Perkembangan berdiri dan berjalan pada bayi
Tahapan berdiri dan berjalan bayi sesuai usia
Berikut adalah tahapan berdiri dan berjalan pada bayi sesuai dengan usianya:
1. Usia 0-2 bulan
Bayi baru lahir memiliki refleks melangkah atau stepping reflex yang akan hilang sendiri saat ia berusia 2 bulan.
2. Usia 3-6 bulan
Pada usia 3 bulan, badan bayi mulai bisa bertumpu pada kakinya saat menyentuh permukaan, namun kakinya belum kuat untuk berdiri.
Usia 4-5 bulan, bayi mulai dapat melakukan gerakan melompat-lompat saat diberdirikan dan kakinya menginjak permukaan.
Pada usia 6 bulan, bayi mulai bisa berdiri dengan bantuan.
3. Usia 7-9 bulan
Pada usia ini, bayi mulai belajar menarik badannya untuk berdiri dengan bertumpu pada benda-benda di sekitarnya.
Namun, bayi belum bisa duduk kembali secara perlahan dan cenderung menjatuhkan diri di bagian pantatnya terlebih dulu.
Saat berusia 9 bulan, sebagian bayi ada yang mulai bisa berdiri sendiri tanpa bantuan, meskipun belum seimbang. Setelah itu, bayi akan mulai belajar merambat.
4. 10-12 bulan
Kebanyakan bayi di rentang usia ini sudah bisa berdiri sendiri tanpa bantuan.
Bayi juga sudah bisa duduk kembali secara perlahan dari posisi berdiri.
5. Usia 12 bulan ke atas
Pada usia 12 bulan, keseimbangan bayi semakin baik, dan bayi mulai belajar berjalan beberapa langkah tanpa bantuan.
Sebagian bayi di usia ini sudah bisa berjalan dengan lancar.
Tips agar bayi cepat berjalan
Dengan stimulasi yang tepat dan konsisten, kemampuan berjalan bayi akan berkembang dengan baik.
Berikut ini tips agar bayi cepat berjalan:
- Beri contoh cara berdiri dan kembali duduk ke posisi semula
- Jika bayi sudah lancar berdiri dan kembali duduk dengan benar, tuntun bayi berjalan dengan bantuan
- Letakkan mainan favoritnya di tempat tinggi yang mudah dijangkau bayi saat berdiri
- Berikan bayi push walker, mainan yang juga berfungsi sebagai alat bantu jalan bayi
- Ajak bayi berenang untuk melatih otot-otot kakinya
- Letakkan bayi di lantai dan pastikan sekelilingnya sudah aman
- Biarkan bayi bertelanjang kaki untuk membantunya membentuk otot kaki dan menguatkan pergelangan kakinya
- Berikan pujian saat bayi berhasil berjalan walaupun hanya beberapa langkah
- Buat suasana menyenangkan, misalnya nyalakan musik kesukaan saat bayi belajar berjalan
- Ajak bayi bermain bersama teman sebaya agar ia bersemangat untuk belajar berjalan
Tanda yang harus diwaspadai
Berikut ini tanda-tanda yang harus diwaspadai atau dikonsultasikan ke dokter:
1. Bagi bayi yang belum bisa berjalan
Segera konsultasikan ke dokter, jika bayi belum bisa berjalan mengalami kondisi berikut ini:
- Bayi belum bisa berdiri dengan bantuan di usia 12 bulan
- Bayi belum bisa berjalan sendiri di usia 18 bulan
- Bayi belum bisa berjalan dengan stabil dan seimbang di usia 2 tahun
- Kaki bayi kaku
2. Bagi bayi yang sudah bisa berjalan
Meski sudah bisa berjalan, konsultasikan ke dokter jika bayi mengalami kondisi berikut:
- Sering jatuh dan memiliki keseimbangan yang buruk
- Kebiasaan berjalan jinjit yang telah berlangsung lama
Selain mengetahui umur berapa bayi bisa berdiri dan berjalan, perhatikan juga tahapan perkembangan lainnya, seperti duduk dan merangkak, yang berpotensi memengaruhi kemampuan berdiri dan berjalan bayi.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Bolehkah bayi 4 bulan diberdirikan?
Bayi usia 4 bulan sudah boleh Mommy berdirikan apabila tubuhnya sudah menunjukkan tanda-tanda kesiapan, seperti kaki sudah menjejak meskipun belum bisa berdiri sendiri, sudah bisa mengangkat tubuhnya untuk berdiri meski masih dibantu, atau bisa bermain dengan posisi berdiri meskipun masih disangga.
Umur berapa bayi bisa berjalan?
Umumnya, bayi bisa berjalan di rentang usia 9-15 bulan. Kemampuan berjalan bayi dapat dipengaruhi oleh stimulasi yang diberikan serta kondisi kesehatannya.
Apa penyebab anak terlambat berjalan?
Anak berpotensi terlambat berjalan akibat faktor-faktor berikut ini.
- Mommy mengalami infeksi semasa kehamilan
- Kelahiran prematur
- Kurang stimulasi
- Bayi menderita penyakit berat
- Bayi mengalami kelainan fisik bawaan
- Bayi kekurangan nutrisi
- Bayi mengalami keterlambatan perkembangan sistem motorik
Untuk mengetahui faktor apa yang sebenarnya menyebabkan anak terlambat berjalan, Mommy sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar bisa segera diatasi.
Ditulis oleh Dini Ramdhaniar — Tim Penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.
Sumber
- M Sambo, Catherine. 2015. Menjelajah Sebelum Berjalan. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/menjelajah-sebelum-berjalan (diakses tanggal 8 Agustus 2021)
- Ninditya, dr Lina. 2016. Tips Melatih Anak Berdiri dan Berjalan. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/tips-melatih-anak-berdiri-dan-berjalan (diakses tanggal 8 Agustus 2021)
- CDC. CDC’s Development Milestone. https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/index.html (diakses tanggal 8 Agustus 2021)
- Pregnancy Birth and Baby. 2019. Learning to walk
https://www.pregnancybirthbaby.org.au/learning-to-walk (diakses tanggal 8 Agustus 2021) - Kids Health. Movement, Coordination, and You 1-2 Years Old. https://kidshealth.org/en/parents/move12yr.html (diakses tanggal 8 Agustus 2021)
- Pathway.org. 2020. From Baby’s First Steps to Walking on Their Own. https://pathways.org/baby-walking-on-their-own/ (diakses tanggal 21 Agustus 2021)

