Pra Kehamilan

Persiapan Hamil Anak Kedua yang Perlu Dilakukan

Hamil anak kedua tentu butuh persiapan matang. Meski sudah punya pengalaman, tapi banyak hal berbeda. Selengkapnya disini.

Apakah sedang merencanakan kehamilan anak kedua? Jika iya, sejumlah persiapan perlu dilakukan.

Meski kehamilan pertama mudah didapat, namun kehamilan kedua tidak selalu sama mudahnya.

Tak heran muncul pertanyaan, apakah ini terkait pemakaian alat kontrasepsi atau ada masalah kesuburan.

 

Persiapan Hamil Anak Kedua

Agar kehamilan kedua lancar, sehat, dan nyaman perlu dilakukan sejumlah persiapan.

1. Jarak anak pertama dan kedua

Memiliki sesuatu memang perlu perencanaan matang, tidak terkecuali dalam memiliki anak. Jumlah anak dan jarak lahir penting untuk dipikirkan masak-masak.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan jarak kehamilan yang satu dan berikutnya minimal 24 bulan dan maksimal tidak lebih dari lima tahun. Risiko jarak kehamilan kurang dari 18 bulan dan lebih dari 59 bulan, lebih besar ketimbang yang jarak kehamilannya 23 bulan.1 2

Risiko yang mungkin muncul antara lain keguguran, kematian bayi di usia kurang dari 9 bulan, dan kematian saat melahirkan. Kelahiran prematur, bayi lahir mati, serta bayi lahir dengan berat badan rendah menjadi risiko lainnya.

Jika kehamilan sebelumnya terjadi keguguran atau aborsi, maka jarak yang disarankan WHO untuk hamil lagi adalah enam bulan

Apabila kehamilan berikutnya jaraknya kurang dari enam bulan, bisa meningkatkan risiko anemia maternal. Selain itu, bayi bisa lahir prematur dan memiliki berat badan rendah.

2. Siapkan anak pertama

Memiliki adik tidak selalu menyenangkan bagi anak pertama.

Semula dirinya menjadi pusat perhatian kedua orang tua, lalu harus berbagi dengan adiknya. Bahkan tidak mungkin menimbulkan kecemburuan anak sulung.

Untuk mencegahnya, sejak jauh hari kita bisa menjelaskan tentang kemungkinan dirinya menjadi kakak.

Apabila anak sulung diminta untuk tidur sendiri, kita perlu menjelaskan padanya bahwa itu bukan karena lahirnya sang adik. Akan tetapi karena dia sudah lebih besar.

Anak sulung juga bisa didorong untuk lebih bersosialisasi dan bermain dengan anak lainnya. Hal ini bisa membantu anak mengembangkan keterampilan sosialnya.

Jika calon adik sudah hadir di rahim kita, anak sulung bisa dilibatkan dalam berbagai macam hal untuk menyambut adiknya. Seperti memintanya memilih perlengkapan bayi, atau mengajaknya saat cek kehamilan.

3. Konsultasi ke dokter dan cek kondisi kesehatan

Ketika merencanakan hamil anak kedua, sebaiknya konsultasi ke dokter kandungan dan kebidanan terlebih dahulu. Hal ini penting untuk memastikan diri kita dalam keadaan sehat dan siap untuk hamil.

Jika memiliki penyakit tertentu seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, sebaiknya juga dikonsultasikan. Jangan sampai kondisi itu tidak terkontrol pada saat hamil sehingga bisa membahayakan.

Beberapa obat, termasuk herba, ada yang bisa membahayakan. Bahkan sejak sebelum hamil, hal ini juga perlu disampaikan kepada dokter.

Kita juga bisa meminta penjelasan dokter efek samping apa saja dari obat-obatan saat ini sedang dikonsumsi.

4. Fisik prima dan mental yang sehat

Persiapan kehamilan anak kedua selanjutnya adalah menjaga fisik dan mental tetap sehat. Caranya adalah menerapkan pola hidup sehat.

Misalnya dengan makan makanan sehat, aktif beraktivitas fisik, menjaga berat badan sehat, serta menghindari rokok dan alkohol.

Kita juga perlu mengingat bahwa kehamilan yang satu dan lainnya berbeda. Ketika kehamilan pertama terasa mudah, belum tentu kehamilan kedua juga mudah.

Kehadiran anak kedua dapat membuat kita lebih lelah secara mental dan fisik.Untuk itu, perlu dipastikan memiliki fisik yang prima.

Bisa juga mempertimbangkan mempekerjakan pengasuh anak atau asisten rumah tangga untuk sedikit meringankan beban.

Jika sebelumnya mengalami depresi pascapersalinan atau psikosis pascapersalinan, sebaiknya bicarakan dengan dokter sebelum mencoba hamil.

Mental yang sehat bisa membantu kita tetap waras dalam menghadapi berbagai hal dalam hidup.

5. Konsumsi asam folat

Setidaknya sebulan sebelum hamil, sebaiknya mengonsumsi tablet asam folat 400 mikrogram setiap hari.

Gunanya adalah untuk mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat pada otak, tulang belakang atau sumsum tulang belakang.

Dikutip dari NHS, asam folat harus dikonsumsi lebih banyak oleh:4

  • Pasangan suami istri yang memiliki cacat pada otak, tulang belakang, atau sumsum tulang belakang.
  • Pasangan yang memiliki riwayat keluarga cacat tabung saraf.
  • Wanita yang sebelumnya melahirkan anak dengan cacat tabung saraf.
  • Wanita dengan penyakit celiac.
  • Wanita yang memiliki diabetes
  • Wanita yang minum obat anti-epilepsi.
  • Wanita yang minum obat anti-retroviral untuk HIV.
  • Wanita yang memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih.

6. Siapkan dana

Siap memiliki anak artinya siap juga dengan uang untuk memenuhi hak dan kebutuhannya. Pun ketika kita berencana untuk menambah anak, artinya kita sudah harus menyiapkan dana untuknya.

Banyak yang bilang anak kedua ‘lebih murah’ ketimbang anak pertama. Sebab anak kedua bisa menggunakan barang-barang bekas kakaknya. Namun, tidak selalu demikian apabila kedua anak berbeda jenis kelamin.

Untuk itu kita perlu menyortir barang anak pertama yang bisa dipakai adiknya. Selain itu, membesarkan anak pertama menjadi pengalaman berharga untuk membeli barang yang benar-benar diperlukan saja.

Hal lain terkait pengeluaran dana adalah tempat tinggal. Dengan hadirnya anak kedua, kita perlu memastikan apakah tempat tinggal saat ini sudah cukup atau perlu pindah rumah.

7. Support system

Pada saat anak bertambah, kita harus pertimbangkan pula support system seperti apa yang dibutuhkan. Apalagi jika anak baru lahir, tentunya kita butuh bantuan dalam mengurus anak-anak dan keperluan rumah tangga.

Hal-hal yang bisa menjadi pilihan antara lain dengan mempekerjakan baby sitter. Apabila kondisi finansial memungkinkan, tidak menutup kemungkinan untuk mempekerjakan dua baby sitter bagi dua anak.

Bisa juga dengan memperkerjakan baby sitter untuk membantu mengurus anak pertama, lalu asisten rumah tangga untuk membantu mengurus rumah.

Pilihan lain adalah tinggal bersama mertua atau orang tua untuk sementara. Dengan begitu ada tambahan tenaga dalam mengurus anak-anak.

Jika saat ini kita bekerja, perlu dipikirkan juga bagaimana pengasuhan sehari-harinya ketika cuti melahirkan usia. Bila harus dititipkan di daycare seperti anak pertama, berarti harus ada alokasi dana lagi.

Mengurus bayi sering kali menyita waktu. Bagi wanita yang bekerja, apakah kemudian memutuskan berhenti dan mengurus anak sendiri?

Semua ini perlu dipikirkan dengan matang bersama pasangan. Jangan sampai kita hanya fokus pada bagaimana memiliki anak kedua, lalu mengabaikan pengeluaran tambahan.

 

Infertilitas Sekunder

Beberapa pasangan harus menunggu lama untuk mendapatkan kehamilan kedua. Bahkan ada yang harus menggunakan teknologi kehamilan berbantu, walaupun kehamilan sebelumnya didapat dengan mudah.

Ketidakmampuan untuk hamil padahal sebelumnya bisa melahirkan dikenal sebagai infertilitas sekunder. Infertilitas sekunder memiliki banyak penyebab, dikutip dari Mayo Clinic, beberapa penyebab infertilitas sekunder yakni:5

  • Gangguan produksi dan fungsi sperma pada pria.
  • Kerusakan tuba fallopi, gangguan ovulasi, endometriosis, dan kondisi uterus pada wanita.
  • Komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan atau pembedahan sebelumnya.
  • Usia, berat badan, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

 

Bisakah Langsung Hamil Setelah Hentikan KB Pil?

Pil KB merupakan alat kontrasepsi oral. Cleveland Clinic menyebut pil KB 99 persen efektif mencegah kehamilan jika digunakan tepat dan konsisten.9

Pil KB mengandung hormon yang cara kerjanya mencegah ovulasi dan menebalkan lendir serviks. Selain itu, menipiskan lapisan rahim sehingga telur yang dibuahi tidak menempel.

Saat menghentikan pil KB, Menurut Jurnal Obstetrics & Gynecology tahun 2009, kehamilan tak langsung terjadi di bulan-bulan awal setelah pil KB dihentikan.6

Secara keseluruhan, 21,1 persen kehamilan didapat dalam satu siklus menstruasi selah pil KB dihentikan. Angka ini meningkat jadi 79,4 persen setelah penghentian konsumsi pil KB dalam satu tahun atau 13 siklus menstruasi.

Namun, tingkat kehamilan menurun pada wanita berusia lebih dari 35 tahun dan pada perokok aktif.

 

Tips Cepat Hamil Setelah Hentikan Pil KB

Sebenarnya pil KB hanya efektif mencegah kehamilan jika rutin digunakan secara tepat. Bila dihentikan penggunaannya, otomatis tidak ada penghalang bagi peluang terjadinya kehamilan.

Agar cepat hamil setelah menghentikan pil KB, maka yang perlu dilakukan adalah:

1. Kenali lagi siklus menstruasi

Meski setelah menghentikan pil KB kehamilan bisa saja terjadi, namun ada baiknya beri waktu untuk mengenal tubuh. Kita perlu tahu siklus normal menstruasi tubuh kita seperti apa.

Kebanyakan wanita mulai menstruasi lagi setelah beberapa minggu berhenti menggunakan pil. Banyak pula yang melaporkan siklus menstruasi berlanjut dalam tiga bulan setelah berhenti minum pil.

Jika menstruasi jarang terjadi sebelum mulai minum pil, kemungkinan besar kondisinya tidak akan jauh berbeda.

2. Kenali masa subur

Selain mengenali kembali siklus menstruasi, perlu juga mengenali kapan tubuh sedang dalam masa subur.

Menurut Mayo Clinic, kebanyakan wanita berovulasi lagi sekitar dua minggu setelah menghentikan pil KB. Namun, beberapa wanita menyebut butuh beberapa bulan sebelum kembali ke siklus ovulasi biasa.7

Nah, berhubungan intim di sekitar waktu ovulasi bisa meningkatkan peluang hamil.

3. Cek ke dokter, tidak menstruasi belum tentu hamil

Jika menstruasi tidak dialami selama beberapa bulan, harus benar-benar dipastikan hamil atau tidak. Sebab bisa jadi kita mengalami amenore pasca pil.

Pil KB yang semula dikonsumsi mencegah tubuh membuat hormon yang terlibat dalam ovulasi dan menstruasi. Saat berhenti minum pil, perlu beberapa saat bagi tubuh untuk kembali ke produksi normal.

Jika tidak mengalami menstruasi dalam tiga bulan, lakukan tes kehamilan untuk memastikan. Selanjutnya kita bisa menemui dokter untuk berkonsultasi.

 

Tips Cepat Hamil Setelah Hentikan KB Suntik

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan KB suntik berisi hormon yang mirip progesteron. Biasanya disuntikkan di lengan atau bokong. KB suntik perlu diulang setiap 13 minggu.10

Cara kerja KB suntik adalah menghentikan ovulasi dan menipiskan lapisan rahim. Selain itu, mengurangi jumlah lendir serviks, sehingga sperma sulit masuk ke rahim.

Setelah setahun penggunaan, sekitar 50 persen wanita melaporkan menstruasinya terhenti. Menstruasi akan kembali apabila KB suntik dihentikan.

Nah, agar cepat hamil setelah penghentian KB suntik, hal-hal ini perlu dilakukan.

1. Tunggu siklus menstruasi normal

Setelah menghentikan KB suntik, beberapa wanita bisa langsung berovulasi. Namun, beberapa orang lainnya baru berovulasi setelah beberapa bulan.

Kondisi setiap orang berbeda, sehingga kita tidak dapat memprediksi berapa lama waktu yang dibutuhkan agar kesuburan kembali. Untuk itu, sebaiknya kita tunggu siklus menstruasi normal kembali.

Menurut Cleveland Clinic, seorang wanita bisa hamil 12 hingga 14 minggu setelah suntikan KB terakhirnya. Akan tetapi, beberapa wanita butuh waktu lebih lama hingga satu atau dua tahun untuk hamil.9

Untuk mendapatkan kehamilan, setelah putus KB suntik kita bisa rutin melakukan hubungan intim dengan suami.

2. Tandai waktu menstruasi

Setelah tidak lagi menggunakan KB suntik, kita perlu menandai kapan waktu mendapat menstruasi.

Ini penting untuk mengetahui apakah menstruasi teratur atau tidak.Apabila siklus menstruasi tidak konsisten, artinya ovulasi tidak terjadi secara teratur.

Nah, mengetahui kapan waktu tepat ovulasi penting dilakukan untuk meningkatkan peluang hamil. Pengecekan masa subur bisa menggunakan ovulation test kit yang dijual di pasaran.

3. Konsultasi ke dokter kandungan

Konsultasi kepada pakarnya adalah salah satu bentuk persiapan kehamilan. Apalagi jika menstruasi tidak kunjung datang sehingga sulit menentukan waktu ovulasi.

Itu dia berbagai persiapan hamil anak kedua yang bisa kita lakukan. Semoga kehamilan yang diharapkan segera didapat dan selalu sehat.

 

Ditulis oleh : Nurvita Indarini

Komentar

Instagram Mommy.101

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa