Tanda-Tanda Kehamilan

Tidak Selalu Mual dan Muntah, Ketahui Tanda-tanda Kehamilan yang Lainnya!

Mommy, mual dan muntah sering dialami oleh ibu hamil. Namun, masih banyak tanda-tanda kehamilan lainnya yang harus diketahui untuk memastikan kehamilan dan usia janinnya.

Hamil tidak ya? Pertanyaan tersebut sering terpikir saat wanita mengalami terlambat datang bulan.

Banyak wanita yang sedang tidak sadar kalau dirinya hamil. Ini dikarenakan tanda-tanda kehamilan bisa mirip dengan tanda-tanda menstruasia atau pre-menstrual syndrome.

Deteksi awal kehamilan dapat membantu ibu dan janin terhindar dari gangguan kesehatan saat hamil.

Berikut ini tanda-tanda kehamilan yang penting untuk diketahui:

Gejala kehamilan pada umumnya atau yang sering terjadi Gejala kehamilan lainnya
Terlambat datang bulan Mood swing
Payudara membengkak Perut kembung
Mual dan kadang disertai muntah Flek berupa bercak darah
Frekuensi buang air kecil meningkat Kram perut
Sakit kepala atau pusing Konstipasi
Perubahan selera makan
Hidung tersumbat
Keputihan
Suhu tubuh naik
Sakit punggung

 

Ini dia penjelasan dari masing-masing tanda kehamilan:

 

1. Perubahan selera makan

  • Pada tahap awal kehamilan, Mommy mungkin ngidam makanan tertentu atau sebaliknya, menghindari makanan tertentu.

  • Tadinya Mommy menyukai bawang goreng, tiba-tiba jadi tidak suka bau bawang goreng. Hal tersebut adalah wajar selama Mommy mendapatkan nutrisi yang cukup dan tidak mengganggu kesehatan.

 

2. Mual dan Muntah

  • Mual dan muntah merupakan kehamilan yang sering terjadi. Jika Mommy mengalaminya, percayalah bahwa Mommy tidak sendirian.

  • Sekitar 50-80% wanita hamil akan merasakan mual dan muntah di awal kehamilan bahkan sampai usia kehamilan 8 minggu. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan.

  • Mual dan muntah dapat terjadi kapan saja. Sebagian kecil mengalami mual dan muntah yang cukup parah yang disebut dengan hypermesis gravadarum yang berpotensi menimbulkan dehidrasi, kehilangan berat badan, dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh sehingga membutuhkan rawat inap untuk mengatasi kondisi ini.

 

3. Perubahan rasa pada lidah

  • Terkadang lidah merasa hambar, pahit, dan tidak seperti biasanya sehingga menyebabkan Mommy tidak nafsu makan.

 

4. Sensitif terhadap aroma

  • Mommy mungkin akan merasa lebih sensitif terhadap aroma makanan atau sesuatu yang sedang dimasak. Ini bisa menimbulkan sedikit mual dan mungkin membuat Mommy sedikit tidak nyaman.

 

5. Konstipasi

  • Pada banyak wanita, hamil dapat menyebabkan konstipasi dan kembung. Ini bisa jadi karena tubuh memproduksi progesteron dalam jumlah besar sehingga sistem pencernaan jadi melambat.

  • Ini yang bisa Mommy lakukan untuk mencegah sembelit saat hamil:

    • Jaga asupan cairan harian

    • Aktif bergerak dengan melakukan olahraga ringan

    • Memperbanyak makanan yang mengandung serat

    • Kurangi suplemen zat besi, ganti dengan makanan yang mengandung zat besi alami

 

6. Sering buang air kecil

  • Saat hamil, keinginan untuk buang air kecil akan lebih sering daripada biasanya bahkan beberapa wanita tidak dapat menahannya.

  • Ini terjadi karena tubuh memompa lebih banyak darah dari biasanya ketika sedang hamil. Itu berarti ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya, menyebabkan lebih banyak cairan di kandung kemih.

  • Pada trimester akhir, Mommy akan berlari ke toilet bahkan lebih sering karena tekanan yang meningkat dari kepala bayi dalam kandungan.

  • Tanda ini juga bukan hanya dikarenakan kehamilan saja, tapi bisa juga dikarenakan diabetes, penggunaan obat yang menyebabkan buang air kecil atau bisa juga karena infeksi saluran kemih yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

 

7. Sakit kepala

Sakit kepala pada saat hamil disebabkan oleh naiknya kadar hormon. Bisa juga karena peningkatan aliran darah.

 

8. Perubahan pada payudara

  • Perubahan pada payudara akan terjadi di kehamilan usia 4 sampai 6 minggu.

  • Perubahan yang terjadi adalah:

    • Payudara menjadi lebih besar

    • Payudara terasa lembut

    • Kesemutan pada payudara

    • Pembuluh vena pada payudara jadi lebih terlihat

    • Areola atau area di sekitar putting akan semakin gelap.

  • Perubahan tersebut terjadi karena tubuh sudah menyiapkan diri untuk menyusui sejak awal kehamilan.

  • Pada saat ini, aliran darah ke payudara akan meningkat, jaringan lemak baru mulai terbentuk, dan saluran susu mulai mengembang.

 

9. Mudah lelah dan mudah mengantuk

  • Rasa kantuk dan lelah yang timbul saat hamil disebabkan oleh peningkatan kadar progesteron namun bisa juga disebabkan oleh rendahnya gula darah, rendahnya tekanan darah, dan kekurangan darah.

  • Jika kelelahan terjadi karena kehamilan amat penting untuk calon ibu untuk beristirahat dan makan makanan yang kaya dengan protein dan zat besi.

 

Baca Juga : Panduan Lengkap Periksa Gigi Saat Sebelum Hamil

 

10 Perubahan mood yang tiba-tiba atau mood swing

  • Perubahan kadar hormon selama kehamilan dapat membuat Mommy merasa mudah tersinggung dan moody.

  • Peningkatan hormon estrogen dan progesteron menyebabkan Mommy merasa lebih emosional atau merasa tertekan, cemas, dan bahkan euforia.

 

11. Muncul flek

  • Beberapa wanita akan mengalami flek berupa bercak atau sedikit darah. Hal ini terjadi karena sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim.

  • Proses penempelan ini dapat merusak beberapa pembuluh darah di dinding rahim dan menyebabkan pendarahan ringan atau flek.

  • Bercak mungkin akan bertahan kurang dari tiga hari, apabila bercak bertambah sering dan banyak serta Mommy merasakan kram perut yang mengganggu, sebaiknya periksakan segera ke rumah sakit ya.

 

12. Merasakan kram perut

Pada saat sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim, Mommy juga dapat mengalami kram perut ringan seperti pada saat akan menstruasi.

 

13. Hidung tersumbat

Meningkatnya hormon dan tekanan darah menyebabkan selaput lendir pada hidung membengkak, kering, dan mudah terluka.

 

14. Perut kembung

Sama halnya dengan tanda menstruasi, Mommy juga dapat mengalami perut kembung karena peningkatan gas yang terjadi akibat perubahan hormon dalam tubuh.

 

15. Perubahan suhu tubuh

Setelah ovulasi, kenaikan suhu tubuh akan berlangsung selama 18 hari atau lebih, hal ini dapat menjadi salah satu tanda awal kehamilan.

 

16. Meningkatnya keputihan

  • Keputihan akan meningkat pada saat wanita mengalami kehamilan, hal ini wajar selama keputihan tidak menimbulkan iritasi, gatal, berbau, atau berubah warna menjadi kuning kehijauan. Sakit punggung bagian bawah sering terjadi.

  • Hal ini dapat terjadi dengan timbulnya kehamilan, tetapi biasanya dialami kemudian saat kehamilan berlangsung, sekitar kehamilan minggu 27 hingga minggu 34

 

17. Sakit punggung

Mommy akan merasakan seringnya sakit punggung terutama di bagian bawah. Hal ini dapat terjadi sementara pada awal kehamilan, tetapi biasanya dialami kembali saat usia kehamilan 27-34 minggu.

 

18. Terlambat datang bulan

  • Hal ini yang sering dijadikan indikator utama pengecekkan kehamilan terutama bagi wanita yang memiliki jadwal datang bulan atau menstruasi yang sangat teratur setiap bulannya.

  • Setelah sel telur yang dibuahi telah menempel pada dinding rahim, tubuh akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG), yaitu hormon yang membantu tubuh menjaga kehamilan.

  • Hormon ini juga berfungsi untuk menghentikan menstruasi setiap bulannya selama masa kehamilan.

  • Perlu diketahui juga, menstruasi yang terlambat bukan hanya disebabkan oleh kehamilan.

  • Keterlambatan menstruasi bisa juga disebabkan oleh berat badan yang naik atau turun dengan cepat, masalah hormon, kelelahan, stress atau kemungkinan lainnya.

 

Apa yang terjadi saat di trimester pertama kehamilan?

Kehamilan dibagi menjadi tiga trimester, setiap trimester terdiri dari 12-13 minggu. Pada minggu pertama dan kedua, terjadi pembuahan sperma oleh sel telur di dalam rahim.

Pada minggu ketiga dan keempat, sel telur yang telah dibuahi bergerak ke saluran rahim hingga tiba di dalam rahim.

Sel telur tersebut menempel pada dinding rahim, apabila sel telur tidak berhasil berkembang menjadi janin maka terjadi kehamilan kosong.

Perlu diingat, setiap wanita akan mengalami tanda-tanda kehamilan yang berbeda-beda.

Untuk memastikan tanda-tanda kehamilan di atas Mommy dapat menggunakan testpack atau segera buat jadwal kunjungan ke dokter kandungan.

Dengan mengetahui kondisi dan usia kehamilan lebih awal, Mommy dan pasangan dapat melakukan segala persiapan yang diperlukan termasuk menjaga kesehatan Mommy dan janin dalam kandungan.

 

Baca Juga : Panduan lengkap Minum Obat Saat Program Hamil

 

Ditulis oleh : Dini Ramdhaniar

Komentar

Instagram Mommy.101

TestiMommy

Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image
Slide Image

Rentang kelahiran kedua yang cukup jauh, membuat saya sedikit lupa beberapa hal tentang parenting dan pengasuhan bayi. Informasi di website Mommy101 sangat membantu saya mengingat lagi semuanya. Terima kasih.

Eva, Mommy Lubna & Fadlan

New mom, young mom, senior mom, semua mommy wajib punya buku ini karena isinya sangat informatif, menarik, jelas dan padat, tidak ada lagi bingung-bingung soal perawatan bayi yaa moms.

Irsalina, mommy Aubrey dan Arsyila

Sebuah referensi terpercaya untuk ibu dan calon ibu. Sangat bermanfaat untuk panduan sehari-hari.

Mommy Fivi

Di Mommy 101 dari info yg basic sampe yg advanced ada semuah, bener-bener helpful buat first timer Mommy kaya aku. Sempet lupa minum folat acid, untung baca Mommy 101 jadi langsung gercep ambil n telen biar babyku tumbuh sehat. Makasi Mommy 101!

Jessica, Hamil 2 Bulan

Senang ketemu website Mommy101 yang lengkap banget infomasinya. Penyampaiannya ringan, menarik, dan mudah dipahami. Tapi tentu dengan sumber-sumber yang credible (bisa check di refrensinya). Thank you Mommy 101 for making our parenting tasks so much easier.

Sarah, Mommy Shifa