Kepala, Saraf

Meningitis | Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Ulasan lengkap Meningitis, pengertian, gejala , komplikasi, penyebab, faktor risiko, diagnosis pencegahan dan pengobatan.

Pengertian Meningitis

Meningitis merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan berisiko menyebabkan kerusakan otak bahkan kematian.

 

Deteksi Dini Meningitis

Deteksi dini diperlukan agar penderita Meningitis segera mendapatkan pengobatan. Pengobatan yang tertunda berisiko menyebabkan komplikasi serius, bahkan kematian.

Deteksi yang tertunda biasa disebabkan karena gejala awal meningitis yang tidak spesifik. Oleh karena itu, penting untuk mengenal dan mewaspadai gejalanya.

 

Gejala Meningitis

Gejala awal meningitis mirip dengan gejala flu dan dapat bervariasi pada setiap orang. Beberapa tanda dan gejala yang mungkin muncul pada penderita dengan usia lebih dari 2 tahun, antara lain:

  • Demam tinggi

  • Kaku pada leher

  • Sakit kepala parah yang berbeda dari biasanya

  • Sakit kepala disertai dengan mual atau muntah

  • Kebingungan atau sulit berkonsentrasi

  • Gelisah

  • Kejang

  • Terus mengantuk atau kesulitan berjalan

  • Sensitif terhadap cahaya

  • Tidak ada nafsu makan atau rasa haus

  • Ruam kulit

 

Gejala pada Bayi

  • Demam tinggi

  • Menangis tanpa henti

  • Terus mengantuk atau tidak sadar

  • Lebih rewel, tangisan melengking

  • Lemas, lesu

  • Makan dan minum sulit atau berkurang

  • Terdapat benjolan di ubun-ubun

  • Kekakuan pada tubuh atau leher

 

Komplikasi Meningitis

Meningitis dapat menyebabkan komplikasi yang parah, semakin lama penyakit ini tidak mendapatkan pengobatan, maka semakin besar risiko komplikasi dan kerusakan otak permanen.

Bahkan pada penderita yang segera mendapatkan pengobatan, risiko komplikasi parah juga dapat terjadi.

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Kehilangan pendengaran

  • Daya ingat menurun

  • Penurunan fungsi belajar

  • Kerusakan otak

  • Gangguan cara berjalan

  • Kejang

  • Kerusakan ginjal

  • Syok

  • Kematian

 

Penyebab Meningitis

1. Meningitis Bakterialis

Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan meningitis, antara lain:

  • Streptococcus pneumoniae

Merupakan bakteri yang paling sering menyebabkan meningitis pada bayi, anak kecil dan orang dewasa.

  • Neisseria meningiditis

Penyebab terbanyak lain setelah Streptococcus pneumoniae dan terdapat 6 serotipe, yaitu A, B, C, W, X dan Y yang menyebabkan banyak penyakit di seluruh dunia.

Biasanya bakteri ini menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan atas, namun dapat menyebabkan meningitis meningococcal ketika masuk ke dalam aliran darah. Meningitis meningococcal sangat menular, terutama pada remaja dan dewasa muda.

  • Haemophilus influenzae

Haemophilus influenzae tipe B pernah menjadi penyebab utama meningitis bakterialis pada anak-anak.

  • Listeria monocytogenes

Bakteri ini bisa ditemukan pada beberapa makanan, seperti keju dan susu yang tidak dipasteurisasi, sayuran mentah, sosis, daging unggas yang dimasak kurang matang. Wanita hamil, bayi baru lahir, orang lanjut usia, dan orang-orang dengan sistem imun yang lemah sangat rentan terinfeksi oleh bakteri ini.

  • Mycobacterium tuberculosis

Bakteri ini biasanya menyebabkan penyakit tuberkulosis, namun juga bisa masuk ke dalam membran dan cairan yang mengelilingi otak dan menyebabkan meningitis kronis.

2. Meningitis Virus

Biasanya meningitis akibat virus memiliki tingkat keparahan yang lebih ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Virus herpes simplex, HIV, mumps juga dapat menjadi penyebab meningitis. Meskipun tergolong ringan, pada beberapa kasus meningitis virus tetap membutuhkan perawatan di rumah sakit.

3. Meningitis Jamur

Meningitis akibat jamur atau fungi merupakan tipe meningitis yang jarang terjadi dan dapat menyebabkan meningitis kronis.

Tipe ini tidak menular dari orang ke orang. Meningitis Criyptococcal merupakan penyakit yang sering ditemukan pada pasien dengan sistem imun yang rendah, seperti pasien AIDS.

 

Faktor Risiko Meningitis

  • Usia

  • Tidak mendapatkan vaksinasi lengkap

  • Lingkungan tempat tinggal yang mengharuskan tinggal bersama orang banyak, seperti asrama atau tempat penitipan anak.

  • Kehamilan

  • Gangguan sistem imun, seperti pasien AIDS, diabetes, atau orang yang menggunakan obat penekan sistem imun tubuh, seperti kortikosteroid.

 

Diagnosis

Dokter akan melakukan penegakan diagnosis meningitis melalui beberapa pemeriksaan, yaitu:

  • Pemeriksaan cairan serebrospinal, umumnya menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih

  • CT-scan kepala

  • Pemeriksaan darah,seperti Procalcitonin dan C-reactive protein. Pemeriksaan darah diperlukan sambil menunggu hasil pemeriksaan cairan serebrospinal.

 

Pencegahan

Cara Mencegah Penyakit Meningitis

1. Jaga kebersihan diri

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal selama 20 detik, dapat membantu mencegah kuman menyebar. Biasakan diri dan keluarga untuk cuci tangan sebelum makan, setelah dari toilet, setelah dari tempat ramai atau setelah bermain bersama hewan peliharaan.

Selain mencegah terinfeksi meningitis, mencuci tangan dengan benar juga dapat mencegah kita dari penyakit lainnya.

2. Jangan berbagi benda pribadi dengan orang lain

Menjaga kebersihan diri juga dapat dilakukan dengan tidak berbagi benda-benda pribadi dengan orang lain, seperti minuman, makanan, sedotan, peralatan makan, lipstik, atau sikat gigi.

3. Menjaga daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh merupakan pintu awal untuk mencegah terinfeksi berbagai penyakit. Istirahat cukup, olahraga secara rutin, makan makanan bergizi adalah beberapa cara yang perlu Anda terapkan.

4. Bagi ibu hamil, selektif memilih makanan

Risiko terinfeksi bakteri Listeria monocytogenes bisa dikurangi dengan memilih keju atau susu yang telah dipasteurisasi, serta masak daging sampai matang sempurna.

5. Terapkan etika batuk dan bersin

Jika Anda sedang sakit, gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung, serta gunakan masker jika bepergian.

6. Melakukan vaksinasi

Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah terinfeksi meningitis. Beberapa vaksin yang dapat digunakan, adalah:

  • Vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib), melindungi dari Haemophilus influenzae

  • Vaksin Pneumococcal, seperti Pneumococcal conjugate (PCV13) dan Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPSV23)melindungi dari Streptococcus pneumoniae

  • Vaksin Meningococcal conjugate untuk melindungi dari bakteri Neisseria meningiditis

 

Pengobatan

Penyebab meningitis bervariasi. Virus, bakteri, cedera, kanker, bahan kimia atau infeksi lain juga dapat menyebabkan meningitis. Agar mendapatkan hasil perawatan optimal, pengobatan meningitis harus disesuaikan dengan mikroorganisme penyebabnya.

1. Meningitis Bakterialis

Sesuai dengan penyebabnya, meningitis bakterialis harus segera diobati dengan antibiotik. Beberapa antibiotik yang dapat digunakan pada meningitis bakterialis, antara lain golongan aminoglikosida, sefalosporin generasi 3, quinolon dan Penicillin.

Pemberian antibiotik tunggal atau kombinasi (lebih dari 1 antibiotik) bergantung pada jenis bakteri penyebab infeksi. Dokter dapat memberikan antibiotik dengan spektrum luas terlebih dahulu, sampai ia dapat menentukan secara pasti jenis bakteri penyebab meningitis.

Pemberian antibiotik juga dapat disertai dengan pemberian obat golongan kortikosteroid, seperti dexamethasone yang diberikan secara intravena. Hal ini bertujuan untuk membantu pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi, seperti pembengkakan otak dan kejang.

2. Meningitis Virus

Pada kebanyakan kasus, meningitis virus tidak memiliki pengobatan khusus.

Umumnya, penderita yang mengalami meningitis virus ringan dapat sembuh dengan sendirinya dalam 7 sampai 10 hari tanpa memerlukan pengobatan.  Namun, pada pasien dengan gejala parah membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Obat antivirus digunakan pada penderita meningitis yang disebabkan oleh virus herpes dan influenza.

Antibiotik tidak membantu penyembuhan infeksi yang disebabkan oleh virus. Oleh karena itu, antibiotik tidak direkomendasikan pada kasus meningitis virus.

3. Meningitis Jamur

Obat antijamur dosis tinggi yang diberikan secara intravena diperlukan untuk mengobati meningitis yang disebabkan oleh jamur atau fungi.

Lama pengobatan meningitis jamur tergantung pada sistem imun pasien dan jenis jamur yang menginfeksi

Umumnya, setelah mendapatkan antijamur intravena, penderita masih harus melanjutkan dengan antijamur per oral. Pengobatan dapat lebih lama pada penderita AIDS atau kanker.

Bagaimana cara penularan meningitis?

Penyakit meningitis ditularkan dari orang ke orang melalui percikan dahak atau percikan cairan pernapasan (droplets) dari mulut atau hidung penderita.

Merokok, kontak erat dan lama dengan penderita, seperti berciuman, tinggal bersama, serta bersin atau batuk dapat memfasilitasi penyebaran penyakit meningitis.

 

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apakah meningitis bisa disembuhkan?

Ya, penyakit meningitis dapat disembuhkan. Meningitis dapat disebabkan karena infeksi bakteri, virus maupun jamur, oleh karena itu diperlukan diagnosis yang tepat dan cepat, sehingga penderita dapat segera mendapatkan pengobatan sesuai dengan penyebab infeksi. Pengobatan yang tertunda dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya.

 

Apakah penyakit meningitis merupakan penyakit keturunan?

Tidak, penyakit meningitis bukan merupakan penyakit keturunan. Meningitis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme patogen, seperti bakteri, virus atau jamur.

Meningitis menular dari orang ke orang melalui percikan dahak (droplets) dari saluran napas atau tenggorokan penderita meningitis.

 

Bagaimana pengobatan meningitis?

Pengobatan meningitis harus disesuaikan dengan mikroorganisme yang menyebabkan penyakit.

Meningitis yang disebabkan oleh bakteri diobati dengan antibiotik, sedangkan meningitis akibat virus tidak memerlukan pengobatan khusus, biasanya dapat sembuh dalam 7 sampai 10 hari.

Sedangkan meningitis akibat jamur diobati dengan antijamur dosis tinggi yang diberikan secara intravena. Lama pengobatan meningitis tergantung dari kondisi penderita.

Penyebab infeksi meningitis berbeda-beda, sehingga pengobatannya juga berbeda-beda. Beberapa gejala awal penanda meningitis harus mendapatkan perhatian.

Pengobatan yang tertunda dapat meningkatkan risiko kerusakan otak permanen dan kematian.

 

Ditulis oleh : apt. Novita, S.Farm., M.Farm.

Sumber

  1. Mayo Foundation for Medical Education and Research. Meningitis [Internet]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/meningitis/symptoms-causes/syc-20350508
  2. World Health Organization (WHO). Meningococcal Meningitis [Internet]. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/meningitis/en/
  3. Griffiths MJ, McGill F, Solomon T. Management of acute meningitis. Clin Med (Northfield Il) [Internet]. 2018;18(2). Available from: http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0141118788800312%0Ahttp://www.tandfonline.com/doi/full/10.1586/ecp.11.1%0Ahttp://as.wiley.com/WileyCDA/Brand/id-6.html%0Ahttp://ovidsp.ovid.com/ovidweb.cgi?T=JS&PAGE=reference&D=emexb&NEWS=N&AN=623653093%252
  4. Center for Disease Control and Prevention. Meningitis [Internet]. 2019. Available from: https://www.cdc.gov/meningitis/index.html
  5. World Health Organization. Meningococcal meningitis [Internet]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/meningococcal-meningitis

Komentar

Instagram Mommy.101

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa