Pra Kehamilan

Suntik Hormon

Bagaimana cara suntik hormon untuk hamil? Ayo ketahui informasi lengkap mengenai jenis, prosedur dan efek sampingnya disini

Suntik hormon untuk hamil merupakan salah satu terapi infertilitas pada wanita.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas proses ovulasi agar meningkatkan peluang kehamilan.

Terapi suntik hormon untuk hamil berupa prosedur pemberian hormon gonadotropin dan Synthetic Human Chorionic Gonadotropin (hCG).

Indikasi

Indikasi pemberian injeksi hormon gonadotropin sebagai stimulan ovarium adalah:

  • Menginduksi ovulasi pada wanita yang tidak dapat berovulasi secara spontan/alami
  • Pada wanita yang dapat berovulasi, namun memiliki masalah pembuahan (ketidaksuburan yang tidak dapat dijelaskan)
  • Pada wanita yang sedang menjalani program in vitro fertilization (IVF)

Jenis-jenis hormon yang digunakan

Jenis hormon yang digunakan pada terapi infertilitas adalah:

1. Synthetic Human Chorionic Gonadotropin (hCG)

Hormon hCG adalah hormon alami yang membantu pematangan dan pelepasan sel telur.

  • Fungsi. Merangsang ovarium untuk mengeluarkan hormon progesteron yang mempersiapkan lapisan rahim agar sel telur yang telah dibuahi dapat menempel. Ovulasi biasanya terjadi sekitar 36 jam setelah hormon hCG diberikan.
  • Cara penyuntikan. Hormon hCG disuntikkan secara intramuskular.
  • Merk Hormon hCG antara lain PregnylÒ, NovarelÒ, dan OvidrelÒ.

2. Follicle Stimulating Hormon (FSH)

Hormon FSH bekerja pada otak (hipotalamus dan kelenjar pituitary) agar menstimulasi pematangan sel telur pada ovarium.

  • Fungsi. Hormon FSH dapat digunakan secara tunggal atau dikombinasikan dengan human menopouse gonadotropin (hMG) untuk menginduksi super ovulasi.
  • Cara penyuntikan. Hormon FSH diinjeksikan di bawah kulit (subkutan).
  • Merk. Merk Hormon FSH antara lain BravelleÒ, FollistimÒ, dan Gonal-FÒ.

3. Human Menopausal Gonadotropins (hMG)

Hormon ini digunakan pada wanita yang tidak berovulasi secara spontan atau yang berovulasi sangat tidak teratur.

  • Fungsi. Hormon ini mengandung FSH dan LH untuk menstimulasi ovarium agar menghasilkan banyak sel telur dalam satu siklus.
  • Merk. Merk hormon hMG antara lain MenopurÒ dan RepronexÒ.

4. Gonadotropin-Releasing Hormon (GnRH)

Merupakan salah satu pilihan hormon untuk melakukan terapi suntik hormon.

  • Fungsi. Hormon ini digunakan untuk menstimulasi kelenjar pituitary untuk mensekresikan LH dan FSH.
  • Merk. Merk GnRH yang umum antara lain FactrelÒ dan LutrepulseÒ.

Rekomendasi suntik hormon

Rekomendasi suntik hormon diberikan dengan rekomendasi berikut ini:

  • Pada gangguan kesuburan, injeksi hormon yang hanya mengandung FSH lebih direkomendasikan.
  • Pada menstruasi yang tidak teratur atau memiliki hormon LH dan FSH dengan kadar yang sangat rendah, direkomendasikan menggunakan hormon LH dan FSH.

Pemeriksaan

Sebelum melakukan suntik hormon, Mommy dan suami harus menjalani prosedur lengkap seperti pemeriksaan berikut ini:

  • Anatomi kandungan melalui pemeriksaan dalam dan USG,
  • Pemeriksaan fungsi tuba melalui HSG (hysterosalpingogram)
  • Pemeriksaan darah untuk mengetahui profil hormon kesuburan
  • Pemeriksaan analisa sperma pada suami.

Prosedur

Berikut ini adalah salah satu contoh prosedur suntik hormon yang biasanya dilakukan:

1. Hari pertama menstruasi

Dianggap sebagai hari ke-1 siklus (bagi mereka yang mengalami oligoovulasi (ovulasi tidak teratur) atau anovulasi (tidak terjadi ovulasi) perdarahan dapat diinduksi dengan progestin).

2. Hari ke 3 sampai 5

Mommy mungkin menjalani tes darah untuk mengukur kadar hormon dan USG panggul untuk memastikan tidak ada kista besar di ovarium.

Mommy juga akan diberi petunjuk tentang dosis dan waktu injeksi pertama berdasarkan hasil tes ini.

3. Suntikan gonadotropin

Mommy akan mendapatkan suntikan gonadotropin sekali sehari, pada malam hari (contohnya antara jam 5 dan jam 8 malam).

4. Hari paska suntikan

Mommy akan diminta melakukan USG panggul dan tes darah untuk mengukur pertumbuhan folikel dan mengukur kadar hormon (serum estradiol).

Dosis gonadotropin dapat dipertahankan, ditingkatkan, atau diturunkan berdasarkan hasil tes ini. Tes darah dan USG panggul dapat diulang tiga kali atau lebih selama satu siklus.

6. Folikel siap

Ketika folikel dianggap siap, berukuran 15-18mm, Mommy akan diberikan suntikan hCG untuk memicu ovulasi. Hormon hCG biasanya disuntikkan di bawah kulit pada malam hari.

7. Setelah ovulasi

Mommy akan diinstruksikan untuk melakukan hubungan intim atau melakukan inseminasi intrauterine (IUI).

8. Dua minggu setelah hubungan intim

Kadar hormone hCG dalam darah atau urin akan diukur untuk mendeteksi kehamilan.

Bila kadar hormon hCG meningkat dan menandakan kehamilan, maka perlu dilakukan USG panggul.

Efek samping

Beberapa efek samping yang mungkin muncul dari terapi hormon adalah:

  • Ovarium agak membesar menyebabkan perut tidak nyaman dan dalam kasus yang lebih parah dapat menyebabkan mual dan muntah.
  • Peningkatan insiden kehamilan bayi kembar
  • Peningkatan insiden keguguran dan kelahiran prematur
  • Bengkak atau ruam pada lokasi penyuntikan
  • Sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS). Ovarium membesar dan banyak folikel berkembang di ovarium.
  • Sakit perut yang parah, muntah, pembekuan darah di kaki atau paru-paru, dan ketidakseimbangan cairan dalam darah, pada kasus OHSS yang parah.

Terapi infertilitas tentunya disesuaikan dengan penyebabnya.

Bila masalah kesuburan berkaitan dengan proses ovulasi dan obat hormon oral tidak dapat membantu, maka terapi suntik hormon untuk hamil dapat Mommy coba.

Ditulis oleh apt. Silvia Dwi Puspa Susanti, S.Farm. – Tim penulis Mommy 101 disadur dari berbagai sumber

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Pemberian terapi gonadotropin bermanfaat pada wanita dengan kondisi:

  • Wanita yang tidak dapat berovulasi sama sekali atau wanita yang dapat berovulasi namun tidak teratur.
  • Wanita yang dapat berovulasi secara normal, untuk meningkatkan kemungkinan hamil.

Pada wanita dengan PCOS biasanya diberikan Letrozole aoatu Clomiphene sebagai terapi awal, dibanding suntik hormon gonadotropin.

Sumber

  1. American Pregnancy Asspciation. Fertility Medications. 2020. https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/fertility-medications-70959 (diakses pada 5 Agustus 2021)
  2. UCSF Health. Ovulation Induction. https://www.ucsfhealth.org/education/ovulation-induction (diakses pada 5 Agustus 2021)
  3. UpToDate, Patient education: Infertility treatment with gonadotropins (Beyond the Basic). 2021. https://www.uptodate.com/contents/infertility-treatment-with-gonadotropins-beyond-the-basics (diakses pada 5 Agustus 2021)

Komentar

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa