1-2 Tahun

Perkembangan Kognitif Balita 1-2 Tahun

Tahapan perkembangan, stimulasi, dan tanda gangguan kemampuan kognitif pada anak usia 1-2 tahun. Yuk cari tahu disini.
Perkembangan Kognitif Balita 1-2 Tahun

    Mommy akan melihat anak semakin pintar menirukan perkataan maupun aktivitas yang Mommy atau orang di sekitarnya. Anak juga akan terampil menggunakan sendok sendiri saat dia makan.

    Hal ini berhubungan dengan kemajuan perkembangan kognitifnya.

    Perkembangan kognitif adalah perkembangan kemampuan berpikir, belajar, memahami situasi, mengolah informasi, dan memecahkan masalah.

     

    Perkembangan

    Perkembangan kognitif  yang seharusnya bisa dilakukan pada usia 1-2 tahun:

    • Tahu dan mulai menggunakan benda sesuai fungsinya seperti sendok untuk makan, gelas untuk minum, sisir untuk rambut, dan lainnya.

    • Bisa menunjuk benda yang ia inginkan atau benda dan orang yang familiar saat ditanyakan

    • Menunjukkan minat pada boneka dan mulai bermain pura-pura menyuapi boneka.

    • Tahu dan dapat menunjuk anggota tubuhnya ketika ditanya

    • Menunjukkan minat gambar walaupun masih berupa coretan

    • Dapat mengikuti instruksi sederhana tanpa gestur tubuh misalnya duduk saat Mommy bilang “duduk ya”

    • Suka mengimitasi terutama seputar pekerjaan rumah tangga

    • Menemukan dan membawa kembali benda yang disembunyikan

    • Antusias mengeksplorasi lingkungan misalnya membongkar isi laci

    • Mulai mengembangkan kemampuan berpikirnya dengan bertanya atau cerita seperti “Mommy mana?”

    • Mulai paham konsep kepemilikan

    Untuk mengoptimalkan perkembangan kognitifnya pada usia ini, disarankan untuk melakukan stimulasi pada anak.

     

    Stimulasi

    Stimulasi yang bisa diberikan untuk membantu perkembangan

    1. Permainan mencocokkan, cari dua gambar yang sama dan bisa dilakukan variasi dengan memasang objek asli dengan gambar. Misal meletakkan kaus kaki anak di gambar kaus kaki.

    1. Mengelompokkan benda sesuai kategori misalnya mengumpulkan benda sesuai warna atau mengumpulkan benda yang bentuknya sama.

    1. Minta anak tutup matanya, sentuh di salah satu anggota tubuhnya lalu minta ia mengatakan nama anggota tubuh yang disentuh.

    1. Buat keadaan ruangan kamar agak berantakan lalu minta tolong anak untuk bantu membereskan.

    1. Ambil beberapa benda, letakkan di wadah lalu ajak anak mengembalikan ke tempatnya

    1. Siapkan beberapa wadah lalu sembunyikan benda di satu wadah, pastikan anak lihat prosesnya, hitung 1 detik lalu minta anak mencari bendanya. Perlahan, tingkatkan durasi waktu anak saat menunggu instruksi untuk mencari.

     

    Tanda-tanda Keterlambatan

    Perkembangan kognitif setiap anak pasti akan berbeda-beda walaupun menginjak usia yang sama, tapi tidak ada salahnya mewaspadai tanda-tanda adanya gangguan pada perkembangan kognitifnya.

     

    • Tidak dapat menunjuk benda yang diinginkan

    • Tidak mencoret-coret

    • Tidak mulai melihat-lihat buku

    • Tidak tertarik bermain dan berinteraksi dengan orang lain yang ia kenal

    • Tidak memahami kegunaan benda sehari-hari

    • Tidak meniru orang lain, biasanya pengasuh utama

    • Tidak memahami pertanyaan atau permintaan sederhana

    • Kehilangan kemampuan yang sebelumnya dimiliki

    The American Academy of Pediatrics merekomendasikan skrining tumbuh anak dilakukan pada usia 9 bulan, 18 bulan, 24 bulan, atau 30 bulan.

    Namun bisa lebih cepat jika Mommy memiliki anak berkebutuhan khusus atau saat Mommy menemukan adanya tanda-tanda seperti yang disebutkan di atas.

    Penanganan yang cepat dan tepat akan membantu masalah perkembangan anak.

     

    Ditulis oleh : Dini Ramdhaniar

    Komentar

    Instagram Mommy.101

    TestiMommy

    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image

    Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

    Eva, Mommy Lubna & Fadlan

    New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

    Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

    Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

    Mommy Fivi

    Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

    Jessica, Hamil 2 Bulan

    Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

    Sarah, Mommy Shifa