Ketika Sakit

Alergi pada Ibu Hamil

Alergi yang muncul saat hamil umumnya tidak berbahaya. Namun, menimbulkan ketidaknyamanan. Yuk, pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.

Penyebab

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap suatu zat tertentu, seperti debu, serbuk sari tanaman, atau makanan 1.

 Jika zat tersebut masuk ke dalam tubuh, tubuh akan mengenalinya sebagai unsur asing yang berbahaya dan meresponsnya dengan  melepaskan bahan kimia inflamasi ke dalam darah yang menimbulkan gejala alergi. 

Gejala

Berikut sejumlah gejala alergi yang perlu diwaspadai 1.

  • Mata gatal dan berair
  • Hidung tersumbat
  • Radang dan pembengkakan pada sinus
  • Bersin
  • Nyeri atau gatal pada tenggorokan
  • Hidung berair

Dampak

Umumnya, alergi ringan tidak membahayakan janin. Namun, apabila Mommy memiliki riwayat alergi sebelum kehamilan, gejala alergi yang dirasakan saat hamil akan dapat lebih buruk karena adanya perubahan hormon.

Oleh karena itu, Mommy harus berusaha untuk menghindari pemicu alergi.

Penanganan1,3

Alergi Ringan

  1. Gunakan obat antialergi atau antihistamin jika diperlukan. Pastikan hanya mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter, karena tidak semua obat alergi aman untuk ibu hamil.
  2. Gunakan cairan irigasi untuk meringankan gejala hidung berair atau tersumbat. Mommy dapat membersihkan hidung satu kali sehari atau lebih sesuai kebutuhan.
  3. Gunakan inhalers untuk mengatasi gejala sesak napas, terutama bila Mommy memiliki riwayat asma.

Alergi Sedang hingga Berat

  1. Gunakan semprot hidung yang mengandung antiinflamasi, yaitu obat golongan kortikosteroid.
  2. Konsumsi antibiotik. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jika Mommy mengalami alergi yang menyebabkan infeksi pada sinus atau telinga.

Pencegahan

Terdapat beberapa langkah pencegahan alergi yang dapat Mommy terapkan 1,4.

  • Hindari pemicu alergi, seperti debu, bulu hewan, serbuk sari tanaman, polusi, asap rokok, atau makanan tertentu 
  • Gunakan masker jika sedang bepergian
  • Jaga kebersihan rumah agar terhindar dari paparan zat pemicu alergi
  • Mandi dan ganti pakaian setelah bepergian untuk menghilangkan debu atau zat pemicu alergi yang mungkin menempel di rambut dan pakaian

Kondisi darurat

Jika gejala alergi sangat mengganggu, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang aman.

Pada sejumlah kasus, alergi obat atau makanan tertentu dapat menyebabkan gejala berat, seperti  kesulitan bernapas, muntah, bahkan penurunan kesadaran.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Beberapa obat alergi aman dikonsumsi oleh ibu hamil, seperti Cetirizine dan Loratadine. Namun, penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dokter.

Ditulis oleh : apt. Novita., S. Farm., M. Farm – Tim penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa