Cara Membangunkan Bayi
Manfaat
Berat bayi yang baru lahir adalah cairan tubuh yang akan berangsur-angsur menyusut. Karenanya berat badan bayi biasanya turun sekitar 10% dari berat lahirnya.
Untuk itu, membangunkan bayi bertujuan untuk:
Menaikkan berat badan. Sampai berat badan bayi naik kembali, penting sekali untuk menyusuinya secara teratur. Karena itulah, Mommy terkadang harus membangunkan bayi untuk menyusu jika tidurnya lebih dari 4 jam.
Mengurangi risiko SIDS. Bayi baru lahir yang tidur terlampau lama berisiko lebih tinggi mengalami Sudden Infant Death Syndrome atau sindrom kematian bayi mendadak.
Cara membangunkan bayi
Mommy bisa mencoba empat cara membangunkan bayi yang tidur terlampau lama dengan cara berikut.
Mulailah dari cara pertama sampai terakhir untuk melihat respons bayi.
1. Berikan rangsangan lembut
Ajaklah bayi berbicara dan nyanyikan lagu sambil menggosok-gosok pipinya, mendekatkan puting susu atau botol ke mulutnya, menggelitik telapak kakinya, serta menggerak-gerakkan tangan atau kakinya.
2. Buka baju bayi
Bukalah baju bayi dengan perlahan, gerakan membuka baju dan sensasi udara yang menjadi lebih dingin dapat membuat bayi terbangun.
3. Ganti popok bayi
Bukalah popok bayi, meski belum saatnya mengganti popok. Saat popok dibuka, bayi dapat merasa terganggu atau kedinginan dan terbangun. Pakaikan kembali popok ketika bayi terbangun.
4. Mandikan bayi
Memandikan hanya boleh dilakukan jika bayi harus bangun karena tidur terlampau lama dan melewatkan beberapa kali waktu menyusu.
Kondisi tidak perlu sering membangunkan bayi
Kebutuhan tidur bayi 0-3 bulan adalah 14 – 17 jam dalam sehari semalam, sementara bayi 4 – 11 bulan membutuhkan 12 – 15 jam.
Berikut adalah beberapa alasan Mommy tidak perlu sering membangunkan bayi:
1. Berat badan cukup
Bayi sudah mencapai berat badan yang cukup sesuai dengan usianya, sehingga Mommy dapat menyusui sesuai keinginan bayi.
2. Bayi dalam fase deep sleep
Deep sleep adalah fase tidur ketika terjadi proses pembentukan tulang dan otot, perbaikan jaringan, dan penguatan sistem imun di dalam tubuh.
Rata-rata bayi mencapai fase ini setelah tertidur selama 20-30 menit dan akan berlangsung selama 50- 60 menit.
Mommy bisa berhenti membangunkan bayi begitu bobotnya sudah ideal, sebab, di sisi lain, bayi juga membutuhkan tidur untuk tumbuh kembang yang optimal.
Penulis: Muna Fitria – Tim Penulis Mommy 101 diisadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Jain, Sanjeev. 2020. How Often and How Much Should Your Baby Eat?. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/feeding-nutrition/Pages/How-Often-and-How-Much-Should-Your-Baby-Eat.aspx (diakses tanggal 8 Juni 2021)
- Jana, Laura A., Jennifer Shu. 2009. Waking Up is (Sometimes) Hard To Do. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/Waking-Up-Is-Sometimes-Hard-to-Do.aspx (diakses tanggal 8 Juni 2021)

