4-6 Bulan

Perkembangan Fisik-Motorik Bayi 4-6 Bulan

Tahapan perkembangan, stimulasi, dan tanda gangguan kemampuan motorik kasar dan motorik halus pada bayi usia 4-6 bulan.
Perkembangan Fisik-Motorik Bayi 4-6 Bulan

    Pada rentang usia 4-6 bulan ini, bayi akan semakin menggemaskan karena bayi akan mulai tertawa dan senang bermain.

     

    Perkembangan Motorik Kasar

    Perkembangan kemampuan fisik dan motorik yang umumnya bisa dilakukan bayi pada usia 4-6 bulan :

    • Pada posisi tengkurap atau sedang digendong dapat menahan kepala dengan stabil.

    • Pada posisi tengkurap dapat mengangkat kepala dan bahu.

    • Kepala tidak terkulai saat ditarik dari posisi terlentang ke posisi duduk.

    • Kakinya mulai bertumpu pada permukaan benda yang keras seperti lantai.

    • Bisa memiringkan badan dan mulai berguling

    • Berguling dari posisi tengkurap ke telentang begitupun sebaliknya.

    • Ketika sudah bisa berguling, bayi akan berusaha untuk duduk.

    • Bisa duduk dengan sandaran.

    • Bayi yang sudah bisa duduk sendiri akan mulai mencoba merangkak, kebanyakan memulainya dengan merangkak mundur

    Perkembangan Motorik Halus

    Perkembangan motorik kasar akan mempengaruhi perkembangan motorik halusnya, pada usia ini yang akan terjadi adalah:

    • Bayi mulai meraih objek di sekitarnya dan memasukkannya ke mulut.

    • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lainnya.

    • Mengambil benda dengan satu tangan bergantian.

    • Mempertemukan kedua tangan di depan dada

    Tidak harus mainan yang mahal, Mommy bisa memberikan stimulasi dari barang sehari-hari yang ada di rumah.

     

    Stimulasi

    Stimulasi untuk membantu perkembangan fisik dan motorik pada bayi usia 4-6 bulan :

    1. Berikan mainan yang dapat mengeluarkan bunyi atau cahaya ketika tangan bayi menyentuh atau memegangnya.

    1. Perbanyak waktu untuk tummy time atau tengkurap.

    1. Latih kemampuan berguling dengan cara memposisikan bayi dalam keadaan terlentang, geser kaki, tangan, badan, dan kepalanya ke arah samping hingga bayi tengkurap.

    1. Bermain dalam posisi tengkurap membantu perkembangan kekuatan otot bahu, punggung, dan tangan bayi, sebagai dasar untuk belajar makan sendiri dan merangkak di kemudian hari.

     

    Tanda-Tanda Keterlambatan

    Ketahui tanda-tanda bahaya atau adanya gangguan perkembangan pada tahap perkembangan 4-6 bulan berikut ini:

    • Saat ditarik ke posisi duduk dari terlentang, kepala terkulai ke belakang.

    • Di posisi tengkurap, tidak dapat mengangkat kepala dan dada dengan lengan sebagai penyangga.

    • Tidak dapat duduk meski dengan sandaran.

    • Kaki tidak menjejak ke permukaan saat dipegang dalam posisi berdiri.

    • Tidak mampu berguling.

    • Tidak memasukkan benda ke mulut.

    Pada usia ini bayi masih sering tidur tapi sudah mulai berpola, misalnya bayi akan tidur lagi sejam atau dua jam setelah bangun dari tidur sebelumnya.

    Sebaiknya Mommy memberikan stimulasi di waktu yang  tidak mendekati jam tidurnya bayi.

     

    Ditulis oleh : Dini Ramdhaniar

    Komentar

    Instagram Mommy.101

    TestiMommy

    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image

    Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

    Eva, Mommy Lubna & Fadlan

    New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

    Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

    Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

    Mommy Fivi

    Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

    Jessica, Hamil 2 Bulan

    Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

    Sarah, Mommy Shifa