Panduan Umum

KB untuk Ibu Menyusui

Adakah KB untuk Ibu Menyusui yang Aman? temukan pilihan lengkapnya disini

Jenis KB yang aman

Berikut pilihan KB yang tidak memengaruhi kualitas ASI dan aman bagi ibu menyusui.

1. Tubektomi

Permanen. Tubektomi disebut juga sterilisasi wanita, yaitu metode KB yang tepat untuk Mommy yang tidak berencana untuk hamil kembali.

Cara kerja.Tubektomi akan mencegah pertemuan antara sperma dan sel telur.

Kelahiran sesar. Dapat langsung menjalani prosedur tubektomi setelah bayi lahir

Kelahiran normal. Prosedur ini akan dilakukan selang beberapa jam atau hari pascakelahiran bayi.

Metode. Dengan cara mengikat atau memasang cincin pada saluran telur bagian kanan dan kiri. Di luar operasi caesar, tubektomi akan dilakukan dengan metode laparotomi atau laparoskopi.

Efektivitas. Efektivitas metode ini mencapai 99,5% dan tidak memengaruhi kualitas dan volume ASI.

2. Vasektomi

Sterilisasi. Vasektomi disebut juga sterilisasi pria.

Cara kerja. Dilakukan dengan cara menutup saluran sperma kanan dan kiri sehingga cairan mani yang keluar tidak mengandung sel sperma.

Kapan dapat dilakukan. Vasektomi dapat dilakukan kapan saja dengan bantuan tenaga medis terlatih.

Efektivitas. Efektivitasnya mencapai 97-98% dan bersifat permanen, sehingga Mommy dan suami harus berpikir matang sebelum melakukan vasektomi.

3. IUD

IUD atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim dan terbuat dari plastik kecil yang fleksibel.

Cara kerja. IUD bekerja dengan cara menghambat pertemuan antara sperma dan sel telur.

Kapan dapat dilakukan. Pemasangan IUD dapat dilakukan segera setelah melahirkan.

Jika sudah lewat 48 jam dari proses persalinan, Mommy harus menunggu pemasangan IUD hingga 4 minggu pascamelahirkan.

Efektifitas. UD memiliki efektivitas hingga 99% dan dapat mencegah kehamilan hingga 10 tahun.

4. Implan

Implan atau Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) merupakan alat kontrasepsi hormonal yang ditanam di bawah kulit lengan atas.

Cara kerja. Hormon pada implan akan dilepas perlahan-lahan untuk mengentalkan lendir pada mulut rahim agar pergerakan sperma terhambat dan pembentukan lapisan dinding rahim terganggu.

Kapan dapat dilakukan. Metode ini dapat dilakukan kapanpun.

Masa pakai. Implan tidak permanen dan dapat mencegah kehamilan hingga 3 tahun.

Efektifitas implan mencapai 99,95% dan tidak akan mengganggu produksi serta kualitas ASI.

5. Suntik 3 bulanan

Rutin. Kontrasepsi suntik 3 bulanan berisi hormon progestin yang harus disuntikkan setiap 3 bulan sekali.

Cara kerja. Hormon mencegah pelepasan sel telur dari indung telur serta mengganggu pertemuan sel telur dan sperma.

Kapan dapat dilakukan. Metode ini dapt dilakukan setelah 6 minggu pascapersalinan.

Efektifitas mencapai 97% dan tidak berpengaruh pada produksi ASI.

6. Pil progesteron

Rutin. Pil progesteron atau mini pil merupakan alat KB hormonal yang mengandung hormon progestin dan harus diminum sehari sekali.

Efektivitasnya mencapai 97%.

Kapan dapat dilakukan. Mommy dapat mulai mengonsumsi pil ini segera setelah melahirkan.

7. Kondom

Kondom merupakan alat kontrasepsi berupa penghalang yang digunakan oleh pria untuk menghalangi sperma masuk ke vagina. 

Cara kerja. Gunakan kodom sebelum melakukan hubungan seksual dan segera lepaskan setelah ejakulasi. 

Efektivitas. Kondom memiliki tingkat efektivitas sekitar 98%.

8. MAL

Alami. Metode Amenore Laktasi (MAL) merupakan kontrasepsi alamiah karena mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif.

Hormonal. Menyusui merangsang peningkatan hormon prolaktin yang dapat menekan produksi hormon estrogen yang berperan mematangkan sel telur.

Syarat. Penggunaan metode MAL harus memenuhi persyaratan berikut.

  • Mommy memberikan ASI eksklusif
  • Bayi berusia kurang dari 6 bulan
  • Mommy belum mendapatkan menstruasi

Masa. Jika persyaratan ini terpenuhi, umumnya MAL dapat melindungi selama 6 bulan.

Setelah 6 bulan, sebaiknya Mommy mempertimbangkan penggunaan metode KB lain sebagai tambahan.

Jenis KB yang tidak disarankan

Estrogen. Jenis KB dengan kandungan estrogen tidak disarankan pada ibu menyusui karena dapat menganggu produksi ASI.

1. Suntikan KB 1 bulan

Suntik kombinasi atau suntik bulanan adalah metode kontrasepsi yang mengandung hormon progestin dan estrogen yang disuntikkan sekali setiap bulan.

2. Pil kombinasi

Pil kombinasi berisi hormon estrogen dan progesteron yang harus diminum sehari sekali di jam yang sama.

Sebelum memutuskan penggunaan salah satu jenis KB di atas, konsultasikan dengan dokter kandungan atau bidan untuk menentukkan KB yang paling tepat.

Penulis :  apt. Silvia Dwi Puspa Susanti, S.Farm. Tim Penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber

Sumber

  1. Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 24 Tahun 2017 tentang Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran https://jdihn.go.id/files/241/PERKA%2024%202017%20KB%20PPPK.pdf diakses tanggal 19 Juni 2021.
  2. Website Monitoring Berkualitas BKKBN. 2019. https://monika.bkkbn.go.id/implan-kb/ diakses tanggal 19 Juni 2021.

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa