Adopsi

Hukum Adopsi Anak dalam Islam

Bagaimana hukum adopsi anak dalam pandangan Islam? Ayo ketahui hukum adopsi anak dalam Islam, selengkapnya disini.

1. Nasab anak tidak dapat diubah

Islam menjelaskan bahwa nasab seorang anak adalah hak ayah kandungnya.

Oleh karena itu Islam melarang orangtua angkat memberi nama anak angkat dengan nama orangtua angkatnya.

“Dan Allah tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar)” (QS al Ahzaab:4)

Begitu pun dalam penulisan di akte, nama anak angkat semestinya tetap menggunakan nama orangtua kandungnya.

2. Hak waris anak angkat

Dalam Islam anak angkat juga tidak termasuk dalam ahli waris, sehingga tidak berhak atas harta warisan orangtua angkatnya.

Meskipun begitu, Islam memberikan jalan tengah berupa pemberian hibah atau wasiat harta untuk anak angkat yang jumlahnya tidak boleh melebihi sepertiga dari jumlah warisan.

3. Batas kemahroman dengan anak angkat

Meskipun anak angkat sudah diasuh sejak bayi namun tetap bukan mahrom dengan orangtuanya sehingga ada batasan aurat yang boleh dilihat.

4. Perwalian nikah

Jika anak angkat akan melangsungkan pernikahan, maka hak perwalian tetap pada ayah kandungnya, kakek atau saudara laki-laki.

5. Hukum menikahi mantan istri anak angkat

Anak angkat berbeda dengan anak kandung sehingga mantan istri anak angkat halal untuk dinikahi, berbeda dengan kebiasaan pada zaman jahiliyah.

Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isteri-isterinya (menceraikannya). Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi”( QS al-Ahzaab:37)

Ayat ini turun karena perkara yang terjadi antara Zaid bin Haritsah (anak angkat Rasulullah) menceraikan istrinya yaitu Zainab bintu Jahsy radhiyallahu ‘anha.

Telah terlintas dalam hati Rasulullah SAW bahwa jika Zaid menceraikannya maka beliau (Rasullullah SAW) akan menikahinya.

6. Mengadopsi anak berarti mendidik dan merawat

Mengambil anak adopsi berarti mengambil alih tanggung jawab mendidik, merawat dan melindungi dan memenuhi kebutuhannya.

7. Pahala bagi orangtua angkat

“Saya akan bersama orang yang menanggung anak yatim seperti ini, sambil Ia menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah, lalu Ia renggangkan keduanya.” (HR. Bukhari Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dari hadits tersebut bisa dilihat bahwa Islam sangat memuliakan mereka yang mau mengadopsi dan merawat anak yatim, miskin dan terlantar.

Pahala akan terus mengalir untuk orangtua angkat yang memperlakukan anak dengan baik.

Ditulis oleh : Damar Aisyah – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber

Sumber

  1. Uin Jakarta. Adopsi Menurut Hukum Islam. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/18535/1/HUSNUL%20AULIA-FSH.pdf (diakses tanggal 1 November 2021)

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa