1-2 Tahun

Perkembangan Fisik-Motorik Balita 1-2 Tahun

Tahapan perkembangan, stimulasi, dan tanda gangguan kemampuan motorik kasar dan motorik halus pada anak usia 1-2 tahun.
Perkembangan Fisik-Motorik Balita 1-2 Tahun

    Perkembangan fisik-motorik pada anak anak ditandai dengan adanya perubahan bentuk fisik dan menguatnya struktur tulang, jaringan otot serta bertambahnya kemampuan anak dalam bergerak dan mencari tahu hal-hal di sekitarnya.

     

    Perkembangan

    Perkembangan fisik-motorik yang seharusnya bisa dilakukan anak  :

    • Berjalan sendiri

    • Naik turun tangga dengan memegang tangan Mommy

    • Menendang bola

    • Melompat dengan dua kaki bersamaan

    • Tangan bayi bisa melempar bola ke dalam kotak

    • Melakukan gerakan jongkok saat bermain

    • Berjinjit dengan bantuan Mommy

    • Makan sendiri menggunakan sendok atau garpu meskipun hasilnya berantakan

    • Memegang gelasnya sendiri

    • Membuat menara dengan 4-6 blok

    • Gemar mencorat-coret

    • Bisa memutar kenop atau menekan tombol

    • Tangan bayi mampu membolak-balik halaman buku, 2 atau 3 sekaligus

    • Mulai merangkai manik-manik besar

    Untuk membantu merangsang perkembangan fisik-motoriknya maka orang tua disarankan untuk melakukan stimulasi pada anak.

    Anak yang mendapat stimulasi akan mengalami proses tumbuh kembang lebih cepat, memiliki koordinasi otot yang lebih baik serta gambaran diri yang lebih positif.

     

    Stimulasi

    Stimulasi untuk membantu perkembangan sosial dan emosional :

    • Bermain lempar bola bersama anak

    • Berikan mainan yang bisa didorong atau ditarik oleh anak

    • Meniup gelembung dan memecahkannya

    • Mengajak anak berjalan kaki di sekitar rumah

    • Ajak anak bermain balok dan biarkan ia mencoba membuat menara dengan 4 balok atau lebih

    • Berikan ia krayon untuk aktivitas mencorat-coret

     

    Tanda-Tanda Keterlambatan

    Orang tua berharap anak dapat berkembang dengan optimal namun adapula anak yang mengalami keterlambatan dalam perkembangannya.

    Hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Mommy harus segera melakukan konsultasi ke dokter.

    • Gerakan anak tampak gemetar dan kaku

    • Anak berjalan menjinjit setiap saat

    • Jari anak tidak dapat mengambil benda-benda kecil di sekitarnya

    • Gerakan kaki tidak dapat berkoordinasi dengan baik

    • Anak tak dapat memindahkan suatu barang ke dalam wadah

    • Anak mudah kelelahan setelah melakukan sedikit aktivitas

    • Anak belum bisa berjalan sendiri

    • Saat bergerak, hanya salah satu tangan yang mendominasi pergerakan

    Saat Mommy merasa anak mengalami gejala keterlambatan tumbuh kembang, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

     

    Ditulis oleh : Eva Solihah

    Komentar

    Instagram Mommy.101

    TestiMommy

    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image

    Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

    Eva, Mommy Lubna & Fadlan

    New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

    Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

    Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

    Mommy Fivi

    Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

    Jessica, Hamil 2 Bulan

    Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

    Sarah, Mommy Shifa