Panduan Umum

Cara Mengeringkan ASI

Berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengeringkan ASI. Baik yang direkomendasikan oleh dokter maupun cara lain yang alami.

Sebagian Mommy berhenti memproduksi ASI hanya beberapa hari setelah anak berhasil disapih.

Namun, sebagian lain harus menunggu lama sampai ASI tak lagi diproduksi oleh payudara.

Cara mengeringkan ASI sesuai rekomendasi dokter

Berikut adalah beberapa cara mengeringkan ASI yang direkomendasikan oleh dokter, baik alami maupun dengan obat.

1. Menyapih secara bertahap

Kurangi frekuensi menyusui secara bertahap, misalnya dari dua kali per hari menjadi satu kali per hari hingga perlahan-lahan berhenti sepenuhnya.

Cara ini merupakan cara paling aman, karena payudara yang disapih secara tiba-tiba berisiko menjadi nyeri, bengkak, bahkan mengalami mastitis.

2. Hindari stimulasi puting

Puting yang terstimulasi dapat menyebabkan produksi ASI tetap berlanjut. Untuk itu, hindari stimulasi puting yang disebabkan oleh hal- hal berikut ini:

  • Tekanan pada payudara
  • Bra yang terlalu ketat
  • Pakaian yang ketat

3. Hentikan memompa ASI

Memompa ASI akan memberikan sinyal pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Jika payudara mulai terasa penuh, pompa dengan tangan seperlunya untuk mengurangi ketidaknyamanan.

  • Hari 1 : pompa selama 5 menit setiap 4-5 jam
  • Hari 2 : pompa selama 5 menit setiap 2-3 jam
  • Hari 3-7: pompa selama yang diperlukan untuk mengurangi ketidaknyamanan

4. Pil kontrasepsi

Pil kontrasepsi, terutama yang mengandung hormon estrogen, diyakini ampuh untuk menekan laktasi.

5. Vitamin B6

Vitamin B6 diketahui dapat memperlancar produksi ASI, namun konsumsi dalam dosis yang tinggi ternyata dapat menghentikan produksi hormon prolaktin sehingga akan mengurangi produksi ASI.

Bahan-bahan alami untuk mengeringkan ASI

Selain mempraktikkan cara-cara yang direkomendasikan oleh dokter, Mommy juga bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti berikut ini:

  • Es batu. Kompres payudara dengan es batu yang dibungkus dengan handuk, dua kali dalam sehari. Cara ini dapat membantu menghentikan produksi ASI dan mengurangi pembengkakan pada payudara
  • Teh sage. Teh sage adalah teh herbal yang dapat mempercepat proses penghentian produksi ASI. Konsumsi teh ini tiga kali sehari secara rutin
  • Papermint. Semua jenis makanan yang memiliki cita rasa peppermint dapat membantu mengeringkan ASI. Mommy dapat mengonsumsi teh peppermint atau permen peppermint setiap hari
  • Daun kubis. Letakkan daun kubis segar di atas payudara. Biarkan melekat selama beberapa hari. Bila daun sudah layu, gantilah dengan yang baru. Cara ini dapat membantu Mommy untuk mengeringkan pasokan ASI
  • Teh melati. Teh melati dianggap mampu menurunkan kadar prolaktin, yaitu hormon yang membantu memproduksi ASI
  • Peterseli atau parsley. Peterseli atau parsley bisa menghambat produksi ASI dengan cara menurunkan kadar hormon prolaktin dalam tubuh

Dampak bila ASI tidak dikeringkan setelah disapih

ASI yang tidak dikeringkan setelah disapih bisa menyebabkkan mastitis.

Mastitis merupakan kondisi peradangan pada jaringan payudara yang disertai dengan infeksi. Berikut adalah gejala mastitis:

  • Demam
  • Meriang
  • Banyak berkeringat
  • Muncul garis-garis merah di payudara
  • Payudara terasa hangat
  • Muncul benjolan di payudara saat ditekan
  • Puting bengkak dan berwarna kemerahan

Cobalah cara-cara mengeringkan ASI di atas setelah Mommy sukses menyapih anak.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila ASI tetap keluar setelah mencoba semua cara tersebut.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Bagaimana cara mengeringkan ASI secara alami?

Ada beberapa cara mengeringkan ASI secara alami. Di antaranya adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa menghentikan produksi ASI, seperti teh melati, teh sage, papermint, dan parsley.

Selain itu, Mommy juga bisa mengompres payudara dengan daun kubis atau es batu.

Setelah menyapih, payudara akan berhenti memproduksi ASI. Ini akan membuat payudara menjadi lebih kempes, yang biasanya terjadi dalam tujuh hari pascapenyapihan.

Kompres payudara dengan handuk yang sudah direndam air hangat selama beberapa menit, kemudian lakukan pemijatan lembut. Bila bengkak tak kunjung berhenti, Mommy bisa menghubungi dokter atau konselor laktasi.

Penulis :  Dian Kusumawardani, Konselor Menyusui – Tim penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.

Sumber

  1. Newman, Jack. Dr. 2008. The Ultimate Breastfeeding Book of Answers. Tangerang : Buah Hati.
  2. Prasetyono, Dwi. Sunar. 2012. Buku Pintar ASI Eksklusif. Yogyakarta : Diva Press.
  3. Werdayanti, Rina. 2013. ASI Eksklusif. Yogyakarta : Familia.

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa