Perkembangan Fisik-Motorik Balita 5-6 Tahun
Seiring pertumbuhan fisiknya, kemampuan motorik anak 5 tahun juga berkembang dengan lebih baik. Mommy tentu tidak mau melewatkan setiap tahap perkembangan fisik dan motorik anak.
Perkembangan
Simak milestone perkembangan motorik anak usia 5-6 tahun berikut:
-
mampu berdiri satu kaki selama setidaknya 10 detik. Beberapa anak mungkin mampu melakukannyabahkan dengan mata tertutup;
-
mampu melompat dengan satu kaki; mungkin dapat (skip)
-
mampu melakukan koprol (gerakan roll depan);
-
mampu makan menggunakan sendok dan garpu;
-
mampu buang air sendiri di kamar mandi;
-
mampu berayun dan memanjat;
-
koordinasi tubuh lebih baik (lengan, kaki, dan badan bergerak secara seimbang)
-
makin terampil menggunakan peralatan tulis;
-
dapat meniru gambar segitiga;
-
dapat menggunakan pisau untuk mengoleskan makanan.
Stimulasi
Untuk perkembangan fisik dan motorik yang optimal, anak usia pra-sekolah (3-5 tahun) disarankan untuk bergerak aktif selama setidaknya3 jam setiap hari.
Berikut adalah beberapa stimulasiuntuk anak usia 5 tahun yang bisa Mommy lakukan:
- Simpan krayon, kertas, cat warna, gunting, dan lem pada tempat yang mudah diakses anak. Dorong anak untuk menggambar dan membuat “karya seni” dengan berbagai macam alat.
- Pilihkan mainan yang mengembangkan kemampuan merancang atau membangun.
- Ajari anak untuk mengayunkan kakinya ke depan dan ke belakang saat bermain ayunan.
- Bantu anak memanjat monkey bar.
- Berjalan kaki dengan anak mengitari taman atau lingkungan tempat tinggal sambil melakukan permainan “berburu harta karun”, misalnya mencari sesuatu berwarna hijau.
- Dampingi anak belajar anak mengendarai sepeda roda tiga;
- Batasi penggunaan gawai (TV, tablet, dan sejenisnya) maksimal 1 jam per hari, karena anak cenderung hanya duduk dan tidak bergerak aktif sepanjang waktu menonton;
Tanda-Tanda Keterlambatan
Mommy perlu mengenali tanda keterlambatan perkembangan agar Mommy bisa mendapatkan bantuan dari tenaga profesional sebelum terlambat.
Perhatikan apakah anak menunjukkan salah satu tanda keterlambatan perkembangan fisik anak usia 5 tahun berikut:
-
Tidak bisa berjalan, berlari, memanjat, melompat, dan naik-turun tangga dengan stabil;
-
Tidak bisa melompat dengan satu kaki sebanyak minimal 5 kali;
-
Tidak bisa berdiri satu kaki selama setidaknya 5 detik;
-
Tidak bisa melakukan rutinitas sehari-hari secara mandiri, seperti makan atau memakai baju;
-
Tidak bisa menggambar bahkan objek sederhana seperti stick man.
Jika ya, sebaiknya Mommy segera berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan skrining tumbuh kembang dan dilakukan penanganan lebih lanjut.
Ditulis oleh : Muna Fitria
Sumber
- https://medlineplus.gov/ency/article/002016.htm
- https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/pdf/checklists/CDC_-LTSAE-Checklists-with-Tips-5year-P.pdf
- https://www.10000steps.org.au/articles/national-physical-activity-recommendations-children-0-5-years/
- https://www.childrens.health.qld.gov.au/wp-content/uploads/PDF/red-flags-a3.pdf

