Growth Spurt pada Bayi
Apa itu growth spurt
Growth spurt adalah suatu periode di saat bayi sedang mengalami lonjakan pertumbuhan yang pesat. Growth spurt umumnya berlangsung selama dua sampai tiga hari dan dapat terjadi beberapa kali selama tahun pertama bayi.
Kapan terjadi ?
Tumbuh kembang masing-masing bayi berbeda-beda meskipun usianya sama. Namun, growth spurt umumnya dialami bayi saat mencapai usia berikut.
- 1-3 minggu
- 6 minggu
- 3 bulan
- 6 bulan
- 9 bulan
Gejala
Berikut adalah gejala-gejala growth spurt yang perlu Mommy ketahui agar tidak merasa khawatir.
1. Perubahan frekuensi menyusu
Biasanya bayi sudah kenyang setelah disusui selama 2-3 jam sekali. Namun, pada saat growth spurt, frekuensi menyusu bayi bisa berubah menjadi lebih sering, misalnya 1-2 jam sekali, dengan durasi yang juga lebih lama.
Lebih banyak nutrisi. Ini terjadi karena bayi membutuhkan lebih banyak nutrisi sebagai bahan bakar energi untuk menjalani masa pacu tumbuh yang pesat.
2. Perubahan pola tidur
Lapar. Bayi dapat terbangun lebih sering dari biasanya karena merasa lapar. Atau, bayi juga bisa tidur lebih lama dari sebelumnya karena hormon pertumbuhan diproduksi saat bayi sedang tidur.
3. Perubahan perilaku
Rewel. Bayi yang mengalami growth spurt cenderung lebih rewel dan biasanya tidak mau lepas dari Mommy. Pada masa ini, bayi akan lebih tenang bila tidur sambil digendong atau berada di pangkuan Mommy.
Penanganan
1. Sesuaikan frekuensi menyusui
Sesuaikan frekuensi menyusui dengan keinginan bayi. Pada saat bayi tidur, usahakan juga memompa ASI untuk memperlancar produksinya.
Bila bayi sudah MPASI, sesuaikan jadwal pemberian makan, cemilan, dan menyusui dengan keinginan bayi.
2. Jaga asupan cairan Mommy.
Air putih dibutuhkan untuk membantu produksi ASI. Di saat bayi menyusu lebih sering dari biasanya, Mommy akan lebih cepat merasa haus.
Pastikan tubuh Mommy tetap terhidrasi dengan minum air mineral secara teratur, atau setiap kali tubuh Mommy mengirimkan sinyal
3. Cukup istirahat
Minta bantuan. Perubahan pola tidur bayi juga akan memengaruhi pola tidur Mommy. Meskipun begitu, usahakan waktu istirahat Mommy tercukupi dengan meminta bantuan pasangan, pengasuh, atau kerabat dekat untuk menjaga dan merawat bayi.
4. Tenangkan bayi
Berbagai cara dapat Mommy lakukan saat bayi rewel, misalnya skin to skin, mendengarkan musik pengantar tidur, mandi air hangat, bernyanyi, atau menggendong bayi ke luar kamarnya.
5. Usahakan tetap tenang dan sabar.
Fase ini membutuhkan ketenangan dan kesabaran Mommy. Tanamkan dalam pikiran bahwa growth spurt tidak terjadi selamanya.
Sambil menemani bayi, lakukanlah hal-hal lain yang bisa menjadi mood booster seperti mendengarkan musik favorit atau menonton serial kesukaan.
Saat growth spurt, bayi akan mengalami peningkatan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala yang pesat. Untuk memastikan tumbuh kembangnya sesuai dengan usia, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
FREQUENTLY ASKED QUESTION
Apa perbedaan bayi rewel karena growth spurt dengan bayi yang rewel karena sakit?
Pada periode growth spurt, bayi rewel tidak disertai demam atau tanda penyakit lainnya, seperti ruam atau hidung meler. Jika bayi rewel disertai dengan tanda-tanda penyakit, segera bawa ke dokter untuk diperiksa.
Perlukan ke dokter saat bayi sedang mengalami growth spurt?
Growth spurt normal terjadi pada bayi. Mommy tidak perlu ke dokter jika tidak ada kondisi gawat darurat, seperti dehidrasi atau kejang.
Berapa hari growth spurt berlangsung?
Biasanya growth spurt terjadi selama 2-3 hari, namun ada juga bayi yang mengalaminya hingga seminggu. Setiap bayi akan mengalami durasi dan masa growth spurt yang berbeda-beda.
Ditulis oleh: Dini Ramdhaniar– Tim penulis Mommy101 disadur dari berbagai sumber
Sumber
- Mctigue, Sara. 2019.Understanding Baby Growth Spurts. https://www.healthline.com/health/baby/baby-growth-spurts (diakses tanggal 23 Mei 2021)
- Murkoff, Heidi. 2020.Baby Growth Spurts: Here’s When They Happen and Signs to Look For
https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/baby-growth-spurts.aspx#:~:text=outfits%20overnight!)-,When%20do%20babies%20have%20growth%20spurts%3F,6%20months%20and%209%20months. (diakses tanggal 23 Mei 2021)

