Ketika Sakit

Demam pada Ibu Hamil

Demam merupakan salah satu gejala infeksi dalam tubuh yang dapat memengaruhi janin. Yuk, pahami gejala, penyebab, dampak, dan cara mengobatinya.

Gejala

Demam ditandai dengan peningkatan suhu tubuh di atas batas normal. Pada umumnya, suhu normal tubuh manusia berkisar antara 37° hingga 37,5°C .

Selain itu, Mommy juga dapat merasakan gejala berikut ketika demam 1,3.

  • Kelelahan
  • Pusing
  • Mual
  • Merasa dingin atau menggigil
  • Berkeringat

Penyebab dan komplikasi

Meskipun tidak selalu, demam sering kali disebabkan oleh infeksi. Berikut beberapa penyakit infeksi yang dapat menyebabkan demam pada ibu hamil beserta dampaknya 1,2.

Infeksi Intra-Amniotik

Infeksi intra-amniotik atau infeksi cairan ketuban dapat meningkatkan risiko komplikasi berikut.

  • Kelahiran prematur
  • Infeksi pada bayi, seperti sepsis, pneumonia atau meningitis
  • Kematian bayi
  • Perdarahan pascapersalinan
  • Solusio plasenta, yaitu kondisi ketika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum persalinan

Penyakit Menular Seksual

Kebanyakan penyakit menular seksual dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi berikut.

  • Kelahiran prematur
  • Berat badan lahir rendah
  • Kematian

Infeksi Saluran Kemih

Selain demam, ISK juga menyebabkan gejala nyeri saat buang air kecil dan peningkatan frekuensi buang air kecil. 

ISK saat hamil harus segera ditangani agar tidak menyebabkan komplikasi yang lebih parah.

  • Kelahiran prematur
  • Berat badan lahir rendah
  • Hipertensi pada kehamilan
  • Preeklamsia
  • Anemia

Pneumonia

Pneumonia atau peradangan pada paru juga dapat menyebabkan demam. Mommy yang mengalami pneumonia berisiko mengalami komplikasi kehamilan berikut.

  • Kelahiran prematur
  • Berat badan lahir rendah
  • Anemia
  • Kematian

Penyakit infeksi lain

Berikut beberapa penyakit lain yang juga dapat menyebabkan demam pada ibu hamil.

  • Infeksi pada vagina
  • Flu
  • Usus buntu atau appendicitis
  • Meningitis
  • Infeksi pada kulit

Dampak

Penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menemukan bahwa wanita yang mengalami demam sebelum atau selama awal kehamilan berisiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf dibandingkan yang tidak mengalami demam, terutama bila wanita tersebut kekurangan asam folat 3.

Kondisi darurat

Meski tidak selalu merupakan gejala penyakit berbahaya, sebaiknya Mommy segera berkonsultasi dengan dokter atau bidan saat mengalami demam untuk mengantisipasi risiko komplikasi.

Pengobatan

Pengobatan demam saat hamil bergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa obat yang mungkin diberikan.

Obat penurun demam

Mommy bisa mengonsumsi Paracetamol dan tidak disarankan mengonsumsi ibuprofen selama kehamilan.

Antibiotik

Jika demam disebabkan infeksi bakteri, dokter akan memberikan Mommy antibiotik.

Hindari menggunakan antibiotik tanpa sepengetahuan dokter, karena tidak semua jenis antibiotik aman bagi ibu hamil. Selain meningkatkan risiko efek samping, penggunaan antibiotik tanpa indikasi yang jelas juga akan meningkatkan risiko resistansi.

Antivirus

Antivirus diberikan jika Mommy diketahui mengalami demam akibat infeksi virus. 

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Apakah wajar demam saat hamil muda?

Demam merupakan pertanda adanya masalah dalam tubuh. Demam dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi bakteri, virus, atau protozoa. 

Penyakit infeksi yang terjadi semasa kehamilan harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi. 

Penelitian awal menunjukkan adanya peningkatan risiko keguguran pada ibu hamil yang mengalami demam. Namun, penelitian yang lebih baru tidak menemukan adanya peningkatan risiko keguguran akibat demam hingga usia kehamilan 16 minggu. 

Berdasarkan perbedaan tersebut, diperlukan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan ada tidaknya risiko keguguran akibat demam saat hamil.

Ditulis oleh : apt. Novita., S. Farm., M. Farm – Tim penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa