Masalah Umum

Mengobati Sariawan pada Bayi

Sariawan bisa membuat bayi rewel dan tidak nafsu makan. Ayo ketahui cara mengobatinya

Pengertian

Sariawan pada bayi adalah lesi kecil dan dangkal yang berkembang di mulut atau area dasar gusi bayi.

Bentuk. Sariawan dapat berbentuk bulat atau lonjong. Bagian tengah berwarna putih atau kuning dengan bagian tepi berwarna merah.

Lokasi. Sariawan dapat muncul di dalam mulut, sekitar pipi, di bawah lidah, gusi, atau di langit-langit mulut.

Durasi. Sariawan umumnya sembuh sendiri dalam 1- 2 minggu.

Akibat. Sariawan membuat bayi nyeri, rewel dan tidak nyaman sehingga malas menyusu.

Gejala

Berikut adalah gejala sariawan pada bayi:

  • Bintik putih. Terdapat bintik putih atau luka kecil pada lidah, gusi, langit-langit mulut, atau bagian dalam pipi bayi
  • Rewel. Bayi tidak mau menyusu, tidak mau makan, dan tidak aktif seperti biasanya
  • Bibir pucat. Bibir bayi berwarna keabu-abuan dan kering.
  • Ruam popok. Jamur penyebab sariawan dapat masuk ke saluran pencernaan dan menyebabkan ruam popok

Penyebab

Terdapat beberapa kemungkinan yang dapat memicu sariawan pada bayi:

  • Cedera ringan. Menyikat gigi terlalu kencang atau gigitan yang tidak disengaja
  • Pasta gigi. Pasta gigi yang mengandung gluten dapat menyebabkan alergi dan sariawan
  • Makanan. Makanan seperti cokelat, telur, kacang-kacangan, keju, serta makanan pedas atau asam dapat memicu sariawan
  • Kekurangan asupan vitamin seperti B12, zinc, asam folat, atau zat besi

Pengobatan

Berikut adalah beberapa cara mengobati dan mengurangi nyeri sariawan pada bayi:

  • Oleskan es pada luka untuk meringankan rasa sakit pada lesi
  • Hindari pemberian makanan panas, pedas, atau asam
  • Gunakan salep sariawan yang dapat dibeli bebas di apotek
  • Berikan obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen

Pencegahan

Cegah munculnya sariawan pada bayi dengan cara berikut ini:

  • Hindari trauma pada mulut. Bersihkan area mulut bayi dengan lembut dan perlahan
  • Jaga kebersihan mulut bayi secara rutin dengan sikat gigi atau kain kasa
  • Hindari makanan yang memicu sariawan seperti makanan pedas dan asam
  • Penuhi asupan gizi untuk mencegah bayi kekurangan vitamin dan mineral, terutama vitamin B kompleks

Kondisi harus ke dokter

Sebaiknya Mommy berkonsultasi dengan dokter jika mendapati tanda-tanda berikut:

  • Ukuran sariawan yang sangat besar
  • Tidak kunjung sembuh setelah 2 minggu
  • Lesi meluas ke bibir
  • Sariawan yang berulang
  • Kesulitan makan atau minum yang ekstrem
  • Sariawan disertai demam

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Meski umumnya sariawan dapat sembuh sendiri, lakukan tips berikut ini untuk mengobati sariwan pada bayi.

  • Gunakan salep atau krim sariawan
  • Oleskan untuk mengurangi rasa nyeri
  • Berikan obat pereda nyeri

Pada umumnya, sariawan pada bayi dapat sembuh dengan sendirinya dalam 1 hingga 2 minggu.

Penyebab pasti sariawan pada bayi masih belum diketahui. Namun, beberapa faktor berikut dapat memicu munculnya sariawan.

  • Cedera atau trauma pada mulut
  • Alergi produk perawatan gigi
  • Makanan, seperti cokelat, telur, makanan pedas dan asam
  • Kekurangan asupan makanan yang mengandung vitamin B12, zinc, asam folat, atau zat besi

Sama seperti obat sariawan pada umumnya. Sariawan di lidah juga dapat ditangani dengan menggunakan obat oles untuk sariawan.

Jika rasa sakit sangat mengganggu, Mommy dapat memberikan paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan nyeri.

Selain itu, hindari makanan atau minuman yang dapat memicu rasa sakit, seperti makan pedas dan asam.

Ditulis oleh :  apt. Novita Hendriyadi, S. Farm., M.Farm – Tim penulis Mommy 101, disadur dari berbagai sumber.

Sumber

  1. Mayo Clinic. Canker sore. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/canker-sore/symptoms-causes/syc-20370615 (diakses tanggal 27 Juni 2021)
  2. Canker sore. https://medlineplus.gov/ency/article/000998.htm (diakses tanggal 27 Juni 2021)

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa