Bayi Jatuh dari Tempat Tidur
Pertolongan pertama bayi jatuh dari tempat tidur
Berikut adalah langkah pertolongan ketika bayi jatuh dari tempat tidur:
1. Hindari menggendong bayi terlalu cepat
Apabila bayi sadar dan menangis, tanpa tanda-tanda cedera yang jelas, Mommy dapat menggendong untuk menenangkannya.
2. Amati gejala yang muncul
Gejala akibat cedera mungkin tidak langsung terlihat, awasi kondisi bayi selama 24 jam ke depan.
Apabila terdapat perilaku yang tidak biasa, misalnya bayi lebih rewel atau tidak dapat dibangunkan, segeralah bawa ke dokter.
Risiko bayi jatuh dari tempat tidur
Berikut adalah beberapa risiko akibat bayi jatuh dari tempat tidur:
Gegar otak
Merupakan cedera otak traumatis yang dapat memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan gangguan konsentrasi, ingatan, keseimbangan, dan koordinasi. Namun, pada umumnya, gegar otak bersifat sementara.
Patah tulang
Apabila Mommy melihat adanya perubahan pada bagian tubuh bayi atau melihat jelas kondisi patah tulang, segera bawa bayi ke rumah sakit.
Kondisi darurat
Segera bawa ke dokter jika bayi menunjukkan tanda trauma pada kepala, leher, atau tulang belakang yang dapat membahayakan, seperti di bawah ini:
- Kehilangan kesadaran
- Memar atau bengkak di kepala
- Muntah
- Hidung atau telinga mengeluarkan cairan atau darah
- Kejang
Penanganan dokter
Dokter akan melakukan pemeriksaan berdasarkan gejala atau tanda-tanda cedera yang dialami bayi.
Apabila terdapat tanda gegar otak atau patah tulang tengkorak, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan CT scan kepala untuk memastikan ada tidaknya perdarahan atau pembengkakan di kepala bayi.
Pencegahan bayi jatuh dari tempat tidur
Salah satu cara terbaik untuk mencegah bayi jatuh dari tempat tidur adalah memastikan mereka tidur di tempat yang aman, seperti ranjang khusus bayi.
Hindari menidurkan bayi di tempat tidur yang tinggi tanpa pengawasan atau pagar pelindung, meskipun bayi masih belum bisa berguling.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Apakah bahaya jika bayi jatuh dari tempat tidur?
Ya, jatuh dari tempat tidur dapat menyebabkan cedera pada bayi. Apabila mengenai kepala, ia dapat mengalami gegar otak yang menyebabkannya kehilangan kesadaran. Selain itu, bayi juga dapat mengalami patah tulang. Segera bawa bayi ke dokter jika ia mengalami tanda-tanda trauma kepala atau patah tulang.
Apa yang harus dilakukan ketika bayi jatuh dari tempat tidur?
Pertama, Mommy dapat menenangkan bayi, namun jangan terlalu cepat menggendongnya. Apabila tidak terdapat tanda trauma pada kepala, Mommy dapat menggendong untuk menenangkannya.
Terkadang, cedera akibat jatuh dari tempat tidur tidak langsung terlihat, oleh karena itu Mommy harus tetap mengawasi tanda dan gejala yang muncul selama 24 jam ke depan.
Apakah bayi jatuh dari tempat tidur harus diurut?
Tidak, sampai saat ini belum ada rekomendasi untuk mengurut bayi setelah jatuh. Mengurut bayi, terutama di bagian yang cedera ditakutkan akan memperburuk cedera bayi. Sebaiknya Mommy memeriksakan bayi ke dokter daripada mengurutnya.
Bagaimana jika kepala bayi terbentur?
Meski tidak semua benturan pada kepala dapat menyebabkan cedera yang serius, seperti gegar otak, Mommy harus tetap waspada. Perhatikan gejala dan tanda-tanda trauma kepala berikut ini.
- Kehilangan kesadaran
- Memar atau bengkak pada kepala
- Muntah
- Hidung atau telinga mengeluarkan cairan
Apabila bayi mengalami tanda-tanda tersebut setelah jatuh, hindarilah untuk langsung menggendongnya. Kesalahan dalam menggendong dapat memperparah cedera, terutama jika terjadi trauma kepala, leher, atau tulang belakang. Sebaiknya, segera minta bantuan medis.
Ditulis oleh : apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Mayo Clinic. Concussion. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/concussion/symptoms-causes/syc-20355594 (diakses tanggal 27 Agustus 2021)
- Cleveland Clinic. What to Do If Your Infant Falls Off the Bed or Changing Table. https://health.clevelandclinic.org/what-to-do-if-your-infant-falls-off-the-bed-or-changing-table/ (diakses tanggal 28 Agustus 2021)

