Perkembangan Kognitif Balita 5-6 Tahun
Perkembangan kognitif anak usia 5 tahun mencakup perkembangan watak, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan memecahkan masalah.Perkembangan otak juga adalah bagian dari perkembangan kognitif.
Perkembangan
Untuk mengetahui apakah tahap perkembangan kognitif anak usia 5 tahun sudah sesuai, Mommy perlu mengamati bagaimana cara anak berpikir, mengeksplorasi, dan mencari tahu.
Anak 5 tahun pada umumnya dapat melakukan beberapa keterampilan berikut:
- menghitung 10 benda atau lebih;
- menggambar orang dengan sedikitnya 6 anggota tubuh;
- menulis beberapa angka dan huruf;
- meniru gambar segitiga dan bentuk geometri lain;
- mengenali nilai mata uang;
- menyebutkan sedikitnya 4 warna dengan benar;
- bertanya dan menjawab pertanyaan “kenapa”;
- mengerti konsep waktu, seperti pagi, siang, malam, besok;
- mengenali tulisan namanya; beberapa anak bahkan mungkin bisa menuliskan namanya;
- menyebutkan nama dan alamat lengkap tempat tinggal; terkadang nomor telepon
Stimulasi
Keterlambatan belajar dapat terjadi jika anak tidak dapat mencapai tahapan perkembangan kognitif yang diharapkan.
Mommy dapat mencegah hal ini dengan memberikan stimulasi perkembangan kognitif anak usia 5 tahun yang tepat, diantaranya:
- Mengajarkan anak untuk menghapalkan alamat lengkap tempat tinggal dan nomor telepon Mommy;
- Mengajarkan anak konsep waktu seperti pagi, siang, malam, hari ini, besok, dan kemarin. Mommy sebaiknya juga mengajarkan nama-nama hari, apalagi jika anak sudah mulai bersekolah.
- Mengeksplorasi minat anak. Misalnya jika anak mempunyai ketertarikan padahewan, Mommy bisa mengajak anak mengunjungi kebun binatang atau peternakan.
- Membaca bersama. Mommy dapat mengajak anak mencari tahu lebih banyak dengan mengunjungi perpustakaan atau mencari tahu lewat Internet.
- Bermain dengan menggali kreativitas anak. Berbekal kardus bekas, misalnya, pancing dengan pertanyaan “Ini bisa kita buat menjadi apa ya?”
- Mengajarkan anak bagaimana cara bermain berbagai olahraga dan permainan.
Tanda – Tanda Keterlambatan
Untuk mengetahui ada tidaknya tanda keterlambatan perkembangan kognitif pada anak, Mommy perlu memperhatikan bagaimana anak bermain, belajar, berbicara, atau bertingkah laku.
Perhatikan beberapa ciri anak terlambat tumbuh kembang berikut:
-
Perhatiannya sangat mudah terpecah; mengalami kesulitan fokus pada satu kegiatan selama lebih dari 5 menit;
-
Tidak mampu mengikuti berbagai macam permainan dan aktivitas;
-
Tidak bisa menggambar;
-
Tidak mampu melakukan beberapa tahapan perkembangan kognitif;
-
Kehilangan keterampilan yang pernah dikuasainya.
Jika ya, sebaiknya Mommy segera berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan skrining tumbuh kembang.
Ditulis oleh : Muna Fitria
Sumber
- https://medlineplus.gov/ency/article/002016.htm
- https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/pdf/checklists/CDC_-LTSAE-Checklists-with-Tips-5year-P.pdf
- http://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/WhatCognitiveDev/index.html
- http://www.readingbrightstart.org/articles-for-parents/lets-repetition-important-learning/

