Panduan Pemeriksaan Gigi Saat Hamil
Memeriksakan gigi saat hamil dapat meminimalkan risiko masalah kesehatan pada janin.
Manfaat pemeriksaan gigi saat hamil
Persiapkan kehamilan yang sehat, dengan gigi dan mulut sehat. Berikut adalah manfaat periksa gigi saat hamil:
1. Mencegah kelahiran prematur
Penyakit periodontal atau peradangan dan kerusakan jaringan gigi pada wanita hamil, meningkatkan risiko kelahiran prematur.
Kelahiran prematur ini dapat disebabkan oleh bakteri dari pembengkakan gigi yang dapat sampai ke jaringan plasenta, rahim dan leher rahim.
2. Mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah
Penyakit periodontal saat hamil berkaitan dengan berat janin dan berat badan bayi baru lahir yang lebih kecil.
Pada wanita yang sehat secara periodontal, tidak ditemukan kelahiran bayi dengan bobot kurang dari 1.000 gram.
Sedangkan pada wanita hamil yang memiliki periodontal ringan dan sedang-berat, kejadian melahirkan bayi dengan berat badan rendah adalah 6,1 hingga 11,4 %.
3. Mengurangi risiko sakit gigi saat hamil
Pada saat hamil, salah satu keluhan yang sering muncul adalah gingivitis atau radang gusi.
Akibat peradangan ini, gusi mudah sekali berdarah. Kondisi ini sebagian besar terjadi pada trimester kedua.
4. Mencegah Preeklampsia
Masalah pada gigi dan mulut saat hamil diduga bisa menyebabkan hiperinflamasi dan kerusakan pada pembuluh darah yang memicu preeklampsia.
Jenis pemeriksaan gigi saat hamil
Berikut adalah pemeriksaan gigi yang bisa dilakukan saat hamil:
1. Pemeriksaan gigi rutin
Lakukan pemeriksaan gigi semenjak trimester pertama untuk menghindari masalah gigi yang mungkin muncul akibat perubahan tubuh saat hamil.
Umumnya, dokter tidak menyarankan melakukan prosedur perawatan gigi khusus di trimester pertama kecuali di situasi darurat.
Alasannya trimester pertama merupakan waktu paling rentan terjadinya aborsi spontan serta masa pembentukan organ yang krusial.
2. Pembersihan karang gigi
Trimester kedua dianggap masa paling aman untuk melakukan pembersihan plak dan karang gigi.
Sebelum menjalani pembersihan karang gigi, konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan.
3. Menambal gigi
Untuk mengatasi gigi berlubang, gunakanlah tambalan yang aman yaitu tambalan non-merkuri.
4. Cabut gigi
Lakukan cabut gigi di trimester kedua dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.
Pemeriksaan gigi yang tidak boleh dilakukan saat hamil
Berikut adalah perawatan gigi yang tidak boleh dilakukan ketika hamil:
1. Prosedur kosmetik
Tunda prosedur gigi kosmetik hingga selesai melahirkan, untuk menghindari risiko pada janin.
2. Rontgen X-ray rutin
Hindari melakukan rontgen X-Ray rutin untuk meminimalkan risiko janin terpapar radiasi.
Lakukan perawatan gigi sebelum dan ketika hamil secara rutin, untuk menghindari risiko melahirkan secara prematur dan berat bayi rendah.
Konsultasikan dengan dokter kandungan, sebelum memeriksakan diri ke dokter gigi.
Ditulis oleh : Nurvita Indarini – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Hwang, S. S., Smith, V. C., McCormick, M. C., & Barfield, W. D. (2012). The association between maternal oral health experiences and risk of preterm birth in 10 states, Pregnancy Risk Assessment Monitoring System, 2004-2006. Maternal and child health journal, 16(8), 1688–1695. https://doi.org/10.1007/s10995-011-0870-1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4561173/. (diakses tanggal 9 Agustus 2021)
- Offenbacher, S., Lieff, S., Boggess, K. A., Murtha, A. P., Madianos, P. N., Champagne, C. M., McKaig, R. G., Jared, H. L., Mauriello, S. M., Auten, R. L., Jr, Herbert, W. N., & Beck, J. D. (2001). Maternal periodontitis and prematurity. Part I: Obstetric outcome of prematurity and growth restriction. Annals of periodontology, 6(1), 164–174. https://doi.org/10.1902/annals.2001.6.1.164 https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11887460/. (diakses tanggal 9 Agustus 2021)
- ACOG. Healtcare during Pregnancy and Through. 2013. https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2013/08/oral-health-care-during-pregnancy-and-through-the-lifespan. (diakses tanggal 9 Agustus 2021)
- Yenen, Z., & Ataçağ, T. (2019). Oral care in pregnancy. Journal of the Turkish German Gynecological Association, 20(4), 264–268. https://doi.org/10.4274/jtgga.galenos.2018.2018.0139. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6883753/. (diakses tanggal 9 Agustus 2021)
- Boggess, K. A., Lieff, S., Murtha, A. P., Moss, K., Beck, J., & Offenbacher, S. (2003). Maternal periodontal disease is associated with an increased risk for preeclampsia. Obstetrics and gynecology, 101(2), 227–231. https://doi.org/10.1016/s0029-7844(02)02314-1 .https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12576243/. (diakses tanggal 9 Agustus 2021)
- Bakhshi M, Tofangchiha M, Bakhtiari S, Ahadiyan T. Oral and dental care during pregnancy: A survey of knowledge and practice in 380 Iranian gynaecologists. J Int Oral Health [serial online] 2019 [cited 2020 Oct 18];11:21-7.(https://www.jioh.org/text.asp?2019/11/1/21/253144)
- Vt, H., T, M., T, S., Nisha V, A., & A, A. (2013). Dental considerations in pregnancy-a critical review on the oral care. Journal of clinical and diagnostic research : JCDR, 7(5), 948–953. https://doi.org/10.7860/JCDR/2013/5405.2986
- https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/dental-work-during-pregnancy/faq-20119318#:~:text=Dental%20treatment%20can%20be%20done,you%20might%20need%20immediate%20treatment.
- https://www.ada.org/en/press-room/news-releases/2015-archive/august/new-study-shows-dental-treatment-during-pregnancy-is-safe

