4-5 Tahun

Perkembangan Sosial Emosional Balita 4-5 Tahun

Tahapan perkembangan, stimulasi, dan tanda keterlambatan kemampuan sosial emosional pada anak usia 4-5 tahun. Yuk cari tahu disini.
Perkembangan Sosial Emosional Balita 4-5 Tahun

    Pada tahapan usia ini, kemampuan anak dalam bersosialisasi akan semakin baik. Secara tak sadar, anak akan menunjukkan perhatiannya kepada orang lain terutama orang terdekatnya.

     

    Perkembangan

    Simak tahap perkembangan sosial emosi apa saja pada anak usia 4 tahun berikut ini:

    • Senang bermain imaginative/pretend play

    • Inisiatif untuk berbagi dan menawarkan bantuan

    • Masih tantrum tapi sudah mulai berkurang biasanya jika hal yang diinginkan tidak dapat dicapai atau menghadapi perubahan yang mendadak

    • Mulai bisa bermain dengan teman tanpa pengawasan dari orang tua

    • Tertarik dan senang melakukan hal baru

    • Bermain peran sebagai orang tua

    • Dapat mengungkapkan keinginan, apa yang disukai, dan apa yang tidak disukai

    • Ingin menyenangkan temannya

    • Ingin sama dan meniru temannya

    • Dapat diajak bersepakat dan bernegosiasi

    • Dapat membedakan mana benar dan salah, jujur dan bohon

    • Dapat berbohong untuk melindungi diri walau tahu itu salah

    • Mandiri saat berpakaian, mengambil makanan, dan perawatan diri

    • Antusias melakukan permainan kompetitif dan menaati aturan bermain

    • Ingin diri dan orang lain diperlakukan sama

     

    Stimulasi

    Yuk, optimalkan perkembangan sosial emosi anak 4 tahun dengan kegiatan ini:

    1. Ajak anak bermain permainan grup atau permainan interaktif seperti bermain monopoli, lego, jual-jualan

    1. Bebaskan anak memilih pakaian atau sepatu yang akan dikenakannya

    1. Minta anak mempersiapkan sendiri perlengkapan untuk makan, seperti mengambil sendok dan piring serta mengambil nasi dan lauk pauknya sendiri

    1. Bermain pantomim, minta anak menebak gerakan dari orang tua lalu bergantian

    1. Minta anak mengatakan perasaannya saat marah seperti “aku marah”, “aku tidak mau” atau “aku tidak suka” daripada berteriak, memukul, melempar, mencubit, menendang atau menggigit. Saat anak marah, ajak ia menenangkan diri dengan meremas playdough, robek kertas atau olahraga

     

    Tanda-tanda keterlambatan

    Meski tidak mutlak, namun hal-hal ini dapat menjadi tanda gangguan perkembangan sosial emosi pada anak 4 tahun:

    • Meledak-ledak saat marah, tidak mampu mengendalikan diri saat marah atau kesal
    • Tidak mau atau tidak mampu menunjukkan sikap kooperatif seperti berbagi, menunggu giliran, atau mengikuti aturan
    • Tidak peduli pada orang lain
    • Kesulitan untuk mandiri dalam berpakaian dan merawat diri
    • Masih menangis dan menempel saat berpisah dengan orang tua

    Semakin sering anak terlibat dan mampu melabeli emosinya dengan baik, perkembangan sosial emosi anak di usia 4 tahun ini akan semakin baik, terutama dalam mengekspresikan empati terhadap orang-orang di sekitarnya.

     

    Ditulis oleh : Dini Ramdhaniar

    Komentar

    Instagram Mommy.101

    TestiMommy

    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image
    Slide Image

    Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

    Eva, Mommy Lubna & Fadlan

    New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

    Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

    Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

    Mommy Fivi

    Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

    Jessica, Hamil 2 Bulan

    Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

    Sarah, Mommy Shifa