Bayi Tersiram Air Panas
Penanganan
Tersiram air panas dapat mengakibatkan luka bakar dan melepuh pada bayi.
Penanganan luka bakar bervariasi tergantung luas luka dan kedalamannya, yaitu:
1. Luka bakar ringan
Luka tampak kemerahan yang memucat bila ditekan.
Perawatan luka bakar ringan dapat dilakukan di rumah dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.
2. Luka bakar sedang
Terdapat kulit melepuh dengan dasar pucat atau kemerahan.
Pada luka bakar sedang, kunjungi dokter untuk mendapatkan evaluasi dan penilaian luka untuk selanjutnya bayi dirawat di rumah.
3. Luka bakar berat
Kondisi luka bakar yang dalam dan luas, mengenai alat kelamin, sendi utama tubuh, telapak tangan, kaki, dan daerah wajah, serta terdapat risiko uap panas terhirup ke saluran pernapasan atau pencernaan.
Luka bakar berat akan membutuhkan perawatan total di rumah sakit.
Langkah pertolongan pertama
Prinsip utama ketika bayi tersiram air panas adalah jangan panik dan segera jauhkan anak dari sumber panas.
Berikut langkah yang bisa Mommy lakukan:
- Dinginkan bagian tubuh yang terkena luka bakar dengan air mengalir selama 20 menit untuk mencegah kerusakan jaringan .Jangan mgunakan air es, mentega atau kecap karena dapat mengiritasi kulit yang terbakar dan memperparah kerusakan jaringan.
- Lakukan penilaian jenis luka bakar. Jika tergolong ringan, kembali dinginkan dengan air mengalir hingga 20 menit. Namun, jika ada lepuhan pada luka bakar, segera bawa bayi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
- Berikan salep pelembab pada luka bakar ringan, seperti salep yang mengandung aloe vera. Lakukan perawatan luka bakar secara terbuka, tidak perlu ditutup kasa.
Luka bakar ringan akan sembuh dalam waktu kurang dari 6 hari, sementara luka bakar sedang akan sembuh dalam waktu 20 hari.
Pengobatan
Berikut adalah tindakan yang akan dokter lakukan untuk mengobati luka bakar:
1. Penggunaan balutan atau wound dressing
Pemberian balutan ini berperan sebagai proteksi, yaitu untuk menghindari nanah, mengurangi nyeri lokal,
mempertahankan kelembaban dan memberikan kehangatan.
2. Pemberian salep antibiotik
Salep antibiotik berperan untuk mencegah atau mengontrol kondisi infeksi.
Namun, hindari memberikan salep antibiotik tanpa anjuran dokter, karena tidak semua luka bakar memerlukan antibiotik topikal.
3. Pemberian obat antinyeri
Contohnya, Paracetamol diberikan bila bayi menunjukkan tanda-tanda kesakitan, seperti rewel.
4. Pengobatan tradisional
Beberapa bahan yang dipercaya dapat membantu mengatasi luka bakar adalah:
- Madu
- Gel lidah buaya
Pastikan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengoleskan bahan tersebut diatas luka.
Kondisi darurat
Jika terjadi kondisi berikut ini, Mommy harus segera membawa bayi ke rumah sakit.
- Luka bakar dalam, bahkan jika bayi tidak merasakan sakit apa pun
- Luka bakar lebih besar dari 3 cm atau melepuh
- Luka bakar ada di wajah, tangan, atau alat kelamin
- Luka bakar ada di tenggorokan atau saluran napas
- Mommy merasa khawatir atau tidak yakin dengan derajat keparahan luka bakar.
Luka bakar berat
Segera bawa bayi ke rumah sakit apabila mengalami luka bakar berat.
Berikut adalah penanganan luka bakar berat yang akan diberikan oleh petugas kesehatan:
- Pemberian cairan pengganti melalui infus yang mengandung garam pada bayi dengan luka bakar >10% atau ditemukan tanda-tanda denyut jantung melemah
- Intubasi endotrakeal bila terjadi sumbatan jalan napas bagian atas
- Pemberian oksigen yang adekuat
- Perawatan luka dengan pembersihan dan membuang jaringan yang rusak
- Pemberian mikronutrisi dan makronutrisi yang adekuat karea kebutuhan metabolisme akan meningkat hingga 40%
- Pemberian antinyeri berupa Paracetamol
- Pemberian antibiotik sebagai pencegahan maupun pengobatan infeksi
Pencegahan
Berikut adalah pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga lingkungan bayi seaman mungkin:
- Jauhkan bayi dari area dapur saat Mommy memasak
- Jauhkan hidangan panas, seperti kopi, teh, sup, atau mie dari jangkauan bayi
- Tempatkan peralatan masak jauh dari jangkauan bayi
- Siapkan air mandi dengan suhu tidak >50⁰C
- Masukkan air dingin terlebih dahulu ke bak mandi lalu tambahkan air panas
Kesembuhan luka bakar bergantung pada tatalaksana awal di rumah.
Oleh sebab itu, Mommy harus mengetahui penanganan yang tepat untuk luka bakar pada bayi.
Penulis : apt. Silvia Dwi Puspa Susanti, S.Farm – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Puspaningtyas, N. 2015. Pertolongan Pertama pada Luka Bakar Ringan-Sedang. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pertolongan-pertama-pada-luka-bakar-ringan-sedang (diakses tanggal 10 Agustus 2021).
- The Royal Children’s Hospital Melbourne. 2021. Burns-Prevention and First Aid. https://www.rch.org.au/kidsinfo/fact_sheets/Burns_prevention_and_first_aid/ (diakses tanggal 10 Agustus 2021).
- Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2014. Current Evidences in Pediatric Emergency Management. https://fk.ui.ac.id/wp-content/uploads/2016/01/Buku-PKB-68.pdf (diakses tanggal 10 Agustus 2021).

