Bayi Nyaris Tenggelam
Risiko bayi nyaris tenggelam
Bayi nyaris tenggelam dapat terjadi pada air yang dalam, maupun air yang dangkal bila masuk dan menutupi hidung dan mulut bayi.
Berikut risikonya bila hal ini ini terjadi:
- Gangguan pernapasan, seperti kekurangan oksigen
- Henti jantung
- Kematian.
Pertolongan pertama
Berikut adalah langkah- langkah pertolongan pertama yang dapat Mommy berikan:
- Segera keluarkan bayi dari air
- Mintalah pertolongan orang lain untuk menghubungi tenaga medis. Namun, jika Mommy sendirian, lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) terlebih dahulu, selanjutnya segera minta bantuan
- Letakkan bayi di tempat yang aman
- Jentik bagian bawah kaki bayi untuk mengecek respons
- Buka jalan napas bayi dan dengarkan apakah ia bernapas atau tidak. Periksa napas tidak lebih dari 10 detik
- Berikan napas bantuan jika bayi tidak bernapas. Gunakan mulut Mommy untuk menutup seluruh mulut dan hidung bayi. Selanjutnya, tiup selama 1 detik sampai dada bayi terlihat mengembang. Berikan 2 kali napas bantuan
- Letakkan 2 jari Mommy pada dada bayi, tekan dengan kedalaman sekitar 1,5 inci atau 3,81 cm, dan lakukan dengan cepat sebanyak 30 kali. Pastikan dada bayi kembali naik sebelum memberikan kompresi berikutnya
- Setelah 30 kali kompresi dada, berikan 2 kali napas bantuan yang diikuti dengan 30 kali kompresi dada
- Lanjutkan RJP sampai Mommy melihat tanda-tanda kehidupan yang jelas, seperti bayi mulai bernapas kembali
Mommy dapat menghentikan RJP ketika tenaga medis datang, AED (automated external defibrillator) siap digunakan, atau ketika Mommy sudah tidak sanggup melanjutkan RJP.
Kondisi darurat
Segera bawa ke dokter jika bayi mengalami gangguan pernapasan.
Pencegahan
Berikut adalah beberapa tips yang dapat Mommy terapkan untuk melindungi bayi dari potensi bahaya tenggelam:
1. Jangan tinggalkan bayi sendirian di dalam bak mandi
Sebagian besar kasus bayi atau anak nyaris tenggelam yang terjadi di bak mandi. Tidak jarang kejadian tersebut menyebabkan kematian pada anak di bawah usia 1 tahun.
2. Jangan tinggalkan bayi saat bermain di dekat air
Contohnya, ketika sedang bermain di kolam renang, kolam ikan, atau ketika sedang spa.
3. Kosongkan wadah air setelah digunakan
Hindari meninggalkan bak atau ember yang terisi air tanpa pengawasan. Segera kosongkan, bila tidak digunakan lagi.
Ditulis oleh : apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- American Academy of Pediatrics. Infant Water Safety: Protect Your New Baby from Drowning. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-play/Pages/Infant-Water-Safety.aspx (diakses tanggal 1 Agustus 2021)
- Queensland Paediatric Guideline. Drowning-Emergency management in children. 2019. https://www.childrens.health.qld.gov.au/wp-content/uploads/PDF/guidelines/CHQ-GDL-60013-drowning.pdf (diakses tanggal 1 Agustus 2021)
- American Red Cross. Child & Baby CPR. 2021. https://www.redcross.org/take-a-class/cpr/performing-cpr/child-baby-cpr (diakses tanggal 1 Agustus 2021)

