1000 Hari Pertama Kehidupan
Pengertian
Kapan?
1000 Hari Pertama Kehidupan atau disebut juga 1000 HPK terdiri atas 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada dua tahun pertama kehidupan anak.
Mengapa penting ?
Periode Emas. 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode emas yang tidak bisa diulang. Periode ini sangat berpengaruh dan berdampak panjang terhadap tumbuh kembang dan kesehatan anak hingga ia dewasa.
Pertumbuhan organ. Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, seluruh organ penting dan sistem tubuh manusia mulai terbentuk dan berkembang dengan pesat. Mulai dari otak, hati, jantung, ginjal, tulang, tangan, kaki, hingga organ-organ tubuh lainnya. Bahkan, 70-80% perkembangan massa otak terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Dampak ?
Jangka panjang. Bila anak tidak bertumbuh kembang dengan optimal pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, bisa muncul berbagai masalah dan gangguan di masa remaja hingga dewasa.
Persiapan
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan untuk mempersiapkan 1000 Hari Pertama Kehidupan.
1. Kesehatan ibu hamil dan janin
Stunting dapat terjadi sejak kehamilan jika janin dalam kandungan mengalami manultrisi atau kekurangan nutrisi. Sebaliknya, asupan nutrisi yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas.
2. Kebutuhan dasar anak
Penuhi kebutuhan dasar. Setelah anak lahir hingga berusia 2 tahun, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasarnya agar ia dapat bertumbuh kembang optimal.
Kebutuhan dasar anak dikelompokkan menjadi tiga kategori.
- Kebutuhan fisis-biomedis atau asah, di antaranya sandang, pangan, papan, dan perawatan kesehatan
- Kebutuhan kasih sayang/emosi atau asih, di antaranya kasih sayang, rasa aman, rasa dihargai, dan rasa diperhatikan
- Kebutuhan stimulasi atau asuh, di antaranya stimulasi, pelatihan, dan pendidikan
Dampak kurangnya persiapan
Jika 1000 Hari Pertama Kehidupan tidak disiapkan dengan baik, maka akan berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Berikut risiko yang perlu diperhatikan.
- Stunting atau gagal tumbuh secara fisik maupun otak. Stunting identik dengan tubuh yang pendek, namun tidak semua anak bertubuh pendek mengalami stunting
- Cacat janin atau janin tidak berkembang dengan baik akibat ibu hamil kekurangan nutrisi
- Perkembangan anak terlambat atau tidak sesuai dengan usianya
- Anak berisiko tinggi memiliki gangguan kesehatan, seperti diabetes dan kanker
- Anak akan sulit berprestasi di sekolah dan bisa berlanjut hingga saat dewasa kelak
Cara mengoptimalkan pada masa kehamilan
1. Periksakan kehamilan secara rutin
Ibu hamil harus rutin memeriksakan kehamilannya di sarana kesehatan, minimal empat kali selama kehamilan
- Satu kali pada trimester pertama
- Satu kali pada trimester kedua
- Dua kali pada trimester ketiga
2. Konsumsi makanan bergizi
Agar janin berkembang dengan baik, pastikan Mommy mencukupi kebutuhan asam folat, zat besi, omega 3, DHA, kalsium, dan vitamin D selama masa kehamilan.
3. Cukup minum
Jangan lupa untuk menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi.
4. Berolahraga ringan
Lakukan olahraga ringan agar tubuh tetap bugar semasa kehamilan dan stamina terjaga saat persalinan. Dengan berolahraga rutin, tubuh akan memproduksi hormon yang membuat Mommy bahagia dan relaks.
5. Terapkan pola hidup sehat
Pastikan Mommy beristirahat dengan cukup, tidak merokok, dan tidak minum minuman yang mengandung kafein tinggi dan alkohol.
Cara mengoptimalkan pada masa bayi & balita
1. Pemberian ASI eksklusif
Selama 6 bulan pertama, kebutuhan nutrisi bayi dapat dipenuhi dari ASI. ASI juga membantu pembentukan kekebalan tubuh bayi.
2. Pemberian MPASI
Setelah 6 bulan, bayi mulai dikenalkan dengan Makanan Pendamping ASI atau MPASI. Siapkan makanan sehat dan bergizi dengan berbagai tekstur sesuai tahapan usianya.
3. Jika memberikan makanan kemasan
Pastikan makanan tersebut sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
4. Pantau pertumbuhan secara rutin
Hal-hal yang tercakup dalam pertumbuhan anak adalah tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala.
5. Stimulasi dan deteksi perkembangan secara rutin
Hal-hal yang termasuk dalam perkembangan anak, yang membutuh stimulasi, adalah motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa, kemampuan kognitif, dan kemampuan sosial emosional.
6. Lingkungan yang aman dan bersih
Berada di lingkungan yang bersih dan aman akan berpengaruh pada kualitas hidup anak.
Pastikan lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang aman untuk meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan atau cedera. Selain itu, pastikan juga lingkungannya bersih untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri.
7. Pemberian vaksin
Anak yang sering sakit, pertumbuhan dan perkembangannya akan terganggu sehingga tidak bisa dioptimalkan.
Banyak penyakit anak yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Penyakit-penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian imunisasi seperti influenza, hepattis, difteri, TB paru, dan campak.
Optimalkan 1000 Hari Pertama Kehidupan anak demi tumbuh kembang dan kesehatan yang lebih baik di masa depannya.
Ditulis oleh: Dini Ramdhaniar – Tim penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Wahhab. 2020. Apa 1000 HPK itu?. https://dppkbpmd.bantulkab.go.id/apa-1000-hpk-itu/ (diakses 22 Mei 2021)
- Info Sehat FKUI. 2020.Pentingnya Nutrisi 1000 Hari Pertama Anak untuk Mencegah Stunting. https://fk.ui.ac.id/infosehat/pentingnya-nutrisi-1000-hari-pertama-anak-untuk-mencegah-stunting/ (diakses 22 Mei 2021)
- Hermina Solo. 2020. Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Pada Anak. https://www.herminahospitals.com/id/articles/pentingnya-1000-hari-pertama-kehidupan-pada-anak (diakses 22 Mei 2021)
- Pregnancy Birth and Baby. 2019.The first 1,000 days. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/the-first-1000-days (diakses 22 Mei 2021)
- Ben, Pearl Elana and Joseph, MD. 2018. Staying Healthy During Pregnancy. https://kidshealth.org/en/parents/preg-health.html (diakses 22 Mei 2021)

