Cara Membersihkan Kotoran Hidung Bayi
Cara membersihkan
Saluran hidung bayi berukuran kecil sehingga mudah tersumbat. Bersihkan hidung bayi secara rutin membuat bayi lebih mudah bernapas dan menyusu.
Berikut adalah beberapa cara membersihkan kotoran hidung bayi yang dapat Mommy praktikkan.
1. Diseka
Hidung bayi sebaiknya diseka sebelum mandi setiap hari untuk membersihkan kotoran hidungnya.
Perlengkapan
Gunakan kapas atau kain lembut dan air hangat.
Hindari menggunakan sabun karena dapat membuat kulit bayi yang sensitif mudah kering.
Langkah menyeka
- Baringkan bayi di tempat yang aman
- Celupkan kapas atau kain lembut dalam air hangat, lalu peras
- Usap area di sekitar lubang hidung bayi dengan lembut untuk membersihkan kotoran hidungnya
- Tepuk-tepuk lembut dengan handuk untuk mengeringkannya
2. Disedot
Saluran napas bayi seringkali tertutup lendir yang menumpuk.
Mommy bisa membantu melegakannya dengan cara menyedot sebelum waktu menyusu atau makan, agar bayi tidak muntah.
Perlengkapan
- Larutan saline atau obat tetes hidung
- Bulb syringe. Bentuknya menyerupai bola karet dengan moncong seperti sedotan
- Tisu. Gunakan tisu lembut khusus bayi
Langkah menyedot
- Pencet bulb syringe untuk mengeluarkan udara di dalamnya. Tahan pada posisi tersebut
- Masukkan ujung bulb syringe ke dalam lubang hidung bayi
- Lepaskan tekanan pada bola karet secara perlahan sampai lendir tersedot
- Keluarkan dan pencet bulb syringe di atas tisu untuk mengeluarkan lendir
- Lakukan cara yang sama pada lubang hidung satunya
- Seka lembut sisa lendir di sekitar hidung bayi dengan tisu
Tips
Berikut beberapa tips yang perlu Mommy perhatikan saat membersihkan hidung bayi.
- Bersihkan hidung saat bayi tenang dan tidak rewel
- Ajak bayi bicara atau menyanyikannya lagu untuk mengalihkan perhatian dan membantunya lebih tenang
- Jangan membersihkan kotoran hidung bayi lebih dari 4 kali sehari untuk menghindari iritasi lapisan dalam hidung.
- Teteskan larutan saline atau obat tetes hidung untuk mengencerkan lendir
- Jangan bersihkan lendir bayi dengan sedot menggunakan mulut. Bakteri di mulut dapat terpapar pada bayi.
Segera berkonsultasi dengan dokter, apabila terjadi penumpukan kotoran dalam hidung bayi yang membuat pernapasannya terganggu.
Penulis: Muna Fitria – Tim Penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- Suctioning the Nose with a Bulb Syringe. 2014. https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/health-wellness-and-safety-resources/helping-hands/suctioning-the-nose-with-a-bulb-syringe (diakses pada tanggal 21 Juni 2021)
- Cleaning Your Baby’s Ears, Eyes, and Nose. 2020. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/cleaning-your-babys-ears-eyes-and-nose (diakses pada tanggal 21 Juni 2021)

