Tes TORCH
Pengertian
TORCH adalah pemeriksaan atau tes untuk penyakit toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus dan herpes simplex.
Tes ini penting untuk dilakukan karena penyakit tersebut dapat menular pada janin dan menimbulkan berbagai macam komplikasi.
Jenis penyakit dalam tes TORCH
Berikut adalah jenis penyakit yang termasuk dalam tes TORCH:
1. Toksoplasmosis
Toksoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii dan dapat menular dari ibu ke janin.
Toksoplasmosis dapat menyebabkan masalah kehamilan baik bagi ibu dan janin, seperti:
- Bayi lahir dalam keadaan meninggal
- Kelahiran prematur
- Kecacatan janin, seperti gangguan neurologis, intelektual dan pendengaran
- Peradangan pada mata yang dapat menyebabkan kebutaan
- Kejang
- Penumpukan cairan di otak (hydrocephalus)
Sebagian besar penderita tidak mengalami tanda atau gejala tertentu, sehingga penyakit ini agak sulit dideteksi tanpa pemeriksaan laboratorium.
2.Rubella
Rubella dikenal juga sebagai campak jerman, umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.
Gejalanya adalah ruam yang dimulai pada bagian wajah dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya.
Infeksi virus rubella saat hamil dapat menyebabkan kecacatan pada janin, terutama jika terjadi dalam 4 bulan pertama kehamilan.
Penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada janin, seperti:
- Gangguan pendengaran
- Kelainan jantung
- Kebutaan
3. Cytomegalovirus (CMV)
Sekali terinfeksi, virus CMV akan tetap berada di dalam tubuh seumur hidup dalam keadaan “tidur” (dorman) tanpa menyebabkan gejala pada orang sehat.
Namun, infeksi ini harus diwaspadai ketika hamil, karena dapat menular ke janin dan menyebabkan gejala dan komplikasi yang fatal, seperti:
- Kelahiran prematur
- Berat badan lahir rendah
- Kehilangan pendengaran dan penglihatan
- Bayi nampak kuning (jaundice)
- Infeksi paru
- Kejang
- Kelemahan otot
- Cacat mental
- Gangguan fungsi liver
- Ruam pada kulit
Bayi yang terinfeksi dapat terlihat sehat ketika lahir. Namun gejala kehilangan pendengaran, keterlambatan perkembangan, atau gangguan penglihatan dapat muncul kemudian.
4. Herpes simplex Virus (HSV) Tipe 1 dan Tipe 2
HSV tipe 1 dan tipe 2 memiliki gejala yang berbeda. HSV tipe 1 biasanya menyebabkan gejala sariawan atau luka di sekitar bibir, sedangkan HSV tipe 2 menyebabkan penyakit herpes genital yang menyerang alat kelamin.
Ibu hamil yang terinfeksi dapat menularkan virus ke bayi dan menyebabkan :
- Penyakit kulit, mata dan mulut
- Gangguang pada sistem saraf pusat
- Berat badan lahir rendah
- Keguguran
- Kelahiran prematur
- Kematian
- Kecacatan janin
Infeksi herpes dapat ditularkan ibu ke bayi saat proses melahirkan normal, oleh karena itu penderita herpes disarankan untuk melahirkan bayi secara sesar.
Pemeriksaan TORCH
Infeksi TORCH sangat berbahaya, penting untuk mendeteksi infeksi tersebut sebelum atau pada awal kehamilan, agar dapat ditangani dengan tepat.
Pemeriksaan TORCH juga dapat dilakukan pada bayi baru lahir untuk mendiagnosa bayi yang dicurigai telah terinfeksi.
Prosedur Pemeriksaan
Pemeriksaan atau tes TORCH dilakukan dengan mengambil sampel darah pada lengan.
Informasikan seluruh riwayat kesehatan dan obat-obatan pada dokter untuk menghindari pengaruhnya pada hasil tes.
Pengobatan
TORCH dapat disebabkan oleh parasit, virus maupun bakteri.
Pengobatan penyakit TORCH bervariasi bergantung dari jenis infeksi yang dialami ibu hamil.
Misalnya, pemberian antiparasit untuk toksoplasmosis dan antivirus untuk infeksi herpes.
Pencegahan
Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah infeksi penyakit TORCH:
- Vaksinasi, dengan menggunakan vaksin MR (Measles, Rubella), selain mencegah infeksi Rubella, vaksin MR juga berfungsi untuk mencegah penyakit campak
- Jaga kebersihan diri, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
- Hindari penggunaan bersama barang-barang pribadi, seperti handuk, peralatan makan, lipstick
- Jaga daya tahan tubuh
- Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang
- Cuci bersih buah dan sayuran sebelum dikonsumsi
Penyakit TORCH merupakan penyakit yang harus diwaspadai, karena dapat menyebabkan kecacatan janin dan kematian.
lakukanlah pemeriksaan TORCH sebelum atau pada awal kehamilan.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Perlukah pemeriksaan atau cek TORCH bagi ibu hamil?
Infeksi TORCH sangat berbahaya baik bagi kehamilan maupun perkembangan janin. Oleh karena itu, deteksi dini penting dilakukan untuk mengurangi risiko komplikasi.
Apakah penyakit TORCH bisa disembuhkan?
Infeksi TORCH dapat diobati sesuai dengan penyebab infeksi dan usia kehamilan.
Jika infeksi TORCH terjadi pada kehamilan, risiko kecacatan janin tidak dapat diobati, namun pengobatan dini dapat mengurangi risiko komplikasi dalam kehamilan.
Berapa harga atau biaya tes TORCH?
Biaya pemeriksaan TORCH bervariasi sesuai dengan tempat pemeriksaan. Kisaran biaya mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 3.000.000.
Meski biaya yang diperlukan cukup tinggi, namun pemeriksaan ini disarankan di usia awal kehamilan untuk mencegah terjadinya masalah pada kehamilan dan kecacatan janin.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan pemeriksaan TORCH.
Bagaimana mencegah infeksi TORCH pada ibu hamil?
TORCH dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti:
- Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, sesudah dari kamar mandi
- Hindari menggunakan barang pribadi bersama orang lain
- Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang
- Cuci bersih buah dan sayuran sebelum dikonsumsi
- Melakukan vaksinasi MR (Measles, Rubella)
Apa itu IgG dan IgM toksoplasma?
Pemeriksaan IgG dan IgM toksoplasma digunakan untuk mendeteksi apakah seseorang mengalami infeksi parasit Toxoplasma gondii. Hasil IgG yang positif dapat menunjukkan infeksi toksoplasma saat ini atau di masa lalu.
Hasil IgG tidak boleh digunakan untuk mendiagnosis infeksi saat ini, sehingga pemeriksaan harus dilengkapi dengan IgM toksoplasma. Hasil IgM positif menunjukkan terjadinya infeksi toksoplasma saat ini.
Ditulis oleh : apt. Novita, S.Farm., M.Farm. – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Mayo Clinic Laboratories. ToRCH Profile IgG, Serum. https://www.mayocliniclabs.com/test-catalog/Clinical+and+Interpretive/61859 (diakses tanggal 21 Agustus 2021)
- Webmd. What is TORCH Syndrome?. 2020. https://www.webmd.com/children/what-is-torch-syndrome#1 (diakses tanggal 21 Agustus 2021)
- Mayo Clinic. Cytomegalovirus (CMV) infection. 2020. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cmv/symptoms-causes/syc-20355358 (diakses tanggal 21 Agustus 2021)
- Mayo Clinic. Cold Sore. 2020. from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cold-sore/symptoms-causes/syc-20371017 (diakses tanggal 21 Agustus 2021)
- University of Rochester. Health Encyclopedia. 2021. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=167&contentid=torch_panel (diakses tanggal 21 Agustus 2021)

