Obat Wajib Bayi
Daftar obat
Berikut adalah beberapa daftar obat yang dapat disediakan di rumah jika bayi mengalami sakit dengan gejala umum yang ringan:
1. Paracetamol
Manfaat. Paracetamol merupakan salah satu pilihan yang aman untuk meredakan demam dan nyeri pada bayi.
Usia pemberian. Mommy dapat memberikan paracetamol pada bayi berusia di atas 1 bulan. Bila diperlukan, bayi berusia di bawah 1 bulan juga bisa mendapatkan paracetamol, asalkan di bawah pengawasan dokter.
Efek samping. Umumnya, paracetamol dapat ditoleransi dengan baik tanpa menimbulkan efek samping.
2. Ibuprofen
Manfaat. Ibuprofen juga merupakan pilihan aman untuk mengatasi demam dan nyeri pada bayi.
Usia pemberian. Ibuprofen dapat diberikan pada bayi berusia di atas 3 bulan dan memiliki berat badan lebih dari 5 kg. Namun, penggunaannya tidak anjurkan bila bayi memiliki riwayat asma atau gangguan perdarahan.
Efek samping. Nyeri perut dapat terjadi jika ibuprofen diberikan saat perut kosong. Oleh karena itu, pemberian obat ini dianjurkan setelah minum susu atau makan.
3. Tetes hidung salin
Manfaat. Membantu melembapkan saluran hidung dan mengencerkan lendir, untuk meringankan gejala hidung tersumbat pada bayi.
Penggunaan tetes hidung dapat diikuti dengan penyedotan lendir menggunakan bola pengisap lendir.
Usia pemberian. Dapat diberikan pada bayi berusia di atas 1 bulan.
Efek samping. Tetes hidung salin mengandung larutan garam. Pada umumnya tidak menyebabkan efek samping, namun reaksi alergi masih dapat timbul pada anak yang sensitif.
4. Krim ruam popok
Manfaat. Membantu mengatasi ruam popok yang ditandai dengan kulit merah di daerah popok, seperti pantat, paha, dan alat kelamin.
Usia pemberian. Krim ruam popok umumnya dapat diberikan pada bayi di semua usia.
Hindari krim yang mengandung bahan beracun seperti asam borat, kamper, fenol, soda kue, asam salisilat, benzokain, dan diphenhydramine.
Efek samping. Pada umumnya, krim ruam popok tidak menyebabkan efek samping. Namun, alergi terhadap komposisi bahan krim masih dapat terjadi pada bayi yang sensitif.
Tips aman penggunaan obat
Sebelum memberikan obat untuk bayi, perhatikan tips berikut ini:
- Periksa tanggal kedaluwarsa obat sebelum Mommy memberikan kepada bayi
- Pastikan Mommy memberikan dosis atau takaran yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Gunakan sendok takar khusus untuk obat
- Hindari memberikan obat yang diresepkan dokter untuk bayi lain kepada bayi Mommy
- Jauhkan obat dari jangkauan bayi dan anak-anak
- Simpan obat di tempat yang sejuk atau sesuai dengan anjuran penyimpanan masing-masing obat
Selain menyediakan obat-obatan, Mommy juga perlu menyediakan beberapa alat kesehatan, seperti termometer, sendok takar, atau pipet obat.
Hindari penggunaan sendok makan untuk memberikan obat, karena berisiko salah takaran.
Ditulis oleh : apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm – Tim penulis The Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Medicines for babies and children. https://www.nhs.uk/conditions/baby/health/medicines-for-babies-and-children/ (diakses tanggal 23 Agustus 2021)
- Pregnancy Birth & Baby. Medicines and your baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/medicines-and-your-baby (diakses tanggal 23 Agustus 2021)
- Mayo Clinic. Diaper rash. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/diagnosis-treatment/drc-20371641 (diakses tanggal 23 Agustus 2021)

