan.
6. Diet saat menyusui
Saat bayi sudah berusia 6 bulan, Mommy boleh melakukan diet. Mengonsumsi saffron bisa membantu Mommy mengurangi nafsu makan dan mengecilkan lingkar perut.
7. Menurunkan kadar kolestrol
Dengan rutin mengonsumsi saffron, Mommy bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Konsumsi saffron cenderung dapat menurunkan kadar lemak darah dan trigliserida.
8. Menjaga kesehatan kulit
Gunakan saffron yang memiliki kandungan antioksidan tinggi sebagai toner, masker, atau face mist. Saffron juga bisa dicampur dengan air mawar, susu, dan kayu cendana.
Cara mengonsumsi saffron
Berikut adalah cara mengonsumsi saffron yang dapat Mommy coba:
- Saffron bisa dikonsumsi dengan cara ditambahkan sebagai bahan atau bumbu dalam masakan
- Kelopak saffron bisa diseduh layaknya teh
- Banyak suplemen yang mengandung saffron, sehingga lebih praktis dalam mengonsumsinya
Namun, sebelum mengonsumsi saffron, Mommy sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Tanyakan berapa takaran konsumsi saffron yang diperbolehkan bagi ibu menyusui.
Penulis : Dian Kusumawardani, Konselor Menyusui – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Muaris. Hida. 2009. Hidangan Sehat untuk Ibu Menyusui. Jakarta : Gramedia.
- Monika, F.B. 2014. Buku Pintar ASI dan Menyusui. Jakarta : Mizan

