Panduan Umum

Perkembangan bicara bayi

Ayo simak ulasan tentang tahapan perkembangan dan umur berapa bayi bisa bicara, serta stimulasinya berikut ini

Tahapan perkembangan bicara bayi sesuai usia

Berikut adalah tahapan perkembangan bicara pada bayi:

Usia bayiTahapan perkembangan bicara
1-3 bulanBayi baru lahir menyampaikan rasa lapar, sakit, mengantuk, dan tidak nyaman dengan menangis.

Pada usia 2-3 bulan, bayi mulai membuat suara-suara dan ocehan singkat tanpa makna saat diajak bicara.
4-6 bulanBayi dapat membuat suara tangisan yang berbeda, memekik, dan tertawa saat Mommy mengajaknya bermain.

Bayi mengeluarkan suara seperti ‘aaaa’ atau ‘uuuu’ saat diajak bicara.
6-11 bulanBayi mulai mengoceh dengan suku kata tertentu, seperti “ba-ba” atau “da-da”. Bayi juga mulai bisa meniru suara dan nada yang didengarnya.

Pada usia 7 bulan, bayi akan menoleh saat namanya dipanggil. Pada usia 9 bulan, bayi sudah mengerti beberapa makna kata yang sering diucapkan, sehingga akan bereaksi saat mendengar kata tersebut. Misalnya, saat Mommy bilang “Jangan”, bayi tahu bahwa Mommy sedang melarangnya.
12-17 bulanUmumnya, bayi pada usia ini sudah dapat mengucapkan kata pertama yang bermakna, seperti memanggil Mommy, atau menjawab pertanyaan sederhana dengan gestur tubuh. Misalnya menggeleng untuk “tidak” atau mengangguk untuk “iya”.

Sebagian besar bayi pada usia ini juga sudah dapat meniru kata-kata sederhana dan menguasai 4-6 kata, meskipun pengucapannya belum jelas.
18-24 bulanPada usia ini, bayi dapat mengucapkan 50 kata, bicaranya semakin jelas, dan ia akan mulai menggabungkan dua kata menjadi kalimat pendek. Bayi dapat menunjuk benda yang diinginkan, anggota tubuh, atau benda di sekitar rumah.
Tahapan perkembangan bicara bayi sesuai usia

Stimulasi agar bayi cepat bicara

Berikut adalah cara-cara yang dapat Mommy lakukan untuk menstimulasi bayi agar cepat bicara.

  • Ajak bayi bicara secara rutin walaupun ia belum dapat menjawab apa yang Mommy katakan
  • Ajak bayi bermain cilukba atau nyanyikan lagu anak
  • Bacakan buku cerita pada bayi
  • Pandang mata bayi saat ia mencoba berkomunikasi dengan Mommy
  • Bijaklah dalam membuat aturan screen time. Sebaiknya anak berusia di bawah 2 tahun tidak terpapar gawai
  • Respons setiap celotehan bayi walaupun tanpa makna
  • Jelaskan aktivitas yang sedang Mommy lakukan saat bersama bayi. Misalnya, saat sedang mengganti popok dan baju, katakan “Baju dan popoknya diganti dulu, ya. Ini popok yang bersih, dan bajunya diganti yang warna biru”
  • Jika bayi sudah mulai bicara dan salah mengucapkan kata, Mommy bisa langsung mencontohkan yang benar

Tanda-tanda yang harus diwaspadai

Berikut adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai terkait perkembangan bicara bayi.

  • Usia 2 bulan tidak mengeluarkan suara
  • Usia 6 bulan tidak memberikan respons apa pun saat diajak bermain atau berbicara
  • Usia 10 bulan tidak mengoceh
  • Usia 12 bulan tidak mencoba berkomunikasi, baik menggunakan suara, gerak tubuh, dan/atau kata-kata, terutama saat membutuhkan bantuan atau menginginkan sesuatu
  • Usia 18 bulan tidak ada kata lain selain mama, papa, dan dada. Bayi tidak mengerti perintah sederhana, dan tidak menunjuk pada benda yang diinginkan
  • Usia 24 bulan tidak dapat mengucapkan lebih dari 25 kata, tidak dapat menyusun kalimat yang terdiri dari dua kata, dan tidak dapat menunjukkan anggota tubuh yang disebut

Dengan mengetahui tahapan perkembangan bicara bayi, Mommy dapat melakukan stimulasi yang tepat dan rutin sesuai usianya.

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Bayi mulai mengeluarkan ocehan-ocehan pada usia 2-3 bulan. Di usia 18 bulan, sebagian besar bayi sudah bisa mengucapkan kata pertamanya. Kemudian, di usia 2 tahun, bayi mulai bisa mengucapkan 2 kata dan menggabungkannya menjadi kalimat sederhana yang bermakna.

Umumnya, bayi laki-laki bisa mengucapkan kata yang bermakna dengan jelas pada usia 2-3 tahun. Perhatikan tanda-tanda keterlambatan bicara pada bayi dan segera periksakan ke dokter anak untuk dianalisis lebih lanjut.

Ditulis oleh Dini Ramdhaniar –Tim Penulis Mommy101, disadur dari berbagai sumber.

Sumber

  1. IDAI. 2013. Keterlambatan Bicara. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/keterlambatan-bicara (diakses tanggal 11 Juli 2021)
  2. Pregnancy Birth and Baby. 2019. Speech development in children. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/speech-development-in-children (diakses tanggal 11 Juli 2021)
  3. Web MD. 2020. Your Baby’s First Words. https://www.webmd.com/parenting/baby-talk-your-babys-first-words#1 (diakses tanggal 11 Juli 2021)
  4. Stanford Children’s Health. Age-Appropriate Speech and Language Milestones. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=age-appropriate-speech-and-language-milestones-90-P02170 (diakses tanggal 21 Agustus 2021)

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa